Energi Juang News, Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setempat, sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) negeri mendapatkan bantuan rehabilitasi bangunan, selain dari dukungan pusat lewat Dana Alokasi Khusus (DAK).
Kabid SMP Dinas Pendidikan Lamongan, Nunggal Isbandi, mengatakan bahwa program rehab ini mencakup kategori sedang hingga berat. Bantuan tersebut dilakukan secara merata untuk mempercepat peningkatan fasilitas belajar di berbagai satuan pendidikan. “Kalau mendapat dukungan dari pusat maupun provinsi, pembangunan fasilitas sekolah bisa lebih cepat terealisasi,” ujarnya, Selasa (4/11).
Bentuk bantuan yang dialokasikan meliputi pembangunan ruang kelas baru, perbaikan perpustakaan, hingga renovasi pagar sekolah. Beberapa sekolah penerima program rehab tahun ini antara lain SMPN Brondong, SMPN 1 Sukorame, SMPN 2 Deket, dan SMPN 2 Lamongan untuk perbaikan ruang kelas. Sementara SMPN 1 Mantup memperoleh bantuan untuk pembangunan pagar sekolah, serta SMPN 1 Lamongan yang tengah membangun fasilitas perpustakaan baru.
Nunggal menjelaskan bahwa seluruh proyek diyakini dapat rampung pada akhir tahun ini, dan kegiatan belajar mengajar tidak akan terganggu selama proses rehabilitasi berlangsung. “Kami berupaya agar seluruh pembangunan berjalan efektif tanpa mengurangi kenyamanan siswa,” katanya.
Program rehabilitasi dari APBD ini menjadi salah satu langkah berkelanjutan Dinas Pendidikan Lamongan untuk memperbaiki sarana pendidikan secara bertahap. Upaya ini juga diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar siswa serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak dan nyaman di seluruh wilayah Lamongan.
Redaksi Energi Juang News



