Energi Juag News, Surabaya- Ribut dua kubu pengendara mobil berujung pada aksi tusuk-tusukan dan berakhir pelaku tenggelam, membuat warga panik.
Alih-alih berakhir bersalaman dengan damai, karena pengaruh alkohol pertikaian dua kubu pengendara mobil ini justru berujung pada aksi tusuk-tusukan di Jembatan Jalan Raya Panjang Jiwo, Surabaya.
Semua bermula ketika sebuah Toyota Avanza putih melaju dengan zig-zag dan ugal-ugalan.
Di belakangnya, pengendara Toyota Innova Zenix hitam, RD (23), merasa perlu memberikan wejangan keselamatan berkendara, ia pun menegur sang sopir Avanza.
Namun sayang seribu sayang, niat baik ini disambut oleh aroma alkohol yang menyengat.
Rupanya, kru di dalam Avanza sedang dalam mode “pesta di atas roda” alias mabuk berat, sehingga langsung tersinggung begitu ditegur tentang etika menyetir.
Tak butuh waktu lama mereka menepi dan cekcok adu mulut. Suasana makin panas ketika salah satu penumpang Avanza berinisial R (24) mendadak merasa dirinya adalah ninja di film laga.
Tanpa babak belur argumen, R langsung mengeluarkan senjata tajam dan menusuk kepala RD hingga terluka parah.
Melihat aksi main hakim sendiri yang keterlaluan itu, ras milenial dan warga lokal Surabaya yang sedang nongkrong langsung menolong korban
Dan sebagian massa dalam jumlah besar ada yang emosi langsung mengepung area jembatan, dan R pelaku merasa terdesak.
Kehilangan akal sehat akibat sisa-sisa alkohol dan kejaran massa, R mengambil keputusan paling ekstrem malam itu dengan melompat indah dari atas jembatan langsung ke dalam pelukan Sungai Jagir!
Kondisi Sungai Jagir malam itu sedang berada di kedalaman puncaknya, sekitar 8 meter, dengan arus yang siap menelan siapapun.
Begitu R nyebur ke sungai ia langsung hilang tertelan kegelapan arus sungai,massa pun hanya melongo di atas jembatan.
Karena tak kunjung nampak kepermukaan, timSAR diterjunkan mencari keberadaan pelaku. Namin nahas, ia ditemukan sudah meninggal 800 meter dari lokasi jembatan.
Jika Anda belum punya sertifikat renang tingkat mahir, ada baiknya hindari menyetir sambil mabuk.
Dan kalau ditegur orang, cukup bilang “Sepurane, Mas.” Jangan malah lompat ke sungai sedalam 8 meter!
Redaksi Energi Juang News




