Selasa, Mei 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 776

PBNU Nilai Tak Etis Lambang NU Dipelesetkan

Gerak News, Jakarta- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Moh Mukri menganggap tak etis jika lambang organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang dipelesetkan menjadi ‘ulama nambang‘.

“Jadi itu enggak etis lah ya. Orang yang melakukan itu tak etis,” kata Mukri, Jumat (21/6).

Mukri juga tak mengetahui siapa pihak yang melakukan editing terhadap logo NU tersebut. Ia hanya menilai orang tersebut memiliki sikap tak setuju jika NU mendapatkan izin tambang dari pemerintah.

“Tapi saya lihat orang itu jealous NU nerima tambang. Orang itu enggak ingin NU jadi ormas yang kuat,” kata dia.

Mukri optimistis izin tambang yang diberikan kepada NU akan memiliki banyak manfaat bagi warga NU ke depannya. Terlebih, ia menyinggung NU sudah banyak kontribusinya bagi Indonesia sejak sebelum merdeka.

Meski begitu, Mukri mengatakan PBNU belum menentukan sikap apakah akan melaporkan akun yang mengubah logo NU tersebut ke depannya. Ia hanya menilai NU sudah kerap kali dikritik jika berbeda sikap dengan pihak manapun.

“Jadi hal-hal yang menjadi keputusan NU baru di kemudian hari baru diakui sangat visioner. Orang beda boleh tapi kita jangan kembangkan narasi kebencian,” kata dia.

Sebelumnya beredar lambang NU dipelesetkan di media sosial. Bagian ornamen bintang sembilan yang dibubuhi tulisan Rp dan Dolar Amerika Serikat. Kemudian terdapat tulisan ‘Ulama Nambang’.

Melihat hal itu, warga Surabaya, Ali Mahfud (50) melaporkan akun X @pasifisstate ke polisi atas dugaan pelecehan terhadap lambang NU.

Sebagai Nahdliyin, ia merasa prihatin ada pihak yang tak bertanggungjawab mempelesetkan logo organisasi para ulama.

Redaksi Gerak News

Pemerasan Lewat VC Seks Masih Mengintai Korban, Ini Faktanya!

Gerak News, Jakarta – Pelaku kejahatan pemerasan dengan modus Video Call Seks (VCS) masih mengintai korban. Tak sedikit korban menjadi takut dan stress mendapatkan ancaman pelaku pemerasan ini. Setidaknya ini diungkap salah satu korban yang bercerita kepada redaksi geraknews.id. Berdasarkan penuturan korban, redaksi tergerak mengungkap aksi kejahatan yang kerap menggunakan media sosial ini.

Selasa (28/5/2024) tim geraknews.id mulai menyelusuri bagaimana para pelaku menjalankan modus kejahatannya ini. Melalui platform facebook, satu diantara media sosial yang diminati penggunanya. Benar saja dalam waktu dua hari investigasi kecil ini mulai, tim mendapatkan permintaan konfirmasi pertemanan di inbox messenger.

Pemilik akun facebook “Putri Aldesa” mulai menyapa dan terang-terangkan mengajak VC melalui Whaatshap. “Mas, saya kesepian nih. Sudah setahun ditinggal suami. Tolong ya. Ini nomor saya,” begitu isi pesannya pemilik akun FB yang mencantumkan status di profil sebagai seorang janda. Tim geraknews merespon ajakan pemilik akun tersebut.

Percakapan via whatshapp pun terjadi. “Ini kamu ya mas. Tolong saya ya. Saya kesepian nih,” balas pesan whatsapp itu.

Kemudian tim geraknews pun menanyakan syarat apa bila ingin Video Call. Perkiraan kami mesti membayar sejumlah uang terlebih dulu atau lainnya. Rupanya tidak. “Ga ada syaratnya mas. Bantu saya saja sampai klimaks,” jawabnya.

Timpun mengiyakan ajakan ini. Kemudian, akun “Putri Aldesa” ini pun kembali mengirimkan pesan: “Sebentar saya kunci kamar dulu ya“.

Tak lama berselang, panggilan videocall berdering. Terlihat seorang perempuan muda telah membuka sebagian busananya (sambil memperlihatkan adegan tak pantas) melaui videocall. Tim masih meladeni aksi si perempuan itu. Namun tak selang kurang satu menit, videocall tiba-tiba diputus. Kemudian datang pesan lanjutan, meminta tim melakukan hal yang sama. “Buka juga dong. Lihatkan ke saya juga. Biar saya makin cepat klimaks,” begitu isi pesannya. Berkali-kali akun “Putri Aldesa” ini merayu. Sepertinya ia mulai jengkel. Pasalnya, tim geraknews tidak menuruti ajakan yang tak wajar itu. Lalu tim geraknews memblokir nomor whatshapp tersebut.

Keesokkan harinya, Rabu (29/5/2024) beberapa pesan whatshapp masuk dari sebuah nomor baru. Dan ini sesuai perkiraan setelah nomor whatshapp sebelumnya kami blokir. Bermodalkan video yang berhasil direkam sehari sebelumnya, sipemeras itu mulai melakukan aksinya. Di pesan-pesan yang masuk itu, isinya bernada mengancam.

Mau dihapus itu video, apa mau disebar. Saya tahu kamu. Saya janji akan hapus videonya setelah kamu bantu. Saya butuh uang buat tebus obat ibuk. 250 ribu. Bagaimana,” ancam pelaku. Mendapatkan ancaman itu, Tim pun mengertak pelaku. “Silahkan. Saya sudah tau lokasi kamu,” pesan tim terkirim ke pelaku pemerasan.

Tak lama berselang. Terkirim sebuah voice note. Nah, tabir mulai terbuka. Rupanya sipelaku pemerasan adalah seorang pria. “Oh silahkan. kalau itu cara anda pak. Saya minta seratus ribu saja. Anda pertimbangkan,” begitu pesan singkat voice note. Selanjutnya terjadi percakapan ancam-mengancam antara tim geraknews.id dengan si pelaku pemerasan itu.

Mendapati perkembangan tersebut, tim geraknews pun mencoba menelusuri nomor whatsapp yang dilakukan pelaku. Bermodal aplikasi pengidentifikasi nomor kontak “Getcontact“, tim geraknews melakukan penyelusuran informasi nomor tersebut.

Sementara tim berhasil mendapati identitas sipemeras melalui aplikasi yang kami gunakan itu. Didapat pemilik nomor whatshapp yang digunakan tersebut berinisial “IS”. Asumsi awal dan mengacu pada asas praduga tak bersalah, bisa jadi nomor yang digunakan sipemeras adalah milik orang lain. Namun, hingga tulisan ini dimuat, tim geraknews masih terus menelusuri identitas pelaku pemerasan bermodus VCS ini.

Berdasarkan data yang dihimpun geraknews, telah terungkap modus pemerasan serupa di beberapa daerah. Di November 2023 misalnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kutai Timur berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pemerasan dengan modus Video Call Sex (VCS). Keberhasilan penangkapan pelaku ini menjadi langkah awal dalam memberantas kejahatan cinta maya yang semakin meresahkan masyarakat. Agaknya, kasus seperti ini menjadi peringatan bagi semua orang untuk lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan orang yang ditemui di dunia maya.

Pertamina NRE Targetkan Peningkatan Kapasitas Pembangkit Energi Bersih

Gerak News, Jakarta-Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) sebagai ujung tombak PT Pertamina (Persero) dalam pengembangan bisnis energi bersih, menargetkan penambahan kapasitas terpasang pembangkit listrik berbasis energi bersih hingga mencapai 6 gigawatt (GW) pada 2029.

Anggaran investasi yang disiapkan mencapai 6,2 miliar dolar AS pada  2029,  naik lebih dari delapan kali lipat dari anggaran investasi tahun ini yang sebesar 0,7 miliar dolar AS, kata Direktur Utama (CEO) Pertamina NRE John Anis di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, target 6 GW tersebut akan dikontribusikan dari gas to power dan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, seperti geotermal, tenaga surya, dan biogas. Hingga semester I 2024, kapasitas terpasang pembangkit listrik yang dioperasikan Pertamina sudah mencapai sekitar 2,6 GW.

“Pertamina melakukan strategi pertumbuhan ganda, yaitu memperkuat bisnis migas eksisting dan mengembangkan bisnis rendah karbon sebagai penggerak bisnis masa depan. Untuk itu Pertamina NRE memiliki peran sangat strategis dengan menjadi garda terdepan Pertamina untuk mengembangkan bisnis energi bersih dan bisnis baru,” ujar John Anis.


Pertamina NRE juga menetapkan sejumlah target lainnya di 2029, antara lain kredit karbon ditargetkan terjual mencapai 19,2 juta ton setara CO2 pada 2029. September tahun lalu, Pertamina NRE berhasil menjadi penjual kredit karbon pertama di perdagangan perdana IDX Carbon dengan volume yang diperdagangkan mencapai sekitar 800 ribu ton setara CO2.

John Anis menyampaikan bahwa pihaknya juga menargetkan produksi hidrogen bersih mencapai 7.000 ton per tahun pada 2029 dan bioetanol mencapai 840 ribu kiloliter. Sedangkan pada bisnis ekosistem baterai dan kendaraan listrik, Pertamina NRE menargetkan produksi mencapai 51,4 GWh.

Dengan semua target tersebut, anggaran investasi yang disiapkan mencapai 6,2 miliar dolar AS pada 2029.

Tahun ini, Pertamina NRE fokus dengan beberapa inisiatif prioritas, antara lain pengembangan bisnis bioetanol untuk mendukung peningkatan pemanfaatan bahan bakar nabati di Indonesia yang bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga, pengembangan area geotermal Lumut Balai 2 sebesar 55 MW, pengembangan bisnis geotermal di luar negeri, bisnis karbon, dan hidrogen untuk bahan bakar kendaraan (hydrogen for mobility).

Terkait kinerja finansial  2023, Pertamina NRE membukukan peningkatan pendapatan sebesar 6 persen dibandingkan  2022, yaitu menjadi 411,5 juta dolar AS. Sedangkan EBITDA dan laba bersih berturut-turut mencapai sebesar 331,77 juta dolar AS dan 146,60 juta dolar AS, atau naik sebesar 11 persen dan 24 persen dibandingkan 2022.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras seluruh keluarga besar Pertamina NRE sehingga di tahun 2023 Pertamina NRE berhasil membukukan kinerja yang positif. Dengan amanah yang dipercayakan kepada Pertamina NRE untuk memimpin transisi energi di Pertamina Group, tantangan yang kami hadapi tidak mudah. Namun kami yakin dengan kolaborasi solid Pertamina NRE serta dukungan semua stakeholder, kami mampu mengawal transisi energi sesuai yang diharapkan,” ungkap John Anis.

Pada aspek operasional, di  2023 Pertamina NRE berhasil meningkatkan produksi listrik menjadi 5.452 GWh, atau meningkat sebesar 17 persen dibandingkan 2022. Kenaikan tersebut dikontribusikan dari berbagai jenis pembangkitan, antara lain gas to power, geotermal, surya dan biogas.

Capaian Pertamina NRE lainnya selama 2023 antara lain pelaksanaan initial public offering (IPO) Pertamina Geothermal Energy pada 25 Februari 2023 dengan kode emiten PGEO. Pertamina NRE juga menjadi penjual kredit karbon satu-satunya pada perdagangan perdana saat peluncuran bursa karbon pada 26 September 2023 yang diresmikan oleh oleh Presiden Joko Widodo.

Redaksi Gerak News

Smelter Freeport Akan Diresmikan Minggu Depan

Gerak News, Jakarta-Smelter baru PT Freeport Indonesia di Manyar Gresik, Jawa Timur bakal diresmikan pekan depan. Menurut Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas persiapan peresmian sedang dilakukan.

“Minggu depan kita akan coba meresmikan itu, pengoperasiannya. Saya sudah melihat semuanya, semua sudah berfungsi, baik dari ship loader, conveyor belt, silver burner, desalination plant, oxygen plant, semua sudah berfungsi tinggal beberapa hari ke depan kita akan turn on furnace, heat up furnace, dan semuanya sudah ter-connect, jadi siap beroperasi,” ungkap Tony di Jakarta, Kamis (20/6/2024).

Saat dikonfirmasi siapa yang bakal melakukan persemaian, Tony menjawab pihaknya terus melakukan persiapan. Ia pun belum tahu apakah peresmian bakal dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Belum tahu (diresmikan siapa), masih direncanakan,” singkatnya.

Dalam catatan media, Tony Wenas menargetkan smelter baru di Gresik, Jawa Timur, mulai produksi Agustus. Rencananya 850 ribu ton konsentrat tembaga akan diproduksi smelter tersebut.

Awalnya, dalam agenda open house di Rumah Dinas Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di kawasan Kuningan Jakarta, Tony mengatakan konsentrat tembaga untuk smelter tersebut akan masuk pada awal Agustus.

“Bulan Juni mulai operasi tapi belum produksi. Karena kan konsentratnya di feeding ke dalam situ baru di sekitar awal Agustus sehingga akhir Agustus baru keluar katoda tembaganya,” ujar Tony, Rabu (10/4/2024).

Redaksi Gerak News

Abdy Yuhana: Bung Karno Tak Pernah Lakukan KKN!

Gerak News, Jakarta- Sekjen DPP Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Abdy Yuhana menyatakan saat menjadi Presiden yang memimpin negara besar seperti Indonesia, Bung Karno selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara, di atas kepentingan dirinya, keluarganya maupun kelompoknya. 

Hal itu ditegaskan Abdy dalam rangka Haul Bung Karno 21 Juni 2024.

“Tidak pernah ada dalam catatan sejarah Bung Karno melakukan apa yang disebut dengan KKN. Bahkan utang luar negeri pun pada masa kepemimpinannya sangat minim. Ini artinya Bung Karno adalah seorang pemimpin tanpa pamrih, karena konsisten untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujar Abdy.

Keteladanan Bung Karno ini, lanjut Abdy, harusnya menjadi contoh di masa sekarang dan masa yang akan datang. Menjadi seorang pemimpin, lanjut Abdy, harus bekerja tanpa pamrih, dimana seluruh kebijakannya berorientasi untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Bahkan, pada saat wafatnya pun, Bung Karno tak memiliki apa-apa dan tak mendapatkan apa-apa. Kalau Presiden setelah Bung Karno itu kan diatur oleh UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang hak keuangan dan administratif Presiden, Wapres, mantan presiden dan wakil presiden,” ungkap Abdy.

“Sementara Bung Karno tidak mendapat apapun hingga sekarang. Itu artinya beliau memang seorang pemimpin tanpa pamrih yang berjuang ikhlas demi bangsa dan negara,” lanjut kader PDI Perjuangan itu.

Abdy melanjutkan, Haul Bung Karno yang diperingati setiap tanggal 21 Juni menjadi momentum mengingat kembali keteladanan, dedikasi dan loyalitas Bung Karno bagi bangsa dan negara.

Bangsa ini, sambung Abdy, harus mengingat dedikasi Bung Karno baik dalam pemikiran maupun karya perjuangan yang sampai hari ini masih relevan.

Abdy mengungkapkan, sosok Presiden pertama RI ini dikenang sebagai proklamator, bapak bangsa, pemersatu bangsa-bangsa Asia Afrika dan penggali Pancasila.

“Hari ini tanggal 21 Juni adalah haul Bung Karno ke-54 atau peringatan hari wafatnya Presiden Soekarno. Beliau merupakan salah satu tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia,” kata Abdy.

Menurut Abdy, Soekarno berjuang sejak masih duduk di bangku kuliah hingga akhirnya berhasil menjadi Presiden pertama Republik Indonesia. 

Selama menjabat menjadi Presiden RI, banyak legacy bagi bangsa Indonesia, yakni hal-hal yang fundamental dalam berbangsa dan bernegara.

“Pemikiran, gagasan dan juga karya-karya Soekarno masih relevan dengan kondisi bangsa dan negara saat ini,” pungkas anggota DPRD Jabar ini.

Redaksi Gerak News

PHE Sukses Perjuangkan Cost Recovery, Gus Falah Sampaikan Selamat

Gerak News, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR-RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah mengucapkan selamat pada PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang sukses memperjuangkan pindah skema kontrak bagi hasil pada empat blok migas.

Perpindahan skema kontrak yang dimaksud, adalah perpindahan dari skema gross split menjadi cost recovery.

Gus Falah menyatakan, pengajuan alih skema kontrak bagi hasil itu memang harus dilakukan PHE. Sebab, skema cost recovery memang lebih mampu memacu produktivitas di lapangan yang telah berusia tua.

Yang harus diingat, saat ini sumur-sumur migas kita sudah pada tua, sehingga membutuhkan biaya yang besar untuk mempertahankan, atau bahkan meningkatkan produksi,” ujar Gus Falah, Jumat 21 Juni 2024.

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, skema cost recovery lah yang paling cocok untuk mendongkrak produksi, khususnya di lapangan-lapangan tua, seperti yang digarap PHE.

Harus diingat juga, lanjut Gus Falah, sudah sulit mencari minyak di sumur-sumur di Indonesia sekarang. Hal itu karena sudah lebih banyak air dibandingkan minyak.

” Jadi untuk mengangkat minyak terutama di lapangan tua, dibutuhkan usaha dan teknologi yang mahal. Cost recovery lah yang paling cocok untuk menjawab kebutuhan ini,” ujar Gus Falah.

Karena dengan skema cost recovery, kontraktor migas mendapat insentif untuk merambah ke  sumur dan cadangan baru. Sebab skema ini memiliki prinsip berbagi beban yang adil antara kontraktor dan pemerintah,” pungkas Gus Falah.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyetujui permohonan perubahan skema kontrak bagi hasil dari gross split menjadi cost recovery bagi empat blok migas garapan PT Pertamina Hulu Energi.  Keempat lapangan migas itu adalah Blok Offshore Southeast Sumatra (OSES), Offshore North West Java (ONWJ), Attaka, dan Tuban East Java.

Redaksi Gerak News

Menteri ESDM Tegaskan Subsidi Listrik 2025 Tepat Sasaran

Gerak News, Jakarta-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menegaskan bahwa kebijakan subsidi listrik tahun 2025 difokuskan untuk tepat sasaran serta mengutamakan rumah tangga miskin dan rentan.

“Kebijakan subsidi listrik tahun 2025, yaitu tepat sasaran, diberikan hanya kepada golongan yang berhak untuk rumah tangga, dan kepada rumah tangga yang miskin dan rentan,” kata Arifin dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI di Komplek Parlemen Jakarta, Rabu.

Arifin juga mengatakan bahwa kebijakan subsidi listrik tahun 2025 mendorong transisi energi yang lebih efisien dan adil dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, fiskal dan lingkungan.

Dia menyampaikan bahwa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan anggaran subsidi listrik sebesar Rp88,36 triliun untuk tahun 2025.

“Subsidi listrik pada RAPBN 2025 diusulkan sebesar Rp83,02 sampai dengan Rp88,36 triliun,” ujar dia.

Ia menuturkan bahwa anggaran yang diusulkan tersebut sudah mengacu pada asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) 75-85 dolar AS per barel dan kurs Rp15.300 sampai Rp16.000 per dolar AS.

Dengan asumsi ICP 75-85 dolar AS per barel dan kurs pada kisaran Rp15.300 sampai dengan Rp16.000 per dolar AS, inflasi sebesar 1,5 sampai 3,5 persen sesuai dengan KEM-PPKF (Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal) 2025 tanggal 6 Mei 2024.

Selain itu, dengan asumsi tidak ada penyesuaian tarif listrik untuk golongan pelanggan subsidi.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengajukan subsidi listrik sebesar Rp83,02 triliun–Rp88,36 triliun untuk RAPBN 2025, lebih tinggi hingga Rp15,12 triliun dari APBN 2024 yang sebesar Rp73,24 triliun.

“Untuk kebutuhan subsidi listrik pada era APBN tahun anggaran 2025 sebesar Rp83,02 triliun–Rp88,36 triliun,” ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman Hutajulu dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR di Senayan Jakarta, Senin (3/6).

Jisman mengatakan bahwa angka tersebut diperoleh dengan asumsi kurs rupiah sebesar Rp15.300–Rp16.000 per dolar AS, asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sebesar 75–85 dolar AS per barel, serta inflasi sebesar 1,5–3,5 persen.

“Ini sesuai dengan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal tahun 2025 yang kami peroleh pada tanggal 6 Mei 2024,” kata Jisman.

Ia memaparkan, yang menjadi target pelanggan subsidi yakni sebesar 41,08 juta, dengan penerima subsidi terbesar berasal dari kalangan rumah tangga yang menggunakan daya sebesar 450 VA, yakni sebesar 45,46–45,99 persen dengan perkiraan anggaran Rp38,18 triliun–Rp40,16 triliun.

Lebih lanjut, terdapat penerima subsidi berupa rumah tangga dengan daya sebesar 900 VA dengan anggaran subsidi sebesar Rp15,75–16,68 triliun; bisnis kecil sebesar Rp9,39 triliun–10,18 triliun; industri kecil Rp5,93 triliun–6,51 triliun; pemerintah Rp0,36 triliun–Rp0,39 triliun; sosial Rp12,16 triliun–Rp13,08 triliun; dan lainnya sebesar Rp1,24 triliun–Rp1,34 triliun.

Redaksi Gerak News

Menteri ESDM Temui PUPR Bahas Pipa Cirebon-Semarang Tahap II

Gerak News, Jakarta-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengupayakan biaya energi murah, khususnya gas, setelah bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Pertemuan antara kedua menteri tersebut membahas pemasangan pipa Transmisi Gas Ruas Cirebon-Semarang Tahap II (ruas Batang–Kandang Haur Timur).

“Kan itu (pemasangan pipa) lewat-lewat daerahnya PUPR, kami (ESDM) meminta akses. Pak Basuki bantuin, top. Free access, no cost,” ujar Arifin ketika ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Jakarta, Kamis.

Dengan kesepakatan tersebut, kata Arifin, Kementerian ESDM berharap tidak terdapat biaya tambahan untuk mengeksekusi proyek Cirebon-Semarang (CISEM) Tahap II.

“Biar energi bisa murah,” kata Arifin.

Proyek tersebut merupakan proyek pembangunan infrastruktur pipa sepanjang 245 km tersebut, dan diperkirakan memakan biaya Rp3,3 triliun. Durasi pekerjaan konstruksi diperkirakan selama 17 bulan kalender atau sekitar 510 hari, akan dimulai dari bulan Juli 2024 sampai dengan Desember 2025.

Arifin mengatakan bahwa proyek tersebut akan ditangani oleh Kementerian ESDM, sehingga pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia mengungkapkan bahwa proses lelang proyek ini akan dibuka bulan depan.

“Baru mau dibuka, nanti bulan depan. Sekarang kan beresin dulu administrasinya, izin-izin,” kata Arifin.

Setelah itu, tutur Arifin melanjutkan, pada 2025, Kementerian ESDM akan memulai proyek pipa gas bumi Dumai–Sei Mangkei sepanjang 400 km.

Dikutip dari laman resmi Ditjen Migas Kementerian ESDM, pembangunan CISEM Tahap II dari Batang hingga ke Kandang Haur Timur direncanakan berlangsung tahun 2024 hingga 2025.

Potensi demand pipa CISEM tahap 2 ini, antara lain industri di Cirebon, Tegal, Pekalongan, Brebes, dan Pemalang dengan volume sekitar 5,8-12 MMSCFD. Selain itu, juga terdapat konsumen komersial seperti hotel dan restoran.

Redaksi Gerak News

ESDM Tunggu Permohonan Izin Tambang Dari Ormas Selain NU

Gerak News, Jakarta-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menyiapkan wilayah izin usaha pertambangan khusus (WIUPK) untuk ditawarkan kepada sejumlah ormas keagamaan. Namun, hingga saat ini, baru Nahdlatul Ulama (NU) yang berminat. 

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, pihaknya masih menunggu ormas keagamaan lain, seperti Muhammadiyah, untuk mengajukan permohonan pengelolaan izin usaha pertambangan. 

“Kita lagi tunggu ini. Ada, jatahnya [untuk Muhammadiyah],” kata Arifin saat ditemui di Kompleks Parlemen, Rabu (19/6/2024).

Terkait izin tambang untuk NU, Arifin mengatakan bahwa pemberian izin tersebut masih dalam proses administrasi. Dia memperkirakan izin tambang bagi NU tersebut bakal rampung pada tahun ini.

“Dalam proses. Kayaknya iya [tahun ini],” ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelummya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi menerbitkan beleid yang mengatur soal pemberian wilayah izin usaha pertambangan khusus (WIUPK) kepada badan usaha yang dimiliki organisasi kemasyarakatan atau ormas keagamaan.

Aturan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat, WIUPK dapat dilakukan penawaran secara prioritas kepada badan usaha yang dimiliki oleh organisasi kemasyarakatan keagamaan,” bunyi pasal 83 A beleid itu, dikutip Jumat (31/5/2024).

Adapun, WIUPK yang dimaksud merupakan wilayah eks perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B).

Lewat beleid setingkat PP itu, Jokowi juga mengamanatkan kepemilikan saham ormas pada badan usaha tambang tersebut mesti mayoritas dan menjadi pengendali.

Selain itu, badan usaha yang dikendalikan ormas untuk pengelolaan WIUPK nantinya tidak boleh bekerjasama dengan pemegang PKP2B sebelumnya atau afiliasi bisnis terkait.

“Kepemilikan saham organisasi kemasyarakat keagamaan dalam badan usaha harus mayoritas dan menjadi pengendali,” tuturnya.

Redaksi Gerak News

Pemerintah Targetkan Blok Masela Berproduksi Januari 2030

Gerak News, Jakarta- Pemerintah menargetkan agar Blok Masela dapat berproduksi mulai Januari 2030. Lapangan Abadi, Blok Masela sebelumnya ditarget operasi di 2027 namun terpaksa mundur karena ada masalah dengan Shell yang mundur dari proyek tersebut.

“Tetap kita targetnya (produksi Blok Masela) 1 Januari 2030,” tegas Menteri ESDM Arifin Tasrif saat ditemui di Gedung DPR, Rabu (19/6/2024).

Mundurnya Shell dari partisipasi di Blok Masela membuat banyak waktu persiapan produksi terbuang dalam proses pengalihan partisipasi yang ditinggal Shell.

Kini pihak yang menggantikan Shell adalah Pertamina dan Petronas yang akan bekerja sama dengan Inpex dari Jepang.

“Masalah mundurnya kan karena apa, offshore, onshore, satu. Kemudian udah selesai itu mundurnya disebabkan ini lagi Shell mundur. Kemudian proses untuk pengalihan saham Shell itu butuh waktu kan,” papar Arifin.

Di sisi lain, sebelumnya Arifin sempat menjabarkan beberapa lapangan migas yang akan beroperasi di Indonesia hingga 2030 sebagai tambahan produksi migas. Blok Masela salah satunya dengan target di 2030.

Selain Masela, dia menjabarkan ada Lapangan Ande-ande Lumut di Blok Northwest Natuna, Kepulauan Riau yang akan produksi di kuartal 1 tahun 2028.

Kemudian sumur Singa Laut dan Kuda Laut di Blok Tuna juga akan mulai produksi di 2026. Kemudian, Sumur Hidayah di perairan Madura, Jawa Timur akan produksi awal 2030. Blok Migas Masela, Maluku juga akan beroperasi mulai 2030.

“Kemudian ada sumber gas Asap Kido Merah akan onstream kuartal IV 2025 di Papua, dan Gang North yang akan onstream 2027 untuk gas bumi di Selat Makassar,” pungkas Arifin.

Redaksi Gerak News