Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisProgram MBG Merampok Anggaran Sektor Lain

Program MBG Merampok Anggaran Sektor Lain

Energi Juang News, Jakarta- Pakar Ekonomi Dipo Satria Ramli menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyedot anggaran yang sangat besar. Dan hal itu berpotensi mempersulit pengelolaan fiskal.

“⁠MBG memakan Rp335 triliun untuk 2026, hampir 10 persen dari seluruh belanja negara, menjadikannya program tunggal terbesar dalam sejarah APBN Indonesia,” kata Dipo, Sabtu (27/9/2025).

Dari sudut pandang ekonomi, lanjutnya, bisa dikatakan, program MBG ini ‘merampok’ anggaran sektor lain. Karena MBG telah menyerap 29,5 persen anggaran pendidikan dan 10,1 persen anggaran kesehatan.

“Ini bukan realokasi, tapi kanibalisasi fiskal,” tegasnya.

Dipo menekankan bahwa ini bukan soal mulia atau tidaknya tujuan, ini soal tanggung jawab fiskal dan kapasitas eksekusi.

“Kita menghabiskan hampir 10 persen APBN di 2026 untuk program yang sudah mencatat sekitar 6.400 kasus keracunan. Ini bukan sekadar kegagalan kesehatan, tapi bencana ekonomi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa yang dibutuhkan oleh Indonesia saat ini adalah alokasi yang lebih cerdas, bukan hanya belanja yang lebih besar.

“Rp335 triliun bisa mentransformasi infrastruktur atau kualitas pendidikan Indonesia. Rp335 triliun bisa menggandakan gaji seluruh guru di Indonesia selama 3 tahun penuh. Bayangkan dampaknya pada kualitas pendidikan generasi penerus,” pungkasnya.

Redaksi Energi Juang News

Baca juga :  Tensi Geopolitik Meningkat, Pemerintah Diminta Ukur Kemampuan Fiskal
Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments