Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaMisteri Hantu Boneka Uci di Jalan Siliwangi Bandung

Misteri Hantu Boneka Uci di Jalan Siliwangi Bandung

Energi Juang News, Bandung– Warga Bandung sudah lama mengenal kisah mengenai seorang anak kecil dan bonekanya yang sering terlihat di kawasan Siliwangi saat malam mulai turun. Jalan lengang yang berdampingan dengan pepohonan tua membuat suasana menjadi lebih sendu dan menimbulkan rasa merinding bagi siapa pun yang melintas. Beberapa warga yang ditemui mengaku tidak ingin berjalan sendirian selepas magrib. “Kalau kamu lewat sini malam-malam, suka ada yang ngintip dari pohon,” ujar seorang ibu penjaja minuman di pinggir jalan sambil melirik gelapnya Hutan Kota Babakan Siliwangi.

Sebagian warga Kota Bandung familiar dengan sosok yang mereka yakini sebagai hantu boneka Uci. Sosok yang sejak dahulu sering disebut tidak jahat ini kabarnya sudah terlihat oleh warga sejak era 1980-an, terutama di sepanjang area yang menembus Hutan Kota Babakan Siliwangi. Walaupun tidak berbahaya, penampakannya sering membuat orang yang kali pertama menyaksikan terkejut karena muncul di tempat yang tidak terduga. “Dulu, waktu muda, saya sering lihat ada bayangan anak kecil bawa sesuatu kayak boneka,” tutur seorang bapak tua yang tinggal di kawasan itu.

Kisah kehadiran sosok ini bermula dari tragedi memilukan yang menimpa seorang anak perempuan bernama Uci dan kedua orangtuanya. Suatu hari, keluarga kecil tersebut menghentikan mobil mereka di seberang sebuah restoran di Jalan Siliwangi. Mereka hendak menyeberang, namun sebuah mobil melaju kencang dan menabrak mereka dalam hitungan detik. Tubuh Uci yang kecil terpental cukup jauh, sementara boneka kesayangannya terlepas dari pelukannya. “Saya masih ingat cerita orang-orang waktu itu, katanya bonekanya sampai masuk ke rerumputan,” jelas seorang warga yang pernah tinggal di dekat lokasi kejadian.

Dalam tragedi tersebut, kedua orangtua Uci meninggal di tempat. Uci yang mengalami luka parah sempat dilarikan ke rumah sakit dan masih sadar meski dalam kondisi sangat lemah. Ia berkali-kali bertanya tentang bonekanya, seakan benda itu adalah satu-satunya hal yang ingin ia bawa hingga napas terakhir. Seorang warga yang pernah membantu pencarian boneka itu mengatakan, “Kami sudah cari ke mana-mana, tapi nggak ketemu. Kayak hilang ditelan bumi.” Pada akhirnya, Uci menyusul kedua orangtuanya, meninggalkan banyak tanya tanpa jawaban.

Beberapa hari setelah kematian Uci, warga yang melintas pada malam hari mulai melaporkan melihat sosok kecil berjalan pelan di pinggir jalan. Anak perempuan itu tampak membawa boneka yang dulu tidak ditemukan, seolah-olah arwahnya berhasil menemukannya sendiri di alam lain. Sosok tersebut kabarnya tidak berbicara, hanya memeluk boneka itu sambil menatap kosong ke arah jalan. Seorang tukang ojek pernah mengatakan kepada pengunjung, “Kalau lihat ada anak kecil duduk di bawah pohon sambil main boneka, jangan deketin. Itu bukan anak beneran.”

Penampakan itu sering terlihat di beberapa titik, terutama dekat pepohonan besar Babakan Siliwangi. Beberapa pengendara motor melaporkan melihat bayangan putih kecil melintas tiba-tiba, lalu hilang di balik pohon. Ada juga yang melihat sosok itu duduk di dahan, bermain boneka seperti anak kecil pada umumnya, namun wajahnya kabur seperti tertutup kabut. “Saya pernah lihat dari jauh, dia duduk di dahan sambil goyang-goyang kaki. Pas saya dekati, hilang begitu saja,” cerita seorang mahasiswa yang sering pulang larut malam.

Popularitas cerita tentang arwah ini kemudian menyebar luas. Jalan Siliwangi menjadi identik dengan sosok gadis kecil dan bonekanya, bahkan sebagian pengunjung sengaja datang untuk merasakan sensasi menyeramkan yang dipercaya masih menyelimuti kawasan tersebut. Beberapa warga hanya bisa geleng-geleng kepala melihat banyak anak muda yang sengaja datang untuk ‘berburu hantu’. “Dulu orang malah menghindar, sekarang malah dicari-cari,” ujar seorang pedagang yang mangkal di dekat lampu merah.

Keangkeran jalan itu semakin terkenal setelah banyak konten kreator datang untuk melakukan uji nyali. Mereka membawa kamera dan ponsel untuk merekam suasana jalan, terutama pada malam Jumat. Beberapa rekaman memperlihatkan bayangan kecil yang bergerak cepat di belakang pepohonan atau suara tawa anak yang muncul tiba-tiba meski tidak ada anak kecil di sekitar lokasi. “Kadang saya denger suara kayak anak main ayunan, padahal nggak ada apa-apa,” ungkap seorang penjaga parkir sambil menunjuk area gelap di antara pepohonan.

Pada tahun 2024, seorang pekerja bernama Maman yang bertugas di sekitar Jalan Siliwangi membenarkan bahwa banyak orang datang hanya untuk merasakan atmosfer mistis di kawasan tersebut. Ia mengatakan bahwa hampir setiap minggu ada saja rombongan yang datang, menyalakan kamera, lalu berjalan ke arah hutan kota. “Ya kisah itu bikin banyak yang penasaran. Katanya memang ada anak kecil yang bawa boneka,” ujar Maman. Ia sendiri pernah melihat sekelompok pemburu konten lari terbirit-birit setelah mendengar suara langkah kecil dari arah pepohonan.

Maman juga menegaskan bahwa meski terlihat seperti area biasa pada siang hari, kawasan itu memang memiliki energi yang berbeda saat malam turun. Banyak pengunjung yang mengaku merasakan hawa dingin yang tiba-tiba muncul dari belakang atau melihat bayangan kecil berlari menembus kegelapan. “Kalau mistis mah ada. Memang terkenal mistis, ya katanya ada penghuninya,” kata Maman sambil menyalakan rokoknya. Bagi warga sekitar, keberadaan hantu boneka Uci Jalan Siliwangi bukan sekadar cerita, melainkan bagian dari sejarah kelam yang tetap hidup melalui penampakan arwah kecil dan boneka yang tak pernah ditemukan itu.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments