Energi Juang News, Jakarta– Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih mulai berdatangan ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/10/2025), untuk menghadiri Sidang Kabinet Paripurna. Agenda ini digelar bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.
Pantauan di lokasi, Menteri Agama Nasaruddin Umar hadir sekitar pukul 14.15 WIB. Tak lama berselang, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia Wihaji bersama wakilnya Isyana Bagoes Oka ikut tiba. Disusul Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Desa Yandri Susanto, hingga Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan.
Pencapaian Setahun
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah menjangkau 36,7 juta penerima manfaat. Angka ini tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, 7.022 kecamatan, dengan dukungan 12.508 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Targetnya masih on track. Ini capaian penting di usia setahun pemerintahan,” ucap Dadan.
Agenda Sidang Kabinet
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, sidang kabinet kali ini akan menjadi momentum Presiden Prabowo menyampaikan capaian dan arah kebijakan ke depan.
“Presiden akan menjelaskan apa saja yang sudah dilakukan pemerintah, serta apa yang sudah dirasakan masyarakat,” ujar Teddy.
Ia menambahkan, rapat ini juga akan menjadi forum untuk memaparkan program prioritas yang sudah terealisasi, termasuk arah pembangunan ke depan. “Semua diarahkan pada satu tujuan: menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali,” tambahnya.
Evaluasi Tahun Pertama
Sidang kabinet paripurna bukan hanya ajang pamer capaian, tetapi juga evaluasi atas program yang belum maksimal. Beberapa catatan publik seperti perlambatan ekonomi, isu tenaga kerja, serta implementasi kebijakan baru diperkirakan ikut masuk pembahasan.
Dengan sorotan tinggi terhadap kinerja satu tahun pertama, sidang kali ini dipandang sebagai momen penting menunjukkan keseriusan pemerintah menjawab kritik dan ekspektasi masyarakat.
Redaksi Energi Juang News



