Rabu, Mei 6, 2026
spot_img
BerandaPendidikanMahasiswa Teriaki Fauzan “Pembohong” Saat Audiensi

Mahasiswa Teriaki Fauzan “Pembohong” Saat Audiensi

Energi Juang News, Jakarta- Ratusan mahasiswa menggelar aksi di depan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Senin, 4 Mei 2026. Aksi ini diwarnai ketegangan saat perwakilan pemerintah menemui massa untuk berdialog.

Audiensi Memanas di Akhir Pertemuan

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, menemui mahasiswa dan mendengarkan berbagai tuntutan. Massa aksi berasal dari sejumlah kampus, termasuk Universitas Indonesia.

Dalam audiensi itu, Fauzan menyatakan bahwa aspirasi mahasiswa sejalan dengan upaya pemerintah memperbaiki kebijakan pendidikan. Ia menegaskan komitmen kementerian untuk menjaga integritas dan etika di lingkungan kampus.

Namun, suasana berubah di penghujung dialog. Sejumlah mahasiswa meneriakkan kata “pembohong” secara berulang saat Fauzan menjelaskan program pemerintah. Teriakan itu sempat membuat pidato terhenti beberapa detik sebelum kembali dilanjutkan.

Tuntutan Mahasiswa dan Respons Pemerintah

Sebelum insiden tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka meminta pemerintah menghentikan program makan bergizi gratis, menolak rencana penutupan program studi, serta mendorong transparansi penanganan kekerasan seksual di kampus.

Fauzan membantah adanya rencana penutupan program studi. Ia menegaskan kebijakan yang dilakukan adalah penataan untuk memperkuat relevansi program pendidikan dengan kebutuhan industri.

Ia juga menyoroti pentingnya pemberantasan kekerasan seksual di kampus. Menurutnya, kementerian harus menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan kepada korban.

Janji Perbaikan dan Penutup Aksi

Dalam penjelasannya, Fauzan memaparkan sejumlah program pemerintah. Di antaranya revitalisasi infrastruktur sekolah, pembangunan sekolah di daerah terpencil, serta peningkatan kualitas dosen, terutama di wilayah 3T.

Ia juga menyebut tengah menyiapkan skema beasiswa khusus bagi dosen di daerah tersebut. Selain itu, Fauzan membuka akses komunikasi langsung dengan mahasiswa untuk menindaklanjuti aspirasi.

Audiensi berakhir menjelang pukul 17.00 WIB di tengah hujan deras. Sebagian besar massa membubarkan diri setelah pertemuan selesai, meski beberapa mahasiswa masih bertahan untuk menyampaikan aspirasi lanjutan.

Baca juga :  Melalui RUU Sisdiknas, Komisi X DPR Berkomitmen Muliakan Guru

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments