Energi Juang News, Jakarta-Anggota MPR RI Nasyirul Falah Amru menegaskan, negara memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan terhadap perkembangan paham-paham yang membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seperti ekstremisme, separatisme, serta intoleransi.
Karena itu, politisi yang akrab disapa Gus Falah itu menekankan pentingnya pendekatan edukatif dan inovatif dalam membumikan Pancasila.
“Pancasila merupakan ideologi hidup yang membuat Indonesia menjadi bangsa yang bersatu, dalam kebhinekaan,” ujar Gus Falah, Minggu (30/11/2025).
Baca juga : Gus Falah: Keberhasilan Polisi Selamatkan Bilqis, Bukti Polisi Berikan Rasa Aman
Peran Negara Membumikan Pancasila untuk Cegah Ekstremisme dan Separatisme
Karena itu, sambung Gus Falah, negara harus berperan aktif membumikan nilai-nilai Pancasila melalui cara-cara yang edukatif dan inovatif.
Menurut Gus Falah, sosialisasi empat polar kebangsaan yang diselenggarakan MPR RI menjadi salah satu cara menanggulangi paham-paham yang berbahaya.
Bila tak demikian, paham dan gerakan yang merongrong negara akan semakin merebak.
Gerakan-gerakan ekstremis, separatis, dan intoleran harus terus kita waspadai,” ujar Gus Falah.
Tak ada jalan lain, selain membumikan Pancasila dalam konteks kekinian, agar ideologi-ideologi yang bergerak bagai virus itu bisa dicegah penyebarannya,” pungkas Politisi PDI Perjuangan itu.
Redaksi Energi Juang News



