Energi Juang News, Sidoarjo-Hasil identifikasi korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo diumumkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.
Hingga Jumat (10/10/2025), total 50 jenazah telah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah.
Pada hari ini, terdapat dua jenazah yang teridentifikasi dan satu body part. Total sampai saat ini ada 53 kantong jenazah teridentifikasi, tiga di antaranya body part.
“Kantong jenazah yang saat ini tersisa ada 14 kantong jenazah. Yang sudah diidentifikasi sebanyak 53 dan korban yang teridentifikasi sebanyak 50 orang dari 67 kantong jenazah,” kata Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol dr M Khusnan Marzuki saat konfrensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara, Jumat (10/10/2025).
Satu body part yang teridentifikasi secara DNA hari ini merupakan bagian anggota tubuh milik Mochammad Haikal Ridwan (14) warga Bangkalan. Sedangkan jenazah Haikal sebelumnya sudah teridentifikasi pada Rabu (8/10/2025) lalu.
Untuk (keluarga) Mochammad Haikal Ridwan sudah dihubungi, nanti tergantung dari keluarganya apa yang akan dilakukan selanjutnya, dan kami akan memfasilitasi sesuai dengan permintaan keluarga,” jelasnya.
Redaksi Energi Juang News



