EnergiJuangNews,Bondowoso- Pekerjaan sehari-harinya hanyalah tukang kayu. . Maka dengan bermodal badan sedikit tegap ia bisa mengaku sebagai polisi. Mulailah lelaki berusia 38 tahun itu berulah menggoda wanita.Dari sekian banyak wanita yang digodanya, salah satunya adalah Peni(bukan nama sebenarnya), bidan yang tinggal masih satu kabupaten dengannya, sama-sama di Kabupaten Bondowoso.Gaya dan penampilannya yang meyakinkan membuat Peni percaya kalau Bogel beneran polisi. Buat Peni, yang sudah lama menjanda tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bila kelak memiliki suami seorang polisi, dari pada mantan suaminya yang pengangguran dengan hobi kerjaannya mancinh konde . Apalagi usia Bigel itu lebih muda darinya, hingga dia yakin ‘ tembakannya’ pasti lebih dahsyat diranjang. ‘Pendekatan humanis’ yang disesuaikan dengan kebutuhan Bogel pun berhasil. Nyatanya demikian adanya. Setelah beberapa kali kena ‘tembak’ polisi gadungan tersebut, perut Peni pun menggelembung. Di sinilah belang kurap play boy kampung tersebut terungkap, setelah dia buron meninggalkan sang janda yang kini hamil lima bulan.Begitu kasus ini dilaporkan ke Polsek Bondowoso dari hasil penyidikan polisi ketahuan kalau Bogel ternyata seorang tukang kayu.
Tak kurang akal, Polisi mutar otak gimana mancing Bogel supaya memampakkan batang hidungnya. Polisi pun terpaksa menahan orang tua Bogel sebagai umpan, dengan harapan lelaki itu pulang menyerahkan diri. Di iming imingi bebas membuat orang tuanya ngaku dan siap bantu polisi, ketahuanlah kalau sebelumnya juga sudah ada enam wanita yang dihamilinya sebelum nikah. Dengan musibah yang hampir sama dengan Peni. Berdalih sayang,Bogel merayu ‘pasiennya’ untuk melayani nafsu bejatnya hingga hamil.
Reputasi Bogel dimata keluarga sudah kelewatan. Anakalnya ‘burung’ Bogel sih masih maklum, tapi kebodohan akal Bogel yang tak pakai kondom pengaman itu yang masalah.
Hal ihwal bagaimana Bogel bisa bertemu dengan Peni janda berprofesi bidan itu , menurut polisi, rupanya mereka berkenalan lewat jejaring media sosial Mi Chat.Dengan kepiawaiannya memainkan gadget , didesa itu cuma Bogel yang sempat enak bisa menikmati sampai puas dan lebih parah ‘niduri’ janda ibarat ikan mas kurang air. Yang ketiban apes justeru ayahnya yang harus tidur di penjara dijarikan ‘umpan’.
Setelah dua bulan menghilang, Bogel mulai munculkan batang hidung, berharap semua orang sudah lupa sama kebejatannya.
Redaksi Energi Juang News



