Senin, Mei 11, 2026
spot_img
BerandaBerita NasionalDistribusi Mobil Koperasi Merah Putih Dimulai

Distribusi Mobil Koperasi Merah Putih Dimulai

Energi Juang News, Jakarta- Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Kodim 0727/Karanganyar mulai menyalurkan kendaraan operasional untuk mendukung aktivitas koperasi desa di wilayah tersebut. Sebanyak 30 unit mobil pikap 4×4 diserahkan secara simbolis kepada kepala desa dan pengurus koperasi pada Senin, 11 Mei 2026.

Penyerahan kendaraan dilakukan di kawasan Alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah. Puluhan mobil berwarna putih itu diparkir berjajar sebelum didistribusikan ke sejumlah desa.

Tahap Awal Pengadaan Kendaraan Operasional

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kaveleri Dhanang Prasetyo Kurniawan mengatakan penyaluran kendaraan tersebut merupakan tahap awal dari target pengadaan 170 unit mobil operasional koperasi di Kabupaten Karanganyar.

“Pada hari ini Kodim 0727/Karanganyar bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Karanganyar secara simbolis menyerahkan 30 unit kendaraan operasional berupa mobil pickup 4×4,” kata Dhanang kepada wartawan.

Menurut dia, jumlah kendaraan akan menyesuaikan titik pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Karanganyar. Hingga kini, pembangunan fisik koperasi disebut telah mencapai 146 titik atau sekitar 85 persen dari target.

Dhanang mengakui masih ada kendala terkait penggunaan Lahan Sawah Dilindungi dan lahan hijau yang membutuhkan izin khusus. Meski begitu, pemerintah optimistis sebagian koperasi mulai beroperasi pada pertengahan Mei 2026.

Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan koperasi rampung pada akhir Juli hingga pertengahan Agustus tahun ini.

Kendaraan Dilarang Dipakai untuk Kepentingan Pribadi

Dhanang menegaskan mobil operasional koperasi tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi aparat maupun perangkat desa. Kendaraan itu merupakan aset negara yang diprioritaskan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

“Kendaraan ini diserahkan kepada kepala desa untuk dikelola secara profesional guna menunjang kebutuhan logistik koperasi,” ujarnya.

Kodim dan pemerintah daerah juga meminta kepala desa ikut mengawasi penggunaan kendaraan tersebut. Pengawasan melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah.

Baca juga :  Hal-hal yang Harus Diperhatikan Saat Bertamu di Korea

Selain mobil pikap, pemerintah berencana menyalurkan bantuan sarana lain secara bertahap. Bantuan itu meliputi truk angkut, kendaraan roda tiga, hingga rak besi untuk mendukung operasional koperasi.

Menurut Dhanang, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden dalam memperkuat ekonomi desa.

Warga Desa Sambut Positif Bantuan Kendaraan

Kepala Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, Agus Supadiyono, menyambut baik distribusi mobil operasional tersebut. Ia menilai kendaraan itu akan membantu aktivitas ekonomi warga, terutama menjelang musim panen.

“Karena ini memang program pemerintah yang kita dukung dari awal,” kata Agus.

Agus menyebut gedung koperasi di desanya telah selesai dibangun beberapa bulan lalu. Fasilitas penunjang seperti pendingin ruangan juga sudah tersedia.

Menurut dia, kendaraan operasional nantinya digunakan untuk distribusi kebutuhan warga dan mendukung sektor pertanian. Salah satu fungsinya ialah mengangkut hasil panen masyarakat.

Saat ini, koperasi di Desa Rejosari masih dalam tahap awal operasional. Pengurus mulai menghimpun iuran anggota dan menyusun skema usaha yang akan dijalankan.

“Kita sedang mencari produk apa yang dibutuhkan anggota,” ujarnya.

Agus mengatakan koperasi juga berencana menyediakan paket kebutuhan pokok dengan beberapa pilihan paket untuk anggota.

Ia menegaskan kendaraan operasional tersebut akan dipakai untuk kepentingan masyarakat, bukan kebutuhan pribadi aparat desa. Hingga kini, koperasi Desa Rejosari telah memiliki sekitar 66 anggota awal yang terdiri dari perangkat desa, pengurus RT/RW, BPD, dan tokoh masyarakat.

“Harapan kita tentu dengan adanya koperasi ini membantu peningkatan ekonomi warga, baik di bidang pertanian maupun perdagangan,” kata Agus.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments

High pressure hydraulic lifting equipment pada Dilema Gen Z: Antara Ambisi Jakarta Kota Global dan Realitas PHK Massal
Offshore heavy lifting hydraulic system pada Selat Hormuz Memanas, Iran Balas Serangan AS
Hydraulic jacks exporter from India pada Sampah MBG di Bandung Diperkirakan Capai 60 Ton