Rabu, April 22, 2026
spot_img
BerandaInternasionalUNIFIL Hormati 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

UNIFIL Hormati 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Energi Juang News, Jakarta- Sebuah prosesi penghormatan digelar bagi tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Upacara ini menjadi momen terakhir sebelum jenazah mereka dipulangkan ke Tanah Air.

Upacara Penghormatan di Beirut

United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) memimpin langsung upacara penghormatan tersebut. Prosesi berlangsung di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, sebagai bentuk penghargaan atas jasa para prajurit.

Telah dilaksanakan upacara pelepasan dan penghormatan jenazah ketiga personel penjaga perdamaian Indonesia tersebut di Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon,” tulis keterangan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jumat (3/4/2026).

Komandan Pasukan UNIFIL memimpin jalannya upacara. Ia memberikan penghormatan terakhir atas dedikasi para prajurit dalam menjaga stabilitas kawasan konflik.

Proses Pemulangan Terkendala Situasi Keamanan

Pemerintah Indonesia terus menjalin koordinasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tujuannya memastikan proses pemulangan berjalan lancar di tengah kondisi keamanan yang tidak stabil.

“Pemulangan jenazah diharapkan dapat dilakukan dalam pekan pertama April 2026,” tulis Kemlu.

Baca juga : Duka di Libanon: Harga Mahal Sebuah Perdamaian

Dalam kondisi normal, proses repatriasi membutuhkan waktu sekitar 17 jam. Namun, situasi di lapangan saat ini berbeda. Intensitas kontak senjata meningkat, terutama akibat eskalasi serangan Israel di wilayah Lebanon selatan.

Negara Pastikan Penghormatan Terakhir

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memulangkan para prajurit dengan penuh penghormatan. Proses ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi simbol tanggung jawab negara.

“Pemerintah RI akan memastikan proses pemulangan berjalan dengan sebaik-baiknya. Repatriasi merupakan bentuk penghormatan terakhir bagi para prajurit yang gugur, sekaligus wujud tanggung jawab negara kepada keluarga yang ditinggalkan. Doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia menjadi penguat dalam mengiringi kepulangan para pahlawan bangsa,” jelasnya.

Baca juga :  Paus Fransiskus Dan 50 Ribu Anak Serukan Perdamaian Dunia

Kronologi Gugurnya Prajurit TNI

Insiden pertama terjadi pada Minggu (29/3). Prajurit bernama Praka Farizal Rhomadhon meninggal setelah proyektil meledak di dekat pos penjagaan di wilayah Desa Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan.

Sehari berselang, Senin (30/03), PBB kembali mengonfirmasi dua prajurit TNI gugur. Ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan. Dua prajurit lainnya mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.

Duka dan Penghormatan dari Presiden

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya ketiga prajurit tersebut. Ia menilai pengorbanan mereka sebagai bentuk nyata dedikasi terhadap perdamaian dunia.

Innalillahi waina ilaihi rajiun, turut berdukacita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” kata Prabowo melalui Instastory akun resmi Instagram @prabowo, Selasa (31/3).

Presiden menegaskan, pengabdian para prajurit mencerminkan keberanian dan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian global.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments