Minggu, April 19, 2026
spot_img
BerandaKesehatanManfaat Vitamin D untuk Memperlambat Proses Penuaan Dini

Manfaat Vitamin D untuk Memperlambat Proses Penuaan Dini

Energi Juang News, Jakarta– Penelitian terbaru menunjukkan vitamin D mampu memperlambat penuaan biologis. Vitamin D bekerja dengan menekan pemendekan telomer, bagian pelindung ujung kromosom yang menjaga stabilitas genetik.

Apa Itu Telomer dan Mengapa Penting?

Telomer merupakan struktur DNA dan protein di ujung kromosom yang melindungi materi genetik dari kerusakan selama proses pembelahan sel. Seiring bertambahnya usia, telomer cenderung memendek. Proses ini berkontribusi terhadap penuaan dan peningkatan risiko penyakit kronis.

Perbedaan Usia Kronologis dan Biologis

Seperti dikutip dari Newsweek, usia kronologis hanya mencerminkan jumlah tahun seseorang hidup, sementara usia biologis mempertimbangkan faktor kesehatan, genetika, gaya hidup, dan lingkungan. Oleh karena itu, usia biologis dianggap lebih akurat dalam menggambarkan kondisi penuaan seseorang.

Hasil Penelitian Tentang Vitamin D dan Telomer

Tim Mass General Brigham, Harvard, dan Medical College of Georgia melakukan penelitian besar dengan 25.871 peserta melalui uji coba VITAL. Studi fokus pada telomer melibatkan sekitar 1.000 orang, yakni wanita di atas 55 tahun dan pria berusia 50 tahun ke atas.

Dalam periode dua tahun, mereka yang secara rutin mengonsumsi suplemen vitamin D mengalami pemendekan telomer yang lebih lambat dibanding kelompok plasebo. Sebaliknya, suplemen omega-3 tidak memberikan efek signifikan terhadap panjang telomer.

Implikasi Penemuan Ini

Para peneliti memperkirakan bahwa perlambatan pemendekan telomer akibat suplemen vitamin D setara dengan penundaan penuaan selama hampir tiga tahun. Namun, beberapa ahli, seperti Dr. Mary Armanios dari Johns Hopkins, menyarankan kehati-hatian. Ia menyebutkan bahwa variasi panjang telomer pada usia yang sama adalah hal wajar, dan efek biologis dari perubahan kecil mungkin tidak signifikan.

Dr. Armanios juga menyoroti keterbatasan dalam metodologi pengukuran telomer yang digunakan, serta kurangnya keberagaman peserta uji coba karena mayoritasnya adalah individu berkulit putih.

Baca juga :  Cegah Virus Nipah, Indonesia Bisa Mencontoh Tetangga

Rekomendasi dan Pandangan Para Ahli


Endocrine Society dalam pedoman tahun 2024 merekomendasikan suplementasi vitamin D untuk lansia 75 tahun ke atas. Tujuannya untuk mengurangi risiko kematian.

Haidong Zhu, ahli genetika molekuler dari Augusta University, menyatakan vitamin D berpotensi memperlambat penuaan sel. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Profesor Majid Kazemian dari Purdue University menyatakan kekurangan vitamin D terkait dengan berbagai penyakit. Vitamin D berperan dalam proses sel, termasuk antiinflamasi dan antipenuaan.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments