Energi Juang News, Jakarta- Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa Rockefeller Foundation, organisasi nirlaba ternama asal Amerika Serikat (AS), menunjukkan minat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketertarikan ini menandakan adanya perhatian dari pihak internasional terhadap upaya peningkatan gizi masyarakat di Indonesia.
Luhut mengatakan sudah bertemu dengan perwakilan yayasan tersebut di Bali dan Jakarta. Pertemuan juga sudah dilakukan dengan Presiden Prabowo Subianto dan akan dibahas lebih lanjut.
Mereka sangat antusias untuk membantu kami dan kami akan membahas secara rinci program ini,” kata Luhut dalam acara Bloomberg Technoz Economic Outlook di Soehanna Hall, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025).
Luhut memberi sinyal bahwa kerja sama akan terkait dengan pengelolaan MBG agar merata. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesetaraan dalam mengatasi masalah stunting, kemiskinan dan lainnya.
“Karena pada dasarnya yang kita perlukan saat ini adalah pengelolaannya,” ucap Luhut.
Terkait pendanaannya, Luhut menyebut tidak menjadi masalah karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diklaim cukup untuk mendanai program makan bergizi gratis.
“Pendanaan tidak menjadi masalah, saya kira anggaran dari APBN kita cukup,” imbuhnya.
Program makan bergizi gratis sendiri dianggarkan Rp 71 triliun dalam APBN 2025. Ada rencana anggarannya ditambah Rp 100 triliun sehingga menjadi Rp 171 triliun.
Redaksi Energi Juang News




