Energi Juang News, Jakarta- Presiden ke-7 RI Joko Widodo dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke sejumlah daerah bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Rangkaian agenda tersebut memicu beragam respons politik, termasuk kritik yang mempertanyakan dampak elektoral dari aktivitas mantan kepala negara itu.
Ketua Harian PSI Ahmad Ali menilai polemik terkait kunjungan Jokowi tidak perlu terus diperdebatkan. Menurut dia, sejumlah pihak terlalu banyak mengomentari langkah Jokowi yang berkeliling dan bertemu masyarakat di berbagai daerah.
Ali mengaku heran dengan anggapan bahwa aktivitas Jokowi tidak memiliki pengaruh politik. Baginya, persoalan tersebut seharusnya menjadi urusan PSI dan masyarakat yang berinteraksi langsung dengan Jokowi, bukan pihak lain.
PSI Nilai Kritik Berlebihan Cerminkan Kekhawatiran
Ahmad Ali mengatakan Jokowi memiliki posisi penting bagi PSI dalam menjalankan aktivitas politik. Karena itu, ia menilai tidak ada alasan bagi partai lain untuk mempermasalahkan agenda kunjungan yang dilakukan mantan presiden tersebut.
Menurut Ali, banyaknya komentar terhadap aktivitas Jokowi bisa saja menunjukkan adanya kekhawatiran dari pihak tertentu. Ia menegaskan bahwa Jokowi memiliki hak politik yang sama dengan warga negara Indonesia lainnya untuk melakukan kegiatan dan berinteraksi dengan masyarakat.
“Kalau bukan bentuk kekhawatiran, lalu apa urusannya ketika Pak Jokowi berkeliling dan bertemu masyarakat?” ujar Ali kepada wartawan, Sabtu (6/6/2026).
Lampung, NTT, dan Jawa Barat Jadi Tujuan Awal
Secara terpisah, Ketua DPP PSI Bestari Barus mengungkapkan bahwa Jokowi akan mengawali kunjungan ke beberapa daerah, yakni Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat.
Bestari menjelaskan agenda tersebut merupakan bagian dari rencana safari ke 38 provinsi di Indonesia. Menurutnya, rangkaian kunjungan tentu harus dimulai dari beberapa wilayah terlebih dahulu sebelum menjangkau daerah lainnya.
“Lampung, NTT, Jabar. Tentu dalam rangkaian 38 provinsi harus ada yang diawali,” kata Bestari.
Bawa Pesan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
Bestari mengatakan PSI juga menitipkan pesan kepada Jokowi untuk disampaikan saat bertemu masyarakat, relawan, maupun pengurus PSI di daerah yang dikunjungi.
Salah satu pesan yang akan dibawa adalah ajakan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pesan tersebut akan disampaikan kepada masyarakat yang mengundang Jokowi maupun kepada jajaran PSI tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.
Menurut Bestari, komitmen dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi bagian dari sikap politik PSI yang terus dikonsolidasikan melalui berbagai kegiatan di daerah.
Redaksi Energi Juang News



