Energi Juang News, Jakarta- Pria berinisial SMA ditangkap Jatanras Polda Metro Jaya karena diduga membunuh wanita yang jasadnya ditemukan di hotel melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Pelaku ditangkap pada Minggu (13/9) sekitar pukul 09.50 WIB. Dalam rekaman video yang muncul di media sosial, sejumlah anggota Jatanras Polda Metro Jaya tampak menyergap pelaku di sebuah rumah. Polisi meminta pelaku untuk diam dan pelaku kemudian diborgol.
“Kenapa pak?” tanya pelaku
Polisi kemudian meminta pelaku menunjukkan barang bukti pakaian yang dia gunakan saat melakukan pembunuhan di Tanah Abang, Jakarta Abang. Polisi kemudian menggelandang pelaku ke dalam mobil untuk selanjutnya dibawa ke Mapolda Metro Jaya.
Sebelumnya, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro AKBP Abdul Rahim, membenarkan soal penangkapan pelaku tersebut.
“Tim Subdit Jatanras PMJ berhasil mengamankan seorang pelaku pembunuhan seorang wanita di Tanah Abang Jakarta Pusat,” kata Rohim wartawan, Senin (14/9/2026).
Pelaku merupakan warga Kabupaten Tangerang. Dia ditangkap pada Minggu (13/9) sekitar pukul 09.50 WIB.
Rohim mengungkapkan pelaku mengganti identitasnya agar tidak ditangkap polisi. Pelaku juga berpindah-pindah tempat untuk menghindari polisi usai peristiwa pembunuhan.
“Dalam pelariannya, pelaku menggunakan identitas palsu dan berupaya menghilangkan barang bukti serta kabur dengan berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Abdul Rahim mengungkapkan pembunuhan ini diawali cekcok. Kemudian, pelaku membunuh korban. “Motif dari pembunuhan ini adalah karena cekcok mulut antara pelaku dengan korban, dimana dalam pelaku mengeksekusi korban dengan mencekik korban,” jelasnya.
Saat ini pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.
Untuk diketahui, pada Sabtu (12/9), jasad wanita ditemukan di kamar 304 Hotel Mustika, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Korban diketahui bernama Intan Rahmania (19), warga asal Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, polisi menduga wanita itu korban pembunuhan.
Redaksi Energi Juang News




