Energi Juang News, Jakarta- Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru mengapresiasi keberhasilan jajaran kepolisian dalam menemukan dan menyelamatkan Bilqis, balita korban penculikan di Makassar.
Politisi yang akrab disapa Gus Falah itu melanjutkan, kesuksesan polisi dalam misi kemanusiaan ini tidak hanya mengembalikan seorang anak ke pelukan keluarganya.
“Keberhasilan ini juga membuktikan peran vital aparat penegak hukum dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat,” ujar Gus Falah, Selasa (11/11/2025).
Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu melanjutkan, sejak laporan kehilangan diterima, tim kepolisian bergerak cepat melakukan penelusuran dan koordinasi lintas provinsi. Hal itu menunjukkan profesionalisme dan keseriusan Polisi dalam menangani kasus penculikan anak.
Baca juga : Gus Falah: Negara Berperan Penting Cegah Ekstremisme dan Separatisme
Koordinasi yang baik, sambung Gus Falah, terjalin antara Polda Sulsel dan Polda Jambi. Hal itu menjadi contoh konkret sinergi aparat penegak hukum yang mampu menembus batas wilayah untuk tujuan mulia.
Kepolisian pun tidak hanya fokus pada penangkapan pelaku, tetapi juga memastikan kondisi Bilqis dalam keadaan baik secara fisik dan psikologis, serta memfasilitasi pertemuan kembali dengan keluarga,” ujar Gus Falah.
“Keberhasilan ini menjadi inspirasi dan memotivasi masyarakat untuk semakin percaya pada institusi Polri, ini juga menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi warganya,” pungkasnya.
Kronologi Penculikan Bilqis Hingga Berhasil Diselamatkan Polisi
Sebelumnya, seorang balita perempuan bernama Bilqis Ramadhani (4,5) pertama kali dikabarkan hilang saat bermain di taman Pakui, Makassar, Sulawesi Selatan, ketika ayahnya tengah berolahraga tenis, Minggu (2/11).
Bilqis rupanya diculik dan dijual hingga berpindah-pindah tangan. Anak itu sempat dijual Rp3 juta ke seorang perempuan dari Jakarta, lalu dijual lagi ke orang berbeda Rp30 juta di Jambi, sampai akhirnya dijual lagi dengan harga Rp80 juta ke Suku Anak Dalam.
Redaksi Energi Juang News



