Selasa, Mei 5, 2026
spot_img
BerandaPolitikPDI Perjuangan Tegaskan Buruh Berperan dalam Pembangunan Nasional

PDI Perjuangan Tegaskan Buruh Berperan dalam Pembangunan Nasional

Jakarta, Energi Juang News-Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mercy Chriesty Barends menegaskan buruh berperan dalam pembangunan nasional. Sehingga, penetapan 1 Mei sebagai libur nasional merupakan bentuk pengakuan negara atas peran buruh sebagai pilar bangsa.

“Sejak 2013, pemerintah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional. Sebuah pengakuan bahwa buruh adalah pilar penting bangsa ini,” kata Mercy dalam Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 PDI Perjuangan dengan tema “Banteng Pro Pekerja: Buruh Berdaulat, Indonesia Berdikari” yang diadakan di GOR Otista, Jakarta Timur, Minggu.

Dalam acara yang dihadiri buruh dari pekerja informal seperti ART, pengemudi ojek daring, tukang cuci, pengamen dan sebagainya, Mercy menyampaikan posisi politik PDIP dalam perjuangan buruh Indonesia.

Dia menyampaikan, perjuangan kaum buruh merupakan bagian penting dari cita-cita keadilan sosial yang sejak awal diperjuangkan bangsa Indonesia.
Menurut dia, perjuangan buruh tidak bisa dilepaskan dari nilai ideologi yang berpihak pada rakyat kecil, kaum pekerja, dan mereka yang hidup dari keringat serta tenaga.

Ia mengingatkan kembali ajaran Presiden pertama RI, Soekarno menekankan bahwa kemerdekaan sejati bukan hanya kemerdekaan politik, tetapi juga kemerdekaan ekonomi.

“Sebagaimana diajarkan oleh Soekarno, bahwa kemerdekaan sejati bukan hanya kemerdekaan politik, tetapi juga kemerdekaan ekonomi di mana tidak boleh ada penindasan manusia atas manusia, tidak boleh ada eksploitasi buruh oleh pemilik modal,” ujarnya.

Mercy mengatakan, peringatan Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan. Ia lahir dari sejarah panjang perjuangan kelas pekerja di berbagai negara yang menuntut hak-hak dasar seperti jam kerja yang manusiawi, upah layak, serta perlindungan kerja.

Di Indonesia sendiri, lanjut dia, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi. Namun, semangat perlawanan buruh terus tumbuh dan menjadi bagian dari gerakan kebangsaan.

Baca juga :  BK DPRD Gorontalo Siap Panggil Wanita Penyebar Video Mabuk Wahyudin Moridu

Mercy juga menyampaikan apresiasi kepada buruh yang telah menjadi tulang punggung industri, penggerak ekonomi, dan penjaga dapur keluarga.
“Dari tangan-tangan kalian, roda ekonomi terus berputar. Namun kita juga harus jujur: masih banyak tantangan yang dihadapi buruh hari ini. Upah yang belum sepenuhnya layak, jaminan kerja yang belum pasti, serta tekanan ekonomi yang semakin berat,” ungkap dia.

Karena itu, masih kata Mercy, PDI Perjuangan akan terus berdiri bersama para kaum buruh.

“Partai ini lahir dari rahim perjuangan rakyat, dan akan terus menjadi rumah bagi kaum wong cilik, termasuk kaum buruh,” kata Mercy.

Dia menegaskan, perjuangan buruh bukan untuk melemahkan industri, tetapi untuk memastikan bahwa kemajuan ekonomi berjalan seiring dengan keadilan sosial.
“Bahwa perusahaan tumbuh, tetapi buruh juga sejahtera. Bahwa keuntungan meningkat, tetapi kehidupan buruh juga bermartabat,” katanya dengan tegas.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments