Energi Juang News, Jakarta- Seorang pria lanjut usia berusia 73 tahun menjadi korban kekerasan di Singapura. Lansia pemilik warung mi itu dibanting seorang pengunjung setelah mengelus kepala anak perempuan milik pria tersebut.
Peristiwa itu terjadi di sebuah warung mi di kawasan East Coast Road, Singapura, pada Sabtu (15/8/2026) sore. Polisi kini menyelidiki insiden yang melibatkan seorang pria berusia 40 tahun tersebut.
Berawal dari Mengelus Kepala Anak
Dilansir Channel News Asia, Senin (17/8/2026), pria berusia 73 tahun itu merupakan pemilik warung mi di sekitar East Coast Road.
Ia mengatakan melihat seorang anak perempuan yang menurutnya menggemaskan. Karena itu, ia mengelus kepala anak tersebut.
Pria lansia itu juga menjelaskan bahwa orang lanjut usia memang kerap menepuk atau mengelus kepala anak-anak kecil.
Namun, tindakan tersebut kemudian memicu konflik. Berdasarkan rekaman kamera CCTV, ayah anak tersebut mendatangi sang pemilik warung setelah kejadian.
Pria tersebut kemudian membanting lansia itu hingga terjatuh.
Punggung Sakit, Tetap Kembali Bekerja
Pria berusia 73 tahun itu mengatakan punggungnya mulai terasa sakit beberapa jam setelah terjatuh.
Ia mengonsumsi obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit. Setelah kondisinya membaik, ia kembali bekerja di warung miliknya.
“Saya sangat pekerja keras,” ujarnya. Ia mengatakan tetap bekerja sepanjang tahun dan biasanya tidak mengambil waktu libur.
Sementara itu, polisi Singapura mengonfirmasi telah mengidentifikasi seorang pria berusia 40 tahun yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Polisi menyebut kejadian berlangsung di 50 East Coast Road pada Sabtu (15/8) sekitar pukul 16.40 waktu setempat.
Penyelidikan terhadap kasus tersebut masih berlangsung. Polisi juga meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai kejadian tersebut.
“Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi mengenai insiden dan membiarkan polisi melakukan penyelidikan dan menetapkan fakta-fakta kasus tersebut,” kata polisi.
Polisi Masih Selidiki Insiden
Peristiwa tersebut sebelumnya mendapat perhatian publik setelah Bei-Ing Wanton Noodle mengunggah permintaan informasi melalui media sosial.
Pihak warung meminta bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi pria yang terlibat dalam insiden tersebut.
Polisi kini masih mengumpulkan informasi untuk memastikan rangkaian kejadian dan fakta dalam kasus tersebut.
Redaksi Energi Juang News




