Energi Juang News, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengalihkan tiga batalion infanteri dari jajaran Kodam ke Kostrad. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penyesuaian organisasi agar kesiapan operasional TNI AD tetap terjaga menghadapi tantangan pertahanan yang kian kompleks.
Tiga batalion masuk Kostrad
Tiga batalion yang dialihkan itu adalah Yonif 753/Arga Vira Tama dan Yonif 756/Wimane Sili dari Kodam XVII/Cenderawasih, serta Yonif 310/Kidang Kencana dari Kodam III/Siliwangi.
Maruli mengatakan pengalihan tersebut bertujuan memperkuat kesiapan satuan. Menurut dia, TNI AD harus terus mengikuti perkembangan situasi dan kebutuhan pertahanan.
“Bagaimana sekarang meng-upgrade yang sudah dibuat. Kita Angkatan Darat harus terus mengikuti perkembangan yang ada,” ujar Maruli dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (5/8/2026).
Dorong kesiapan operasional
Dengan bergabungnya tiga batalion itu ke jajaran Kostrad, TNI AD berharap kemampuan dan kesiagaan satuan semakin kuat. Penguatan ini dinilai penting untuk merespons dinamika ke depan secara lebih cepat dan terukur.
Maruli juga menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya sangat antusias mengembangkan TNI AD. Karena itu, ia menekankan pentingnya perbaikan dari dalam tubuh angkatan darat.
“Kita tahu bersama, Presiden sangat antusias mengembangkan Angkatan Darat. Karena itu, kita di internal juga harus terus melakukan berbagai perbaikan,” katanya.
Sertijab dua pejabat
Selain pengalihan komando, Maruli juga memimpin serah terima jabatan dua pejabat TNI AD. Jabatan Danpuspomad diserahterimakan dari Mayjen TNI Eka Wijaya Permana kepada Brigjen TNI Irsyad Hamdie Bey Anwar.
Sementara itu, jabatan Dansecapaad berpindah dari Mayjen TNI Abdul Rahman Said kepada Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan. Rotasi ini menjadi bagian dari pembinaan personel dan regenerasi kepemimpinan untuk meningkatkan efektivitas organisasi.
Redaksi Energi Juang News




