Selasa, Maret 17, 2026
spot_img
BerandaDaerahGempa Laut M4,4 Kejutkan Mentawai

Gempa Laut M4,4 Kejutkan Mentawai

Energi Juang News, Mentawai- Gempa laut bermagnitudo 4,4 mengguncang kawasan Pulau Siberut di Kepulauan Mentawai pada Senin pagi, 2 Februari 2026, namun tidak memicu tsunami menurut BMKG. Getarannya terasa di beberapa wilayah Sumatera Barat dengan skala II–III MMI dan hingga sekitar pukul 05.45 WIB belum tercatat gempa susulan maupun laporan kerusakan.

Gempa M4,4 Guncang Mentawai dari Arah Laut

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tektonik magnitudo 4,4 terjadi pada pukul 05.20.42 WIB dengan pusat gempa di laut sekitar 77 kilometer barat daya Pariaman, Sumatera Barat, pada kedalaman 23 kilometer. Lembaga itu menegaskan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami meski sumber guncangan berada di bawah laut.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang Suaidi Ahadi menjelaskan karakter gempa ini sebagai gempa bumi dangkal yang berkaitan dengan struktur patahan aktif di Mentawai. Ia menegaskan, “Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, gempa yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Mentawai,” kata Suaidi dalam keterangan tertulis pada Senin (02/02/2026).

Getaran Terasa di Padang hingga Kepulauan Mentawai

BMKG melaporkan masyarakat merasakan guncangan dengan intensitas II hingga III MMI di sejumlah daerah di Sumatera Barat. Getaran tercatat dirasakan di Kota Padang, Kota Pariaman, Lubuk Basung, dan wilayah Kepulauan Mentawai dengan skala II–III MMI.

Menurut penjelasan Suaidi, skala II–III MMI menggambarkan kondisi getaran yang dirasakan banyak orang di dalam rumah, terasa jelas seolah truk berat melintas, dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang. Meski demikian, sejauh ini tidak ada informasi mengenai kerusakan bangunan atau infrastruktur di kawasan terdampak.

Tidak Ada Laporan Kerusakan dan Gempa Susulan

Hingga sekitar pukul 05.45 WIB, sistem pemantauan BMKG belum merekam aktivitas gempa susulan di sekitar pusat gempa Mentawai. “Hasil monitoring BMKG hingga pukul 05.45.42 WIB belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” ujar Suaidi.

Laporan resmi juga belum mencatat kerusakan fasilitas publik maupun rumah warga di daerah yang merasakan guncangan. Meski kondisi dinilai terkendali, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang bisa terjadi tanpa peringatan.

Imbauan BMKG untuk Warga Pesisir

BMKG mendorong warga yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau di sekitar sumber gempa untuk memeriksa kembali kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah. Struktur yang sudah retak atau rapuh berisiko lebih tinggi jika terjadi guncangan susulan.

Warga juga disarankan mengikuti informasi resmi dari kanal komunikasi BMKG dan lembaga kebencanaan setempat, serta tidak mudah percaya pada kabar tidak jelas sumbernya yang beredar di media sosial. Langkah ini penting agar masyarakat bisa merespons situasi dengan tenang tetapi tetap siaga terhadap potensi bahaya.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments