Senin, Mei 11, 2026
spot_img
BerandaRagamRamai-ramai Kibarkan Bendera One Piece, Apa Maknanya?

Ramai-ramai Kibarkan Bendera One Piece, Apa Maknanya?

Energi Juang News, Jakarta- Baru-baru ini, sejumlah pengguna media sosial ramai memposting pengibaran bendera One Piece di bawah bendera merah putih.

Ramainya postingan ini menyusul datangnya Hari Kemerdekaan Indonesia atau HUT ke 80 RI yang jatuh pada 17 Agustus 2025.

Dari berbagai postingan yang beredar di media sosial, pengibaran bendera One Piece ini terjadi di banyak tempat.
Ada yang mengibarkannya di tiang bendera rumah, ada juga yang meletakkannya di panel mobil maupun truk.

Tampak beberapa truk bermuatan besar turut serta menempelkan bendera One Piece di kendaraannya.

Sejak kegiatan mengibarkan bendera One Piece ini viral, netizen pun penasaran dengan artinya. Tak sedikit yang menyebut, bahwa kegiatan mengibarkan bendera One Piece ini merupakan bentuk sindiran terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Sejak Prabowo Subianto menjabat, ada saja kebijakan yang kemudian dianggap tidak pro rakyat.

Lalu apa makna pengibaran bendera One Piece ini?

Bendera ini bukan sekadar lambang dari anime One Piece, melainkan menjadi simbol sindiran dan kritik sosial terhadap kondisi politik dan kebijakan pemerintah Indonesia saat ini.

Bendera One Piece yang dikenal sebagai “Jolly Roger” kru Topi Jerami dalam anime itu dianggap oleh sebagian masyarakat sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan, penindasan, dan moralitas yang dikalahkan oleh kekuasaan.

Viralnya bendera ini muncul setelah imbauan Presiden Prabowo untuk mengibarkan bendera Merah Putih sepanjang bulan Agustus.
Namun, beberapa warganet menanggapi dengan mengibarkan bendera One Piece sebagai bentuk ekspresi kekecewaan mereka terhadap pemerintah yang dianggap kurang berpihak kepada rakyat kecil dan dinilai timpang dalam kebijakannya.

Jadi, mengibarkan bendera One Piece ini bermakna sebagai sindiran tajam dan bentuk kritik sosial yang mengungkap kegelisahan masyarakat atas ketidakadilan dan masalah sosial-politik yang ada, sekaligus sebagai simbol harapan perubahan dan keadilan yang lebih baik.

Baca juga :  Fakta Sebenarnya di Balik Isu Jessica Radcliffe Dimakan Paus Orca

Intinya, bendera One Piece di media sosial sekarang bukan hanya properti fiksi dari anime, tetapi sudah menjadi lambang ekspresi perlawanan dan suara rakyat yang haus keadilan di tengah situasi sosial politik yang dirasa memprihatinkan.

One Piece adalah serial anime dan manga yang bercerita tentang petualangan seorang anak laki-laki bernama Monkey D. Luffy.

Luffy ingin bercita-cita menjadi Raja Bajak Laut. Dia memiliki kemampuan tubuh elastis seperti karet setelah secara tidak sengaja memakan Buah Iblis (Gomu Gomu no Mi).

Dia memulai pelayaran di lautan luas Grand Line untuk mencari harta karun legendaris bernama “One Piece” yang diyakini bisa membuat pemiliknya menjadi Raja Bajak Laut.

Dalam perjalanannya, Luffy merekrut berbagai kru bajak laut yang membentuk kelompok Bajak Laut Topi Jerami dan bersama-sama menghadapi berbagai tantangan, musuh kuat, serta petualangan seru demi mewujudkan impian mereka.

Cerita ini juga mengangkat tema persahabatan, keberanian, dan perjuangan menghadapi ketidakadilan, dengan latar dunia bajak laut yang penuh misteri dan keajaiban.

Serial One Piece sangat populer dan telah menjadi salah satu manga terlaris sepanjang masa, serta memiliki adaptasi anime yang panjang dan terbaru berupa serial live-action di Netflix

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments

High pressure hydraulic lifting equipment pada Dilema Gen Z: Antara Ambisi Jakarta Kota Global dan Realitas PHK Massal
Offshore heavy lifting hydraulic system pada Selat Hormuz Memanas, Iran Balas Serangan AS
Hydraulic jacks exporter from India pada Sampah MBG di Bandung Diperkirakan Capai 60 Ton