BerandaInternasionalRepublik Kalah Telak dalam Pemilu Sela AS, Trump Batal Serang Iran?

Republik Kalah Telak dalam Pemilu Sela AS, Trump Batal Serang Iran?

Energi Juang News, Jakarta – Partai Demokrat berhasil menguasai atas kedua majelis Kongres AS dalam pemilihan paruh waktu tahun 2026, dengan mengamankan kursi mayoritas baik di Senat maupun DPR.

Kantor berita Anadolu melaporkan, Partai Demokrat diproyeksikan meraih 53 kursi di Senat dan 220 kursi di DPR, melampaui ambang batas mayoritas yang masing-masing ditetapkan sebanyak 51 dan 218 kursi.

Hasil ini sekaligus mengakhiri kendali Partai Republik atas Kongres dan membuat Presiden Donald Trump harus menghadapi mayoritas Demokrat di kedua kamar tersebut selama sisa dua tahun masa jabatannya.

Kondisi ini memberikan kendali kepada Partai Demokrat atas komite-komite kongres, penyelidikan, dan agenda legislatif, sekaligus membatasi kemampuan Trump secara signifikan dalam memajukan kebijakan-kebijakan domestiknya.

Donald Trump mengucapkan selamat kepada Partai Demokrat atas kemenangan mereka dalam pemilihan paruh waktu. Namun Trump menegaskan satu hal, seperti dilansir Fox News, Ia tidak menganggap hasil tersebut sebagai penolakan terhadap kepemimpinannya.

“Selamat kepada Partai Demokrat. Mereka telah melakukan pekerjaan dengan baik. Mereka sudah menantikan momen ini selama 11 tahun, dan akhirnya mereka berhasil mencapainya. Namun, saya tidak melihat ini sebagai pukulan bagi saya. Menurut saya, kita telah..  Kita telah menjalani dua tahun terbaik dalam sejarah kepresidenan, kata Trump”

Menanggapi hasil pemilu sela tersebut, Ketua Parlemen Iran, Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa rakyat Amerika telah mengatakan “tidak pada perang” setelah Partai Republik kehilangan kendali atas kedua majelis Kongres.

“Baik karena hati nurani maupun masalah biaya hidup, rakyat Amerika telah mengatakan tidak pada perang, dan kami mendukung pesan ini,” kata Ghalibaf seperti ditulis Anadolu.

Ghalibaf mengingatkan bahwa jika pemerintah AS mengkhianati kehendak publik demi melayani “para penyandang dana dan pemeras internasional,” maka mereka “akan menyadari bahwa kata tidak dari kami disertai dengan mimpi buruk.”

Baca juga :  Netanyahu vs Eisenkot Belum Raih 61 Kursi, Partai Arab Jadi Penentu

Sebelumnya di sejumlah kesempatan, Trump mengancam akan menyerang Iran dengan persenjataan yang tidak pernah ada sebelumnya. Sejumlah negara di Teluk pun telah diberikan peringatan terkait dampak perang AS-Israel versus Iran lagi.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisment -spot_img

Recent Comments