Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img
BerandaGoresan PenaFenomena #KaburAjaDulu: Sinyal Kegelisahan Anak Muda Indonesia?

Fenomena #KaburAjaDulu: Sinyal Kegelisahan Anak Muda Indonesia?

Penulis

Esteria Tamba

Jurnalis, Aktivis

Energi Juang News, Jakarta- Belakangan ini, tagar #KaburAjaDulu ramai di media sosial, menjadi simbol keresahan anak muda Indonesia. Sebagai bagian dari Gen Z, saya memahami betul mengapa banyak dari kami mempertimbangkan untuk pergi ke luar negeri demi kehidupan yang lebih baik.

Bukan sekadar tren atau mimpi kosong, fenomena ini berakar pada realitas ekonomi, kesejahteraan, dan harapan masa depan yang semakin terasa sulit diraih.

Berdasarkan data BPS 2024, tingkat pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 3,67%, dengan lulusan perguruan tinggi pun sulit mendapatkan pekerjaan yang layak.

Upah minimum yang rendah dan harga kebutuhan pokok yang terus melambung membuat banyak anak muda merasa tidak cukup dihargai di negeri sendiri.

Ditambah lagi, birokrasi yang berbelit dan kesempatan yang tampaknya lebih luas di luar negeri semakin memperkuat alasan mereka untuk “kabur”.

Namun, apakah solusi terbaik adalah meninggalkan Indonesia? Pemerintah harus mulai melihat fenomena ini sebagai alarm peringatan.

Anak muda tidak sekadar ingin pergi, mereka ingin didengar, dihargai, dan diberi peluang untuk berkembang.

Penulis berharap pemerintah harus fokus pada kesejahteraan generasi muda, seperti peningkatan upah yang sebanding dengan inflasi, akses yang lebih luas terhadap pendidikan berkualitas, dan birokrasi yang lebih efisien, perlu segera diimplementasikan.

Bukan berarti kita tidak mencintai Indonesia, justru karena cinta itu, kami berharap negeri ini menjadi tempat yang lebih layak untuk tumbuh dan berkarya.

Jika tidak ada perubahan signifikan, maka #KaburAjaDulu bukan sekadar tren, melainkan kenyataan yang harus dihadapi bangsa ini.

Redaksi Energi Juang News

Baca juga :  Pembinaan Ideologi Tak Butuh Kementerian Baru
Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments