Energi Juang News, Jakarta- iPhone merupakan salah satu tanda kekayaan. Bahkan, di Amerika Serikat (AS) iPhone telah menjadi hal wajar.
Sehingga bila ada orang yang tak memakai iPhone, hal itu dianggap tak wajar.
Hal itu yang menjadi alasan mengapa gen Z tidak tertarik pada perangkat Android. Anak muda di Amerika Serikat percaya bahwa memiliki ponsel Android agak memalukan, terutama karena semua orang memiliki iPhone.
Dilansir dari laman Soft Pedia, Generasi Z yang lahir antara tahun 1997 higga tahun 2012 telah menjadi bagian penting dari basis pelanggan Apple.
Pelanggan dalam kelompok ini tidak hanya membeli iPhone tetapi juga produk Apple lainnya, termasuk Apple Watch, iPad dan MacBook. Sekitar 34 persen pemilik iPhone di Amerika Serikat termasuk dalam kelompok usia ini.
Hal ini menujukkan bahwa sepertiga pemilik iPhone adalah para kalangan Gen Z, serta telah menunjukkan ketertarikan tersendiri bagaimana cara produk Apple dipandang oleh generasi muda.
Terdapat 10 persen para kalangan gen Z menggunakan ponsel berjenis Android di Amerika Serikat. Ini merupakan kemenangan besar bagi Apple, tidak hanya karena anak muda suka terlihat menggunakan iPhone tetapi juga karena mereka biasanya mengeluarkan uang lebih banyak untuk produk lain.
Laporan lainnya menunjukkan bahwa untuk setiap 100 iPhone yang terjual, Apple juga menjual 26 iPad dan 17 Apple Watch. Ini berarti bahwa hampir 2 dari 10 pembeli iPhone juga mendapatkan Apple Watch, dan bagi Apple, ini telah menjadi mesin pertumbuhan utama untuk perangkat yang dapat dikenakannya.
Apple juga mendominasi pasar earbud, karena 35 persen pembeli iPhone juga membeli AirPods. Pada akhirnya, tidak banyak yang dapat dilakukan pembuat perangkat Android untuk mengubah persepsi anak muda di Amerika Serikat, tetapi kesenjangan antara berbagai platform semakin mengecil seiring bertambahnya usia orang-orang.
Redaksi Energi Juang



