Energi Juang News, Jakarta— Skema rekayasa lalu lintas satu arah skala nasional pada arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan segera dihentikan. Evaluasi akhir akan dilakukan aparat lalu lintas sebelum keputusan resmi diumumkan kepada publik.
Evaluasi Penutupan One Way Nasional
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa kebijakan satu arah nasional untuk arus mudik kemungkinan dicabut pada Sabtu (21/3/2026). Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas terkini di ruas tol utama.
Rencana penutupan one way nasional mudik itu akan kita evaluasi besok (Sabtu) pagi. Kalau memang bangkitan arus sudah tidak ada tanda-tanda, flow di tol itu masih lenggang, termasuk juga traffic counting-nya rendah, nanti akan kita cabut untuk dihentikan one way nasional mudik. Kemungkinan siang akan kita (cabut),” kata Irjen Agus di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (20/3/2026).
Menurutnya, hingga Kamis (19/3) malam arus kendaraan terpantau lebih terkendali. Ia menegaskan koordinasi lintas lembaga akan dilakukan sebelum keputusan final diambil.
Koordinasi dengan Sejumlah Pemangku Kepentingan
Kakorlantas menegaskan pihaknya akan berkolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk Kementerian Perhubungan dan operator jalan tol. Laporan resmi juga akan disampaikan kepada pimpinan Polri sebelum skema dihentikan.
Baca juga : One Way Nasional Resmi Diberlakukan
Besok akan kita evaluasi dan kami lakukan kolaborasi dengan stakeholder, baik Pak Menteri Perhubungan, Dirut Jasa Marga, termasuk kami akan melapor kepada Bapak Kapolri. Mungkin one way arus mudik akan kami cabut. Jamnya berapa nanti akan kami sampaikan,” tuturnya.
Puncak Arus Mudik Sudah Terlewati
Polisi mencatat lonjakan kendaraan tertinggi terjadi pada 18 dan 19 Maret. Pada periode tersebut, sekitar 270.000 kendaraan melintas dalam satu hari di jalan tol.
“Yang kedua untuk di jalan tol, kita ketahui bahwa arus puncak mudik ini pada tanggal 18, 19. Jadi, kurang lebih 270.000 kendaraan, arus puncak tahun ini. Kalau dibandingkan dengan tahun lalu itu ada peningkatan 4,26%,” sebutnya.
Data ini menunjukkan adanya kenaikan volume kendaraan dibandingkan musim mudik tahun sebelumnya, meski kondisi lalu lintas kini mulai melandai.
Penerapan One Way di Tol Trans Jawa
Sebagai informasi, rekayasa satu arah skala nasional mulai diberlakukan di ruas Tol Trans Jawa pada Rabu (18/3). Skema tersebut berlaku dari Km 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung.
Pemberlakuan dimulai sejak pukul 13.30 WIB setelah seremoni flag off oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi.
Redaksi Energi Juang News



