Minggu, Maret 8, 2026
spot_img
BerandaBerita NasionalRp133 Triliun Lenyap Tiap Tahun, Prabowo Bongkar Kerusakan Ekonomi Akibat Judi Online

Rp133 Triliun Lenyap Tiap Tahun, Prabowo Bongkar Kerusakan Ekonomi Akibat Judi Online

Energi Juang News, Jakarta— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyingkap fakta mengejutkan: Indonesia kehilangan sekitar Rp133 triliun per tahun akibat kejahatan lintas batas, salah satunya dari praktik judi online.

Pernyataan ini ia sampaikan saat menghadiri APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Korea Selatan, Sabtu (1/11/2025).

Prabowo menegaskan, kerugian besar itu bukan hanya persoalan ekonomi nasional, tetapi juga bagian dari arus dana ilegal internasional yang menuntut kerja sama global.

“Setiap tahun, Indonesia kehilangan miliaran dolar karena perjudian daring dan aktivitas lintas batas lainnya,” ujar Prabowo, dikutip dari detiknews, Senin (3/11/2025).

Ia menekankan bahwa tantangan modern tidak mengenal batas negara. Kejahatan seperti korupsi, penyelundupan, dan penipuan perlu dilawan secara kolektif oleh negara-negara anggota APEC.

Baca juga : Kominfo Tutup Jutaan Situs Judi Online, Apakah Ini Akhir Perjudian Digital di Indonesia?

“Kita menghadapi bahaya besar yang tidak bisa ditangani sendirian. Hanya solidaritas global yang mampu menutup celah ini,” tegasnya.

Prabowo Ungkap Rp133 Triliun Lenyap Tiap Tahun Akibat Judi Online dan Serakahnomics di Forum APEC

Selain judi online, Prabowo juga menyoroti ancaman narkotika, yang menurutnya sudah menjadi ancaman transnasional terhadap stabilitas bangsa. Ia menilai, setiap negara harus saling bergandengan untuk menghentikan peredaran dan dampaknya.

“Perang terhadap narkoba tak bisa dijalankan sendiri. Ini soal masa depan bangsa,” ujarnya.

Dalam forum itu, Prabowo turut mengingatkan bahaya ekonomi yang disebutnya sebagai “serakahnomics” ekonomi yang digerakkan oleh keserakahan.

Ia menilai, pola ekonomi seperti itu menjadi penghambat utama pertumbuhan sejati di berbagai negara.
“Kami di Indonesia sedang berjuang melawan korupsi, penipuan, dan ekonomi serakah yang merusak keadilan,” tutupnya.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments