Gerak News, Jakarta- Israel di sebut telah menyerang balik Iran setelah tiga ledakan terjadi di dekat bandara kota Isfahan, Iran, pada Jumat (19/4) malam.
Di kutip dari AFP, media-media Amerika Serikat seperti ABC News telah menyatakan serangan berasal dari Israel, meski belum di ketahui pasti jenis senjata atau serangan.
Kota Isfahan sendiri merupakan kota strategis bagi Iran. Terdapat beberapa fasilitas penting di sana, seperti pusat penelitian dan pengembangan militer, serta pangkalan-pangkalan militer.
Selain itu, kota Natanz yang yang berjarak hanya 125 kilometer dari Isfahan juga memiliki fasilitas pengayaan nuklir.
Pada tahun lalu, berdasarkan foto dan video terungkap Iran di kota Natanz juga tengah mengembangkan fasilitas nuklir di bawah tanah yang tak bisa di jangkau oleh rudal atau misil.
Pemerintah Iran sendiri telah menghentikan penerbangan di sejumlah kota menyusul serangan Israel ke kota Isfahan.
Di kutip dari Aljazeera, kota-kota yang penerbangannya di hentikan meliputi Tehran, Isfahan, dan Shiraz.
Militer Iran juga telah mengaktifkan sistem pertahanan udara.
Belum diketahui kerusakan atau korban akibat serangan.
Redaksi Gerak News



