Energi Juang News, Jakarta – Kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di Kecamatan Menganti berhasil diungkap oleh jajaran Tim Resmob Polres Gresik. Operasi penangkapan berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu (23/7), dengan berhasil ditangkapnya satu tersangka utama berinisial RAS (20), warga Sememi Baru, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.
Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat dengan nomor LP/B/118/VI/2025/SPKT/POLSEK MENGANTI/POLRES GRESIK/POLDA JAWA TIMUR. Kejadian pencurian itu dilaporkan terjadi di sebuah warkop bernama Wong Tulus, Desa Hulaan, Menganti, pada Selasa, 10 Juni 2025 sekitar pukul 02.30 WIB.
Menurut Kanit Resmob Polres Gresik, Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan, korban berinisial ADS (18), seorang pelajar asal Desa Sidojangkung, Menganti, melaporkan kehilangan motor Honda Vario 125 nopol L 4909 QU. Motor tersebut sebelumnya diparkir korban di depan warung kopi tempat ia tertidur. Selain motor, korban juga kehilangan ponsel yang diletakkan di atas meja.
Berdasarkan hasil olah TKP dan rekaman CCTV di lokasi, petugas mulai melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi tersangka utama. Petugas bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka RAS di rumahnya di kawasan Sememi, Surabaya pada Sabtu dini hari (19/7), tanpa ada perlawanan.
Dalam pemeriksaan awal, tersangka RAS mengakui aksi pencurian tersebut dilakukannya bersama tiga rekan lainnya. Saat ini dua pelaku lainnya yang berinisial DH dan MA telah ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan terus diburu oleh aparat kepolisian.
Polisi juga berhasil menyita beberapa barang bukti berupa satu buah jaket hoodie warna hitam, satu celana jeans warna biru dongker, SIM card milik korban, serta rekaman CCTV dari TKP. Polisi terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya TKP lain yang melibatkan tersangka.
Kini tersangka RAS diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses hukum lanjutan. Ia dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Polres Gresik menegaskan akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas guna memastikan keamanan dan kenyamanan warga tetap terjaga.
Redaksi Energi Juang News



