Rabu, April 22, 2026
spot_img
BerandaBerita NasionalBGN Lakukan Verifikasi 4.000 Dapur MBG untuk Percepatan Penyaluran Gizi

BGN Lakukan Verifikasi 4.000 Dapur MBG untuk Percepatan Penyaluran Gizi

Energi Juang News, Jakarta— Pemerintah terus mendorong percepatan realisasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam pembaruan mingguan yang disampaikan pada Minggu (6/7/2025) melalui kanal YouTube resmi BGN, Staf Khusus BGN, Redy Hendra Gunawan, mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang memverifikasi lebih dari 4.000 dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai mitra penyedia layanan MBG.

“Verifikasi mitra SPPG sedang kami percepat. Saat ini sudah ada sekitar 4.000 yang mengantre untuk diverifikasi. Harapannya, proses ini akan segera tuntas agar target Agustus bisa kita capai lebih cepat,” ujar Redy dalam siaran tersebut.

Percepatan Verifikasi 4.000 Dapur MBG dan Pencapaian Target Juli–Agustus

Langkah percepatan ini menjadi bagian penting dari strategi BGN untuk memenuhi dan melampaui target nasional dalam penyediaan dapur MBG. Hingga saat ini, terdapat 1.873 dapur MBG yang telah beroperasi di berbagai daerah. Jumlah ini akan terus bertambah seiring rencana penambahan 473 unit baru dalam waktu dekat. Dengan demikian, total dapur MBG akan mencapai sekitar 2.200 unit, melampaui target awal untuk bulan Juli 2025.

“Pekan depan akan ada penambahan 473 unit dapur MBG. Totalnya hampir mencapai 2.200 unit, dan ini berarti kita telah melampaui target awal yang ditetapkan,” ungkap Redy.

Baca juga : PBNU Dapat Tugas Kelola 1.000 Dapur MBG Usai Pertemuan Gus Yahya dan Prabowo

Sebelumnya, BGN menargetkan setidaknya 1.994 dapur MBG dapat beroperasi di bulan Juli. Dengan pencapaian lebih dari target tersebut, BGN memperkirakan dampak positif tidak hanya pada peningkatan akses gizi masyarakat, tetapi juga pada sektor ketenagakerjaan.

Menurut Redy, sekitar 100.000 tenaga kerja langsung akan diserap dalam operasional SPPG di seluruh Indonesia. Ini mencakup berbagai peran, mulai dari tenaga masak, logistik, hingga pengelolaan administratif. Selain itu, rantai pasok dapur MBG turut melibatkan 10.000 lebih pelaku usaha kecil dan menengah, koperasi, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam penyediaan bahan pangan berkualitas.

Baca juga :  Polemik Biksu Di Masjid, MUI Jangan Perlemah Kebhinekaan

Dapur MBG sebagai Penggerak Tenaga Kerja dan Rantai Pasok UMKM

“Dapur MBG bukan hanya soal menyediakan makanan sehat, tapi juga menciptakan dampak ekonomi riil di masyarakat. UMKM dan koperasi kita ikut bergerak, dan tenaga kerja terserap dalam jumlah besar,” tambah Redy.

Tak hanya itu, program ini juga terus memperluas jangkauan manfaatnya. Minggu depan, BGN memperkirakan jumlah penerima manfaat program MBG akan meningkat sebanyak 1,2 juta orang. Dengan penambahan ini, total penerima MBG diperkirakan mendekati angka 7 juta jiwa.

“Penerima manfaat akan bertambah 1,2 juta orang pekan depan, sehingga totalnya hampir mencapai 7 juta. Ini menjadi pencapaian besar dalam waktu yang relatif singkat,” ujar Redy menutup pernyataannya.

Program MBG kini menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pemberdayaan sektor pangan rakyat.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments