Senin, Maret 16, 2026
spot_img
BerandaHiburan7 Tradisi Natal Paling Aneh dan Menarik dari Berbagai Penjuru Dunia

7 Tradisi Natal Paling Aneh dan Menarik dari Berbagai Penjuru Dunia

Energi Juang News, Jakarta– Saat musim Natal tiba, setiap negara punya cara berbeda dalam merayakannya. Momen kelahiran Yesus Kristus ini tak hanya penuh makna spiritual, tetapi juga memperlihatkan keunikan budaya masing-masing bangsa. Di beberapa tempat, perayaan berlangsung dengan tradisi hangat dan unik yang bisa jadi tak pernah terbayangkan.

Berikut deretan tujuh negara dengan tradisi Natal paling menarik dan tak biasa di dunia, dikutip dari BBC, Rabu (24/12/2025).

Islandia: Membaca Buku di Bawah Cahaya Lilin
Di Islandia, masa Natal dikenal dengan “jólabókaflóð” atau “banjir buku Natal”. Sejak masa Perang Dunia Kedua, pemberian buku menjadi tradisi populer karena saat itu hanya kertas yang tak dibatasi jatah.

Pada malam 24 Desember, keluarga bertukar buku sebagai hadiah, lalu menghabiskan malam dengan membaca di bawah cahaya lilin, ditemani cokelat dan minuman hangat. Tradisi ini bukan hanya romantis, tapi juga memperkuat kecintaan warga pada bahasa Islandia.

Jepang: Natal Sebagai Hari Romantis
Walau bukan negara berpenduduk mayoritas Kristen, Jepang punya tradisi Natal yang khas. Di sana, malam Natal justru dianggap sebagai momen romantis, mirip Hari Valentine.

Restoran menyajikan menu spesial untuk pasangan, dan lampu-lampu kota menciptakan suasana hangat di tengah musim dingin. Hidangan wajibnya adalah “kurisumasu keki” — kue bolu manis berlapis krim dan stroberi yang tampil sempurna di setiap meja.

Australia: Main Kriket di Bawah Terik Matahari
Natal di Australia berlangsung di tengah musim panas. Tak ada salju, tetapi suasananya tetap meriah dengan tradisi unik: bermain kriket bersama keluarga.

Biasanya, keluarga besar berkumpul di halaman atau pantai sambil memainkan kriket dan menikmati barbekyu (disebut barbie di Australia). Menu seafood, terutama udang, menjadi hidangan favorit yang tak boleh dilewatkan.

Finlandia: Menyalakan Lilin untuk Para Leluhur
Di Finlandia, malam Natal menjadi waktu hening penuh makna. Banyak keluarga mengunjungi makam anggota keluarga yang telah tiada dan menyalakan lilin di atasnya.

Menurut This Is Finland, sekitar 75% rumah tangga ikut serta dalam tradisi ini, menjadikan pemakaman tampak indah diterangi cahaya lilin yang berkelip. Tradisi ini menjadi momen refleksi yang membawa kedamaian di tengah gegap gempita perayaan Natal.

Ukraina: Pohon Natal Penuh Jaring Laba-laba
Di Ukraina, ornamen Natal yang umum bukan bola berkilau, melainkan jaring laba-laba buatan tangan. Tradisi ini berasal dari cerita rakyat “Legenda Laba-laba Natal”, tentang laba-laba yang menghiasi pohon seorang ibu miskin karena tak mampu membeli ornamen.

Kini, banyak keluarga membuat jaring halus dari kertas atau kawat dan menggantungkannya di pohon Natal. Menemukan laba-laba sungguhan di antaranya bahkan dipercaya membawa keberuntungan.

Denmark: Menyulam Kebersamaan Lewat Dekorasi Buatan Sendiri
Bagi warga Denmark, Natal identik dengan klippe klistre — tradisi membuat hiasan kertas dengan cara memotong dan menempel.

Kegiatan ini dilakukan di rumah, sekolah, hingga kantor. Orang-orang berkumpul membuat bintang kertas, hati-hati hias, atau ornamen sederhana sambil menikmati suasana hangat hygge khas musim dingin.

Venezuela: Pergi ke Gereja Pakai Sepatu Roda
Di Caracas, Venezuela, suasana Natal benar-benar meriah. Warga pergi ke misa subuh (Misa de Aguinaldo) dengan sepatu roda antara 16 hingga 24 Desember. Demi keselamatan, otoritas setempat bahkan menutup beberapa jalan agar tradisi ini bisa berlangsung lancar.

Bunyi lonceng, petasan, dan tawa anak-anak yang menarik tali di jari orang tua mereka menambah keceriaan suasana. Tradisi ini menggabungkan olahraga, kebersamaan, dan spiritualitas dalam satu perayaan yang penuh rasa gembira.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments