Selasa, Juni 23, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisRANS Bidik Rp 429 Miliar Lewat IPO, Harga Saham Rp 135-Rp 170

RANS Bidik Rp 429 Miliar Lewat IPO, Harga Saham Rp 135-Rp 170

Energi Juang News, Jakarta- Perusahaan media dan hiburan yang didirikan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina bersiap memasuki pasar modal. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi bisnis perseroan ke sejumlah sektor, mulai dari hiburan hingga teknologi berbasis kecerdasan buatan.

PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan pada Selasa (23/6/2026), perusahaan menawarkan saham pada kisaran harga Rp 135 hingga Rp 170 per lembar.

RANS Tawarkan 2,52 Miliar Saham Baru

Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 2,525 miliar saham baru. Jumlah itu setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Dengan rentang harga yang ditawarkan, perusahaan berpotensi menghimpun dana hingga Rp 429,25 miliar. Masa penawaran awal berlangsung pada 23-25 Juni 2026, sedangkan pencatatan saham di BEI dijadwalkan pada 10 Juli 2026.

Sebagian besar dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis. Sekitar 18,64 persen dialokasikan untuk pembangunan wahana edukasi dan hiburan Cipungland.

Selain itu, 37,61 persen dana akan digunakan untuk penyelenggaraan konser artis lokal maupun internasional di berbagai daerah di Indonesia.

Perseroan juga menyiapkan sekitar 8,15 persen dana untuk membentuk perusahaan patungan bersama PT Feedloop Global Teknologi. Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan bisnis teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Sementara itu, 19,80 persen dana hasil penawaran saham akan digunakan untuk mengakuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina).

Tiga Calon Emiten Lain Siap Melantai di BEI

Selain RANS, Bursa Efek Indonesia juga dijadwalkan kedatangan tiga emiten baru pada Juli 2026.

Baca juga :  Patriot Bond Cuma Asuransi Politik Bagi Kepentingan Konglomerat

PT Bach Multi Global Tbk (BACH), yang bergerak di bidang penjualan dan penyewaan genset serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi, menargetkan perolehan dana hingga Rp 307,5 miliar dari IPO.

Perusahaan menawarkan 615 juta saham baru atau setara 15,06 persen modal setelah IPO dengan kisaran harga Rp 400 hingga Rp 500 per saham. Masa penawaran awal berlangsung pada 22-24 Juni 2026 dan pencatatan saham ditargetkan pada 7 Juli 2026.

JECX dan EMMI Juga Berburu Dana Segar

PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), pengelola jaringan rumah sakit mata Jakarta Eye Center (JEC), berencana menghimpun dana hingga Rp 683,18 miliar melalui IPO.

Perseroan menawarkan 487,98 juta saham atau setara 15 persen modal setelah IPO. Saham tersebut terdiri dari 325,32 juta saham baru dan 162,66 juta saham divestasi milik DR. Dr. Waldensius Girsang, SpM(K).

Harga penawaran berada di kisaran Rp 1.200 hingga Rp 1.400 per saham. Penawaran awal berlangsung pada 22-24 Juni 2026, sementara pencatatan saham dijadwalkan pada 7 Juli 2026.

Sementara itu, PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), distributor alat kesehatan dan laboratorium, membidik dana hingga Rp 269,27 miliar dari pasar modal.

Perusahaan menawarkan maksimal 522,86 juta saham baru atau setara 30 persen modal setelah IPO. Harga saham berada pada rentang Rp 446 hingga Rp 515 per lembar.

Penawaran awal EMMI berlangsung pada 22-24 Juni 2026. Adapun penawaran umum dijadwalkan pada 2-6 Juli 2026 dan pencatatan saham di BEI pada 8 Juli 2026.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments