Selasa, Maret 17, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisTahun Ini, KFC Pecat Ribuan Karyawan

Tahun Ini, KFC Pecat Ribuan Karyawan

Energi Juang News, New York- Pengurangan 1.041 karyawan dan penutupan 20 gerai sepanjang tahun 2025 dilakukan oleh PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST). Berdasarkan laporan keuangan,  perusahaan pengelola restoran cepat saji KFC itu per 30 September 2025, melaporkan jumlah operasional 695 gerai restoran, berkurang dari 715 gerai pada 31 Desember 2024.

Lebih lanjut, jumlah karyawan FAST juga menyusut dari 13.106 orang pada penghujung tahun lalu menjadi 12.065 orang pada September tahun ini. Direktur Fast Food Wachjudi Martono mengatakan bahwa pihaknya berupaya meningkatkan efisiensi operasional, melakukan optimalisasi rantai pasok, serta penguatan kinerja anak perusahaan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

“Selain itu, perseroan juga melakukan langkah-langkah strategis untuk memperbaiki profitabilitas dan struktur keuangan, antara lain melalui pengendalian biaya, peningkatan produktivitas, serta kerja sama dengan mitra strategis guna memperluas potensi pasar,” katanya dalam public expose pada beberapa waktu lalu.

Baca juga : KFC Indonesia Bersinergi dengan INDODAX, Untuk Apa?

Terkait kinerja keuangan, FAST membukukan rugi bersih sebesar Rp239,58 miliar per kuartal III/2025, menyusut 56,99% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari rugi bersih Rp557,08 miliar sebelumnya.

Performa keuangan itu salah satunya dipengaruhi penyusutan pada sejumlah beban. Tercatat, beban penjualan dan distribusi menyusut dari Rp2,09 triliun menjadi Rp1,91 triliun.  Kemudian, beban umum dan administrasi menyusut dari Rp572,03 miliar menjadi Rp523,51 miliar.

Lalu, beban operasi lain menyusut dari Rp36,95 miliar menjadi Rp31,97 miliar. Berdasarkan catatan Bisnis, Fast Food memang tengah melakukan beragam upaya untuk kembali membukukan laba setelah terus mengalami kerugian sejak pandemi Covid-19 pada 2020.

FAST merugi Rp377 miliar pada tahun pertama pagebluk tersebut. Kerugian itu kian melebar pada tahun lalu, yaitu minus Rp798 miliar.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments