Energi Juang News, Jakarta- Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyampaikan harapannya bahwa kehadiran Transjakarta (TransJ) rute Bogor-Blok M dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan di Tol Jagorawi.
“Kami berharap layanan TransJ ini bisa menarik minat warga untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, sehingga kepadatan di Tol Jagorawi bisa berkurang,” ujar Bima Arya dalam pernyataannya.
Ia menegaskan bahwa pembukaan rute baru ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mobilitas warga Bogor yang kerap menggunakan jalur Jagorawi menuju Jakarta. “Dengan adanya TransJ Bogor-Blok M, masyarakat punya alternatif transportasi yang lebih nyaman dan efisien,” tambahnya.
Selain itu, Bima Arya juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Kota Bogor dan Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan proyek ini. “Ini bukti sinergi yang baik antara dua wilayah. Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan transportasi massal yang terintegrasi,” tegasnya.
Direktur Utama Transjakarta, Mochammad Yana Aditya, turut menyatakan bahwa rute ini akan dilengkapi dengan fasilitas terbaik untuk kenyamanan penumpang. “Kami menyediakan armada terbaru dengan AC, tempat duduk ergonomis, serta sistem pembayaran non-tunai untuk memudahkan penumpang,” jelas Yana.
Baca Juga : Penumpang TransJakarta Disebut Teroris, Kakek Dilaporkan
Ia juga memastikan bahwa frekuensi keberangkatan bus akan diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan penumpang. “Kami akan memantau secara berkala untuk memastikan layanan berjalan optimal,” imbuhnya.
Masyarakat Bogor pun menyambut positif kehadiran TransJ ini. Salah seorang warga, Andi, mengungkapkan, “Saya sangat antusias mencoba rute baru ini. Selama ini macet di Jagorawi sangat melelahkan, semoga TransJ bisa jadi solusi.”
Dengan operasional resmi TransJ Bogor-Blok M, diharapkan angka penggunaan kendaraan pribadi bisa menurun signifikan. “Target kami dalam setahun ke depan, ada penurunan volume kendaraan di Jagorawi sebesar 15-20%,” pungkas Bima Arya optimistis.
Keberadaan layanan ini juga diprediksi akan mempercepat waktu tempuh perjalanan Bogor-Jakarta. “Dengan busway, perjalanan bisa lebih cepat karena punya jalur khusus,” tutup Yana.
Upaya ini sejalan dengan program pemerintah dalam mengurangi kemacetan dan polusi udara melalui penguatan transportasi publik. “Ini langkah nyata menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan,” tegas Bima Arya.
Redaksi Energi Juang News



