Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaHukumWamenaker Immanuel Ebenezer Jadi Tersangka KPK, Menangis dan Minta Maaf ke Prabowo

Wamenaker Immanuel Ebenezer Jadi Tersangka KPK, Menangis dan Minta Maaf ke Prabowo

Energi Juang News, Jakarta– Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dalam proses hukum tersebut, Noel sempat menitikkan air mata dan menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto.

Penetapan tersangka ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 20 Agustus 2025. Dalam OTT itu, penyidik menemukan adanya praktik pemerasan yang membuat proses penerbitan sertifikat K3 menjadi berbelit-belit jika tidak disertai pembayaran lebih.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menjelaskan bahwa pekerja dipaksa membayar hingga Rp 6 juta untuk sertifikasi K3. Padahal, tarif resmi yang berlaku hanya Rp 275 ribu sesuai ketentuan PNBP.

Menurut KPK, praktik ini sudah berlangsung lama. “Dugaan pemerasan ini diperkirakan terjadi sejak tahun 2019 hingga sekarang,” ujar Setyo.

Berdasarkan hasil penyidikan, total dana yang berhasil dikumpulkan dari praktik curang tersebut mencapai Rp 81 miliar. Uang itu diduga mengalir ke sejumlah pejabat Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk kepada Noel yang disebut menerima Rp 3 miliar pada Desember 2024.

Selain Noel, ada 10 tersangka lain yang terlibat, mulai dari pejabat eselon hingga pihak swasta. Nama-nama seperti Irvian Bobby Mahendro, Gerry Aditya Herwanto Putra, hingga pejabat PT KEM Indonesia turut disebut dalam kasus ini.

Dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Noel tampak menangis saat digiring penyidik. Ia berulang kali mengusap mata, sementara KPK juga memamerkan barang bukti hasil sitaan berupa 22 kendaraan mewah. Di antaranya terdapat Nissan GTR, BMW, Jeep, hingga motor sport Ducati.

Di hadapan awak media, Noel menyampaikan permintaan maaf. “Pertama, saya meminta maaf kepada Presiden Pak Prabowo. Kedua, saya minta maaf kepada anak dan istri saya,” katanya dengan suara bergetar.

Baca juga :  Aksi Gila Pengemudi Mazda Dihantam Kereta di Mangga Dua

Ia juga menambahkan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia. Namun, Noel menegaskan bahwa dirinya tidak terkena OTT langsung meski akhirnya menjadi tersangka dalam kasus ini.

KPK memastikan proses hukum akan terus berjalan dan menelusuri aliran dana besar dalam kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 tersebut.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments