Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img
BerandaInternasionalNetanyahu Desak Trump Tunda Serangan ke Iran, Mengapa?

Netanyahu Desak Trump Tunda Serangan ke Iran, Mengapa?

Energi Juang News, Washington- Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu  mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda serangan militer  terhadap Iran.

Hal ini diungkapkan oleh para pejabat AS di tengah semakin memanasnya hubungan  antara Iran dan AS.

Dilansir Al Arabiya, Jumat (16/1/2026), seorang pejabat senior AS mengatakan kepada media terkemuka AS, New York Times, bahwa Netanyahu meminta presiden Amerika itu untuk menunda rencana serangan tersebut.

Seorang pejabat senior Arab Saudi mengatakan kepada AFP bahwa Saudi, Qatar, dan Oman juga telah memimpin upaya untuk membujuk Trump agar tidak menyerang Iran, karena khawatir akan “dampak buruk yang serius di kawasan itu.”

lasan Netanyahu dan Negara Kawasan Mendesak Penundaan Serangan ke Iran

Pejabat AS lainnya mengatakan kepada Wall Street Journal, bahwa Trump disarankan untuk tidak melakukan serangan skala besar karena kemungkinan besar tidak akan menjatuhkan rezim Iran dan dapat menyebabkan konflik yang lebih luas.

Baca juga : Netanyahu : Perang Gaza Belum Berakhir Tanpa Pelucutan Senjata Hamas

Selain itu, AS membutuhkan lebih banyak aset militer di kawasan tersebut untuk dapat menangkis potensi serangan balasan dari Iran, termasuk terhadap pasukan AS di Timur Tengah dan Israel sendiri.

Pergerakan Militer AS dan Sinyal Sikap Trump terhadap Iran

Militer AS, yang saat ini tidak memiliki kapal induk di kawasan tersebut, sedang mengerahkan satu kapal induk dari Laut China Selatan.

Awal pekan ini, AS menarik sebagian personelnya dari pangkalan udara Amerika terbesar di Timur Tengah, Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar. Departemen Luar Negeri AS juga telah memperingatkan warga untuk membatasi perjalanan yang tidak penting ke bagian-bagian tertentu di kawasan tersebut.

Meskipun Trump sejauh ini belum memutuskan untuk menyerang, para pejabat terus menekankan bahwa semua opsi tetap terbuka. Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz mengatakan bahwa Trump telah “memperjelas bahwa semua opsi terbuka untuk menghentikan pembantaian” di Iran.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments