Energi Juang News, Jakarta– Dalam Sidang Tahunan DPR/MPR/DPD RI 2025 di Kompleks Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025), Ketua DPR RI Puan Maharani menarik perhatian hadirin. Ia membawakan lagu “Imagine” ciptaan musisi legendaris John Lennon di tengah pidatonya, sebagai penguat pesan tentang kesetaraan gender di pemerintahan.
“Laki-laki dan perempuan hidup di dunia yang sama, memikul tanggung jawab yang sama untuk membangun peradaban dunia. Seperti syair lagu yang sangat populer,” ujar Puan.
“Imagine all the people Sharing all the world. You may say I’m a dreamer. But I’m not the only one. I hope someday you’ll join us. And the world will live as one. Begitulah seharusnya kita membayangkan, tempat di mana perempuan dan laki-laki berbagi ruang, berbagi kuasa, dan berbagi tanggung jawab untuk kemajuan bersama,” jelasnya sambil bernyanyi.
Para peserta sidang tahunan tersenyum mendengar lantunan lagu yang dirilis pada 1971 tersebut. Puan lalu menegaskan bahwa perempuan berhak menduduki jabatan publik dan negara di semua level. Ia mengungkapkan, keterwakilan perempuan di DPR periode 2024–2029 mencetak rekor tertinggi, yakni 21,9 persen atau 127 dari 580 anggota.
“Ini adalah kemajuan yang patut diapresiasi, namun masih jauh dari target ideal minimal 30 persen keterwakilan perempuan di lembaga legislatif, sebagaimana semangat afirmasi kesetaraan gender dalam politik Indonesia,” jelas Puan.
“Para perempuan adalah nada asli yang ikut membentuk simfoni kehidupan bangsa. Tanpa nada itu, melodi peradaban akan kehilangan harmoni hanya denting yang tak pernah menjadi lagu,” tegasnya.
Ia juga menyoroti peran perempuan dalam pembangunan nasional. Berdasarkan data BPS 2024, 49 persen penduduk Indonesia adalah perempuan. Menurut Puan, kontribusi mereka harus dilihat bukan hanya sebagai bagian dari hak asasi manusia, tetapi juga prasyarat keberhasilan pembangunan.
“Karena itu, laki-laki dan perempuan harus sama-sama terbebas dari belenggu tersebut dan sama-sama meraih kesejahteraan,” ujarnya.
“Bukan hanya laki-laki saja atau perempuan saja, tetapi laki-laki dan perempuan yang harus sejahtera,” tambahnya.
Redaksi Energi Juang News



