Selasa, Juni 2, 2026
spot_img
BerandaPolitikSetahun Prabowo-Gibran, KSPI Beri Rapor Merah: Buruh Kian Tertekan

Setahun Prabowo-Gibran, KSPI Beri Rapor Merah: Buruh Kian Tertekan

Energi Juang News, Jakarta– Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat kritik tajam dari kalangan buruh. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memberi rapor merah atas kinerja setahun terakhir di bidang ketenagakerjaan.

Menurut Iqbal, kondisi pekerja saat ini justru semakin buruk. Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) terus terjadi, sementara dugaan korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan makin menambah beban. “Mereka belum mampu menyelesaikan persoalan mendasar di dunia kerja,” tegas Iqbal dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/10/2025).

Ia menyebut tidak ada kebijakan baru yang mampu menjawab keresahan buruh. Masalah lama seperti upah murah, maraknya outsourcing, serta lemahnya perlindungan bagi pekerja perempuan belum teratasi. Bahkan, keberadaan tenaga kerja asing non-ahli tetap dibiarkan.

Presiden Partai Buruh itu menilai Kementerian Ketenagakerjaan gagal menjalankan peran pentingnya. Menurutnya, Omnibus Law Cipta Kerja membuat posisi buruh semakin lemah karena fleksibilitas hubungan kerja yang tidak terkendali.

“Tidak ada langkah nyata untuk menghindari gelombang PHK dan meningkatkan kesejahteraan buruh,” kata Iqbal. Ia menambahkan, buruh semakin terhimpit dengan minimnya jaminan perlindungan.

Iqbal juga menyinggung mandeknya penyusunan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Padahal, Mahkamah Konstitusi telah memerintahkan melalui Putusan Nomor 168/PUU-XXI/2024. “Proses reformasi ketenagakerjaan macet di tangan Kementerian Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Kondisi ini, lanjut Iqbal, menandakan tidak adanya arah perubahan serius. Pemerintah dianggap hanya menunda masalah tanpa solusi konkret.

Dia menegaskan, Presiden Prabowo harus turun tangan langsung. “Kami berharap Presiden tidak tutup mata. Pemerintah harus berani melakukan perombakan agar arah kebijakan ketenagakerjaan benar-benar mewujudkan penghidupan layak bagi kemanusiaan,” katanya.

Bagi buruh, setahun kepemimpinan Prabowo-Gibran adalah cermin kegagalan melindungi tenaga kerja. Tanpa perubahan, mereka khawatir kondisi pekerja akan semakin terpuruk.

Baca juga :  Danantara Godok Dua Skema Pembangunan Kampung Haji di Mekah

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments