Energi Juang News, Jakarta– Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak diwajibkan mengenakan pakaian adat saat hadir di Sidang Tahunan MPR 2025. Ia menjelaskan, tidak ada aturan yang mengatur secara khusus mengenai busana kepala negara dalam Sidang Bersama MPR/DPR/DPD RI pagi ini.
“Tidak (ada sesi Presiden pakai baju adat), sore nanti sidang resmi,” ujar Indra dikonfirmasi, Jumat (15/8/2025).
Menurut Indra, penggunaan pakaian adat oleh presiden bukanlah ketentuan tetap. Meski pada Sidang Tahunan MPR sebelumnya Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tampil dengan pakaian adat, hal tersebut bersifat pilihan.
“Iya tapi kalau rapat paripurna siang itu format sidang resmi,” ujar Indra.
“Iya, tidak ada aturan itu (soal pakaian adat bagi presiden),” tambahnya.
Pagi tadi, Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, pukul 08.35 WIB. Kedatangannya didampingi Seskab Teddy Indra Wijaya dan Kasespri Rizky Irmansyah.
Prabowo terlihat mengenakan jas abu-abu dipadukan dengan dasi biru muda. Setelah turun dari mobil, ia disambut Ketua DPR Puan Maharani di area gedung.
Usai itu, Prabowo sempat berfoto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Beberapa anggota DPR dan MPR RI juga hadir menyambut.
Sejumlah pejabat telah hadir lebih dahulu, di antaranya Mensesneg Prasetyo Hadi, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, serta Ketum PKB sekaligus Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Hadir pula Ketum Partai Demokrat yang menjabat Menko Pembangunan Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Imipas Agus Adrianto, Ketum PAN yang juga Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mentan Andi Amran Sulaiman, Menag Nazaruddun Umar, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Menteri Sosial Saifullah Yusuf.
Redaksi Energi Juang News



