Minggu, April 19, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisPerusahaan Sawit Ini Catat Kenaikan Pendapatan, Kok Bisa?

Perusahaan Sawit Ini Catat Kenaikan Pendapatan, Kok Bisa?

Energi Juang News, Jakarta- PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan kenaikan pendapatan perusahaan selama 2024.

Perusahaan perkebunan kelapa sawit itu meraih pendapatan mencapai Rp21,82 triliun, naik 5,16 persen dibandingkan pada 2023 yang sebesar Rp20,74 triliun.

“Kenaikan harga telah mendorong revenue kami naik 5 persen year on year menjadi Rp21,82 triliun dengan laba bersih Perseroan meningkat 9 persen dari Rp1,06 triliun menjadi Rp1,15 triliun pada tahun 2024,” ujar Direktur Perseroan PT Astra Agro Lestari Tingning Sukowignjo, di Jakarta, baru-baru ini.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) itu, dia mengungkapkan pendapatan tersebut disumbang oleh pendapatan minyak sawit mentah dan turunannya sebesar Rp20,18 triliun, pendapatan inti sawit dan turunannya sebesar Rp1,62 triliun, dan pendapatan lainnya sebesar Rp11,36 miliar.

Sementara itu laba yang yang dapat diatribusikan kepada entitas induk AALI pada 2024 ikut naik 8,68 persen menjadi Rp1,14 triliun dari Rp1,05 triliun pada 2023.

Dengan kenaikan pendapatan yang diraih tersebut, menurut dia, perusahaan yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia sejak 1997 tersebut, siap membagikan dividen sebesar Rp515,8 miliar atau Rp268 per saham. Adapun, dividen ini lebih tinggi dari tahun buku 2023 yang senilai total Rp247 per saham atau sebesar Rp475,3 miliar.

“Dari total dividen tersebut, sebanyak Rp84 per sahan telah dibagikan AALI sebagai dividen interim. Dividen final sebesar Rp184 per saham akan dibayarkan pada 28 Mei 2025,” kata Tingning dalam keterangannya.

Tingning menyatakan, selain kenaikan harga CPO, strategi melakukan efisiensi biaya, peningkatan keunggulan operasional, dan inovasi dalam proses produksi yang dijalankan secara konsisten sebagai bagian dari pembenahan berkelanjutan telah membuat perseroan mampu memetik hasil yang lebih maksimal.
Harga rata-rata CPO di pasar Rotterdam mengalami peningkatan sebesar 12 persen dari 964 dolar AS/ton pada 2023 menjadi 1.084 dolar AS/ton sepanjang 2024.

Baca juga :  DPP GMNI Desak ESDM Cabut Izin Perusahaan Tambang yang Tidak Bertanggungjawab

Peningkatan harga global berdampak positif bagi harga rata-rata CPO perusahaan yang ikut meningkat sebesar 15,6 persen di 2024 menjadi Rp12.883/kg dari Rp11.142/kg pada 2023.

Sepanjang 2024, penjualan Astra Agro sebesar 69 persen ditujukan untuk pasar domestik, sedangkan 31 persen untuk memenuhi kebutuhan global melalui pasar ekspor ke berbagai negara, di antaranya ke China, India, Korea Selatan, dan Pakistan.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments