Energi Juang News, Jakarta- Pemadaman listrik masih melanda sejumlah wilayah di Kota Medan, Sumatera Utara, hingga Sabtu (23/5/2026). Kondisi itu membuat aktivitas warga terganggu, terutama karena listrik padam selama berjam-jam sejak Jumat sore.
Situasi tersebut memicu lonjakan pembelian generator set atau genset di sejumlah toko penjual mesin listrik cadangan di Medan. Warga memilih membeli genset untuk mengantisipasi pemadaman yang belum sepenuhnya pulih.
Toko Genset Ramai Didatangi Pembeli
Sejumlah toko penjual genset di Jalan Pandu, Kota Medan, tampak dipadati warga. Mereka datang untuk membeli mesin genset sebagai cadangan pasokan listrik di rumah.
Salah satu warga Delitua, Dedy, mengaku sengaja membeli genset karena khawatir pemadaman bergilir masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Menurut dia, kondisi tanpa listrik sangat mengganggu aktivitas keluarga.
“Takut listrik lama pulih, jadi saya pilih berjaga-jaga. Listrik penting untuk penerangan rumah, menyalakan kulkas, sampai isi daya handphone,” kata Dedy kepada detikSumut, Sabtu (23/5/2026).
Harga Genset Tembus Rp 4 Jutaan
Dedy mengatakan genset menjadi kebutuhan mendesak bagi keluarganya, terutama karena ada orang tua lanjut usia di rumah. Ia juga menyebut harga genset mengalami kenaikan di tengah tingginya permintaan warga.
“Mau tidak mau harus beli karena memang dibutuhkan. Kasihan juga orang tua di rumah. Tadi harganya sekitar Rp 4 jutaan,” ujarnya.
Menurut Dedy, kawasan tempat tinggalnya di Delitua sempat gelap gulita saat listrik padam. Suhu rumah pun terasa lebih panas karena kipas angin dan pendingin ruangan tidak dapat digunakan.
Kondisi pemadaman listrik di Medan sendiri masih terjadi di sejumlah titik hingga Sabtu malam.
Redaksi Energi Juang News



