Sabtu, Maret 7, 2026
spot_img
BerandaTeknologiOpenAI Umumkan “Kode Merah”, ChatGPT Dikepung Gemini 3 Google

OpenAI Umumkan “Kode Merah”, ChatGPT Dikepung Gemini 3 Google

Energi Juang News, Jakarta- OpenAI mengibarkan status “kode merah” setelah persaingan teknologi kecerdasan buatan kian memanas, terutama dari Google dengan model Gemini 3. CEO OpenAI, Sam Altman, menyampaikan pengumuman tersebut dalam memo internal kepada karyawan pada Senin (1/12/2025).

Dalam memo itu, ia menegaskan bahwa perusahaan tengah memasuki masa kritis bagi ChatGPT sehingga seluruh sumber daya harus difokuskan untuk mempertahankan posisi di puncak persaingan AI.​

Status “Kode Merah” OpenAI: Proyek Non-Utama Ditahan demi Fokus ke ChatGPT

Altman menjelaskan, status “kode merah” berarti sejumlah proyek lain akan ditunda sementara, termasuk rencana menghadirkan iklan di chatbot andalan mereka. OpenAI juga menahan laju pengembangan produk lain seperti agen AI yang dirancang untuk membantu berbagai tugas, mulai dari belanja hingga layanan kesehatan. Langkah ini diambil agar tim bisa memusatkan energi pada peningkatan kemampuan ChatGPT dan pengembangan model penalaran baru yang lebih kuat.​

Baca juga : ChatGPT Akan Bangun Data Center Raksasa

Tantangan Model Bisnis OpenAI di Tengah Valuasi Fantastis 500 Miliar Dolar AS

Dengan valuasi yang kini menembus sekitar 500 miliar dollar AS, OpenAI tercatat sebagai salah satu perusahaan swasta paling berharga di dunia dan menjadi incaran banyak investor besar. Meski begitu, masih muncul tanda tanya besar soal bagaimana perusahaan ini bisa menutup biaya operasional yang sangat tinggi untuk melayani ratusan juta pengguna, sementara sebagian besar dari mereka menikmati layanan secara gratis.​

Gemini 3 Google: Ancaman Serius dengan Kemampuan Multimodal dan Agen Digital

Di sisi lain, Google semakin agresif dengan meluncurkan Gemini 3 yang diklaim sebagai model AI terbaik di dunia untuk memahami dan memproses berbagai jenis data, mulai dari teks, gambar, audio, sampai video. Chatbot berbasis Gemini 3 ini memungkinkan kemunculan “agen” digital baru yang mampu menjalankan instruksi kompleks dan bahkan membuat aplikasi hanya berdasarkan perintah pengguna. “Ini model kami yang paling cerdas,” ujar Kepala AI Google, Koray Kavukcuoglu, dalam konferensi pers dengan jurnalis, seraya menyebut Gemini 3 dirancang untuk membantu siapa saja mewujudkan ide apa pun yang mereka miliki.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments