Senin, Mei 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 6

Teror Pocong Mengguncang Tangerang, Benarkah?

Tangerang, Energi Juang News- Teror ‘pocong’ mengguncang Tangerang. Dalam isu teror itu, disebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten.

Heboh isu teror ‘pocong’ itu pun ramai di media sosial. Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa aksi tersebut diduga menjadi modus perampokan rumah warga.

Narasi yang beredar menyatakan sosok menyerupai pocong itu bukan kejadian mistis, melainkan modus tindak kriminal. Pelaku diduga sengaja menyamar untuk menakuti penghuni rumah agar panik dan membuka pintu.

Setelah pintu dibuka, pelaku disebut akan melancarkan aksi kriminal seperti pencurian atau perampokan.

Polisi pun bergerak menindaklanjuti isu yang beredar tersebut. Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan.

Ia juga meminta warga tidak mudah percaya serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Tingkatkan kewaspadaan, tetap tenang dan tidak panik, serta jangan mudah percaya pada informasi yang belum tervalidasi. Jangan menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya,” kata Indra, Selasa (19/5/2026).

Menurut dia, aksi yang menyerupai teror itu diduga sengaja dilakukan untuk menciptakan rasa takut di tengah masyarakat. Kondisi tersebut dikhawatirkan dimanfaatkan pelaku kriminal untuk melakukan aksi kejahatan saat situasi lingkungan tidak kondusif.

“Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” katanya.

Polresta Tangerang mengecek lokasi yang disebut menjadi tempat munculnya teror pocong di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Polisi telah mengecek di sekitar lokasi dimaksud, tapi hasilnya nihil.

“Ya, sampai saat ini belum ditemukan. Kami masih melakukan pendalaman karena belum ada laporan resmi yang masuk atau disampaikan kepada pihak kepolisian terkait kejadian tersebut,” ujar Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Sandro Tree Bahara, Rabu (20/5).

Menurut Sandro, informasi mengenai teror pocong tersebut baru sebatas unggahan di media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Polisi juga masih mendalami motif di balik penyebaran informasi tersebut.

“Makanya masih kami dalami,” katanya.

Polisi turut melacak akun yang pertama kali mengunggah informasi mengenai dugaan teror pocong itu.

“Iya, akan kami telusuri. Perkembangan selanjutnya nanti akan kami sampaikan kembali,” ujarnya.

 

Redaksi Energi Juang News

Gempa Mengguncang Wilayah Pangandaran

Pangandaran, Energi Juang News- Gempa mengguncang wilayah Pangandaran, Jawa Barat. Gempa berkekuatan magnitudo 4,6 itu terdeteksi di kedalaman 13 kilometer.

“Gempa Mag:4.6, 21-May-2026 04:04:57WIB,” demikian informasi dalam akun X resmi BMKG, Kamis (21/5/2026).

Gempa itu terdeteksi berada pada lokasi 8.16 LS dan 108.24 BT. Pusat gempa disebut berjarak 58 kilometer dari barat daya Kabupaten Pangandaran.

BMKG belum menyampaikan informasi mengenai dampak gempa tersebut. Disebutkan informasi yang disampaikan mengutamakan kecepatan sehingga pengolahan data masih belum stabil.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.

 

Redaksi Energi Juang News

Netanyahu Kritisi Perlakuan Terhadap Aktivis Global Sumud Flotilla

Tel Aviv, Energi Juang News- Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengkritisi perlakuan tak manusiawi terhadap aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan di Israel. Netanyahu menyebut penanganan terhadap aktivis Flotilla yang dilakukan oleh salah satu anggota kabinetnya, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma Israel

“Cara Menteri Ben Gvir menangani aktivis Flotilla tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma Israel,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

Netanyahu mengatakan otoritasnya akan segera melakukan deportasi terhadap para aktivis dari berbagai negara tersebut.

“Saya telah menginstruksikan pihak berwenang terkait untuk mendeportasi para provokator (aktivis) sesegera mungkin,” kata Netanyahu.

Sebelumnya, Ben Gvir mengunggah video dirinya memperlakukan para aktivis Global Sumud Flotilla yang kini ditahan di Israel. Para aktivis terlihat dalam keadaan berlutut dengan dahi di lantai serta tangan diikat.

Dilansir Al Jazeera, Rabu (20/5), unggahan Ben Gvir itu diimbuhkan keterangan ‘Selamat datang di Israel’. Lagu kebangsaan Israel berkumandang saat para aktivis diperlakukan tak manusiawi. Terlihat ada aktivis yang memegang paspor di tangannya.

Kemarahan global mencuat setelah unggahan video Ben-Gvir itu. Beberapa negara disebut memanggil duta besar Israel setelah perlakuan Ben-Gvir.

Beberapa negara, termasuk Italia, Prancis, Belanda, dan Kanada, telah memanggil duta besar Israel ke ibu kota mereka untuk menyatakan ‘kemarahan’ mereka atas perlakuan Israel terhadap aktivis armada Gaza yang diculik di perairan internasional.

 

Redaksi Energi Juang News

Ekspor Satu Pintu BUMN: Kapitalisme Negara dan Ancaman Monopoli Baru

Kebijakan Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam yang mewajibkan ekspor komoditas strategis dikelola melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diproyeksikan sebagai langkah memperkuat kedaulatan ekonomi nasional. Pemerintah berargumen bahwa mekanisme ekspor satu pintu akan meningkatkan kontrol negara terhadap devisa, memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar global, dan mencegah kebocoran sumber daya alam.

Namun di balik narasi nasionalisme ekonomi tersebut, kebijakan ini justru memperlihatkan gejala kuat kapitalisme negara (state capitalism) sekaligus kapitalisme kroni (crony capitalism). Alih-alih memperluas demokratisasi ekonomi, model ekspor satu pintu melalui BUMN berpotensi menciptakan konsentrasi kekuasaan ekonomi pada segelintir elite politik dan bisnis yang memiliki akses terhadap pengelolaan BUMN.

Dalam konteks ini, negara bukan lagi berfungsi sebagai regulator netral, melainkan menjadi instrumen akumulasi modal bagi kelompok tertentu.

Dalam teori ekonomi politik, kapitalisme negara merujuk pada sistem ketika negara memainkan peran dominan dalam aktivitas ekonomi melalui perusahaan-perusahaan milik negara, tetapi orientasinya tetap bertumpu pada logika akumulasi kapital. Pemikir seperti Ian Bremmer dalam The End of the Free Market menjelaskan bahwa state capitalism muncul ketika pemerintah menggunakan perusahaan negara sebagai alat memperbesar pengaruh politik dan ekonomi negara sekaligus memperkuat elite penguasa. Negara hadir bukan untuk menghapus ketimpangan pasar, tetapi justru menjadi aktor bisnis raksasa yang memiliki privilese regulasi.

Masalahnya, dalam praktik negara-negara berkembang, kapitalisme negara sering kali bertemu dengan kapitalisme kroni. Konsep kapitalisme kroni menjelaskan situasi ketika relasi personal antara elite politik dan elite bisnis menentukan distribusi akses ekonomi. Ekonom Yoshihara Kunio menyebut kapitalisme kroni sebagai sistem yang ditandai kedekatan pengusaha dengan pusat kekuasaan, sehingga keuntungan ekonomi diperoleh bukan melalui kompetisi sehat, melainkan melalui privilese politik.

Kebijakan ekspor satu pintu melalui BUMN membuka ruang sangat besar bagi praktik tersebut. Ketika seluruh rantai ekspor komoditas strategis—mulai dari batu bara, nikel, timah, hingga produk perkebunan—harus melewati BUMN, maka posisi BUMN berubah menjadi “gerbang tunggal” perdagangan internasional. Dalam kondisi demikian, kelompok yang mengendalikan BUMN akan memiliki kuasa besar menentukan akses pasar, harga, distribusi kuota, hingga penunjukan mitra swasta.

Di sinilah potensi monopoli mulai terbentuk. Secara teoritis, monopoli terjadi ketika satu entitas memiliki kendali dominan terhadap distribusi barang atau jasa sehingga kompetisi menjadi tertutup.

Ekonom Joseph Stiglitz mengingatkan bahwa konsentrasi kekuatan ekonomi pada sedikit institusi akan melahirkan distorsi pasar, rente ekonomi, dan korupsi kebijakan. Dalam konteks Indonesia, monopoli berbasis negara bukan hal baru.

Sejarah Orde Baru menunjukkan bagaimana negara kerap menjadi kendaraan distribusi privilese ekonomi kepada kelompok dekat kekuasaan.

Publik tentu masih mengingat bagaimana tata niaga cengkeh melalui BPPC pada era Orde Baru melahirkan praktik rente dan penghisapan petani. Negara menggunakan legitimasi regulasi untuk membangun monopoli, tetapi keuntungan utamanya justru dinikmati kelompok elite yang dekat dengan pusat kekuasaan.

Risiko serupa sangat mungkin berulang dalam tata kelola ekspor satu pintu berbasis BUMN. Apalagi, tata kelola BUMN di Indonesia masih menghadapi persoalan serius terkait transparansi, konflik kepentingan, dan intervensi politik. Banyak posisi strategis di tubuh BUMN diisi berdasarkan pertimbangan politik, bukan profesionalisme.

Dalam situasi seperti ini, sentralisasi ekspor justru berpotensi memperbesar ruang oligarki ekonomi. Teori oligarki yang dikemukakan Jeffrey Winters relevan membaca fenomena ini. Winters menjelaskan bahwa oligarki bekerja melalui konsentrasi kekayaan dan kemampuan elite mempertahankan kekayaannya lewat pengaruh terhadap institusi negara.

Jika akses ekspor nasional dikendalikan oleh sedikit institusi yang dekat dengan pemerintah, maka struktur ekonomi Indonesia akan semakin oligarkis. Negara tampak kuat di permukaan, tetapi sesungguhnya kekuatan ekonomi hanya berpindah dari korporasi swasta besar menuju korporasi negara yang dikuasai elite tertentu.

Selain itu, kebijakan ekspor satu pintu juga berpotensi mematikan pelaku usaha menengah dan daerah. Selama ini banyak eksportir lokal membangun jejaring pasar secara mandiri. Ketika seluruh jalur ekspor diwajibkan melalui BUMN, maka ketergantungan terhadap birokrasi negara akan meningkat. Proses bisnis menjadi lebih panjang, biaya transaksi bertambah, dan peluang diskriminasi akses semakin besar.

Dari perspektif ekonomi kelembagaan, ekonom Douglass North menekankan pentingnya institusi yang menciptakan kompetisi terbuka dan kepastian aturan. Ekonomi akan berkembang jika akses terhadap pasar tidak dimonopoli oleh segelintir aktor. Sebaliknya, ketika negara menciptakan hambatan masuk dan memusatkan akses ekonomi pada institusi tertentu, maka inovasi dan efisiensi justru melemah.

Pemerintah memang memiliki hak konstitusional menguasai cabang produksi penting bagi negara sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945. Namun penguasaan negara tidak identik dengan monopoli negara. Konstitusi menghendaki pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, bukan untuk memperbesar konsentrasi kekuasaan ekonomi pada elite birokrasi dan politik.

Karena itu, publik perlu kritis membaca kebijakan ekspor satu pintu melalui BUMN. Nasionalisme ekonomi tidak boleh dijadikan legitimasi untuk membangun monopoli baru. Jika negara benar-benar ingin memperkuat kedaulatan sumber daya alam, maka yang harus dibangun adalah tata kelola yang transparan, kompetitif, akuntabel, dan bebas konflik kepentingan.

Tanpa pengawasan kuat, kebijakan ini berisiko menjadi manifestasi kapitalisme negara yang berkelindan dengan kapitalisme kroni: negara tampak hadir atas nama rakyat, tetapi keuntungan utamanya justru dinikmati kelompok elite yang berada di lingkar kekuasaan.

 

Oleh Hizkia Darmayana
(Pemimpin Redaksi Energi Juang News)

Redaksi Energi Juang News

Pidato Kenegaraan Bergema, IHSG Sempat Terkoreksi

Pidato Kenegaraan Bergema, IHSG Sempat Terkoreksi

Jakarta, Energi Juang News- Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu ini menunjukkan dinamika yang cukup intens. Setelah dibuka di zona hijau di level 6.352, indeks berbalik arah dan ditutup melemah tipis ke posisi 6.332 pada akhir sesi pertama. Fluktuasi tajam terjadi di tengah pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang membahas sejumlah arah kebijakan ekonomi baru, termasuk rencana pembentukan badan ekspor komoditas nasional.

Berdasarkan pantauan di Bursa Efek Indonesia, IHSG sempat melesat ke level 6.459 sebelum pidato dimulai, namun langsung turun drastis menyentuh 6.215 saat kepala negara menguraikan rencana strategisnya. Kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati para pelaku pasar yang tengah menyerap berbagai sinyal kebijakan.

Terdapat dua agenda utama yang menjadi sorotan hari itu. Pertama, penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) tahun anggaran 2027 oleh Presiden secara langsung di DPR sebuah langkah yang berbeda dari tradisi sebelumnya yang biasanya dilakukan oleh Menteri Keuangan. Kedua, hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dinanti-nanti terkait arah suku bunga acuan di tengah tekanan pelemahan rupiah.

Muhammad Adityo Nugroho, analis dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia, mengungkapkan bahwa volatilitas yang terjadi sangat dipengaruhi oleh pidato presiden. “Pasar sempat menguat, tapi seiring penyampaian pidato, IHSG kembali terkoreksi tipis. Investor masih menunggu kejelasan soal arah kebijakan, terutama pembentukan badan ekspor yang mewajibkan ekspor sumber daya alam melalui BUMN,” jelasnya.

Kebijakan ekspor satu pintu ini menjadi sorotan utama. Presiden Prabowo menargetkan implementasi bertahap mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026, dan berlaku penuh pada 1 September 2026. Tiga komoditas utama yang masuk dalam skema ini adalah kelapa sawit, batubara, dan ferroalloy. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat devisa hasil ekspor yang diperkirakan mencapai Rp 1.100 triliun, mencegah praktik underinvoicing, serta meningkatkan transparansi pengelolaan komoditas strategis.

Meski indeks utama bergerak mixed, saham perbankan besar seperti Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia masih mencatat penguatan sekitar 2,9 persen dan 1,3 persen. Namun, tekanan besar justru terjadi pada saham berbasis mineral dan petrokimia, termasuk Amman Mineral, sebagai imbas dari kebijakan MSCI sebelumnya serta kekhawatiran akan kompleksitas administrasi pada masa transisi badan ekspor.

Analis Phintraco Sekuritas dalam laporannya menilai bahwa regulasi ekspor baru ini berpotensi memperpanjang rantai proses transaksi di tahap awal, menekan margin perusahaan karena kurangnya fleksibilitas perdagangan sementara. Sementara itu, Head of Investment Information Mirae Asset, Martha Christina, menekankan bahwa pengusaha hanya butuh satu hal: kepastian hukum. “Hari ini bilang A, ke depan harus tetap A. Apapun kebijakannya, yang nomor satu adalah konsistensi regulasi,” tegasnya.

Ke depan, investor masih akan mencermati apakah rencana besar pemerintah ini mampu menjadi sumber pendapatan baru yang cepat, di tengah kebutuhan anggaran yang membengkak akibat kenaikan harga bahan bakar minyak global. Keputusan BI Rate siang ini juga akan menjadi penentu sentimen pasar pada perdagangan selanjutnya.

Redaksi Energi Juang News

 

Grab Hentikan Program Akses Hemat Mitra GrabBike

Grab Hentikan Program Akses Hemat Mitra GrabBike

Energi Juang News, Jakarta – Grab Indonesia resmi menghentikan salah satu layanan berlangganan untuk pengemudi roda dua di platformnya yaitu Hemat GrabBike. Kebijakan ini diumumkan perusahaan pada Rabu, 20 Mei 2026, sebagai bagian dari penyesuaian model bisnis di tengah perubahan industri transportasi digital.

Perusahaan menyebut langkah tersebut dilakukan setelah evaluasi terhadap implementasi program yang selama ini berjalan. Meski ada penghentian layanan bagi mitra, Grab memastikan layanan transportasi hemat untuk pelanggan tetap tersedia dengan sejumlah penyesuaian biaya.

Grab Evaluasi Program Langganan Mitra

Program Langganan Akses Hemat sebelumnya ditujukan untuk membantu aktivitas operasional mitra pengemudi GrabBike melalui sistem berlangganan. Dalam skema itu, mitra mendapat akses ke sejumlah fitur pendukung layanan di aplikasi.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan perusahaan tetap menempatkan kesejahteraan mitra sebagai prioritas utama di tengah dinamika industri transportasi berbasis aplikasi.

Grab juga memastikan tarif layanan GrabBike Standard belum mengalami perubahan. Perusahaan menilai langkah tersebut penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pengguna, pendapatan mitra pengemudi, dan keberlanjutan bisnis platform.

Namun, Grab belum menjelaskan secara rinci bentuk penyesuaian lanjutan setelah program langganan tersebut dihentikan.

Industri Transportasi Digital Hadapi Tantangan Baru

Keputusan Grab muncul saat industri ride-hailing menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perusahaan transportasi digital kini dituntut menjaga tarif tetap kompetitif, sekaligus mempertahankan pendapatan mitra dan menekan biaya operasional.

Di sisi lain, isu perlindungan sosial dan kesejahteraan pengemudi juga semakin menjadi perhatian pemerintah maupun pelaku industri.

Grab menyatakan sejumlah program untuk mitra tetap berjalan. Beberapa di antaranya meliputi Bonus Hari Raya (BHR), fasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, perlindungan asuransi kecelakaan tambahan, hingga program beasiswa pendidikan GrabScholar untuk anak mitra pengemudi.

Perusahaan juga melanjutkan program pengembangan kapasitas seperti GrabAcademy, GrabBenefits, perjalanan Umrah bagi mitra inspiratif, serta layanan darurat GERCEP atau Grab Respon Cepat.

Grab Koordinasi dengan Pemerintah

Grab Indonesia mengaku terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait implementasi kebijakan baru di sektor transportasi daring.

Salah satu yang menjadi perhatian ialah penerapan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur mitra pengemudi transportasi roda dua berbasis aplikasi.

Regulasi tersebut diperkirakan memengaruhi berbagai aspek operasional platform digital, termasuk pola hubungan antara perusahaan aplikasi dan mitra pengemudi.

Grab menyatakan akan tetap berupaya menjaga pendapatan mitra di tengah perubahan industri. Fokus perusahaan diarahkan pada terciptanya ekosistem transportasi digital yang berkelanjutan bagi pengguna, mitra pengemudi, dan pelaku industri lainnya.

Redaksi Energi Juang News

BI Rate Naik ke 5,25% usai Ditahan 8 Bulan

BI Rate Naik ke 5,25% usai Ditahan 8 Bulan

Energi Juang News, Jakarta – Bank Indonesia akhirnya mengubah arah kebijakan moneternya setelah berbulan-bulan mempertahankan suku bunga acuan. Keputusan tersebut diumumkan dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 19-20 Mei 2026.

Kenaikan suku bunga dilakukan di tengah meningkatnya tekanan global, terutama akibat memanasnya konflik di Timur Tengah. Bank sentral juga menilai langkah ini diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik.

BI Naikkan Suku Bunga Acuan

Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada Mei 2026. Keputusan itu disampaikan dalam paparan hasil RDG, Rabu (20/5/2026).

Selain menaikkan BI Rate, bank sentral turut menetapkan suku bunga Deposit Facility di level 4,25% dan Lending Facility sebesar 6,00%.

Langkah tersebut mengakhiri kebijakan penahanan suku bunga yang telah berlangsung selama delapan bulan berturut-turut.

“Berdasarkan asesmen menyeluruh terhadap ekonomi global dan berbagai risiko yang berkembang, RDG pada 19-20 Mei 2026 memutuskan menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%,” ujar pihak BI.

Rupiah dan Inflasi Jadi Perhatian

BI menyebut keputusan kenaikan suku bunga ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah. Tekanan terhadap mata uang domestik dinilai meningkat akibat ketidakpastian global yang dipicu perang di Timur Tengah.

Di sisi lain, kebijakan tersebut juga diarahkan untuk menjaga inflasi tetap berada dalam target 2026-2027 sebesar 2,5±1%.

Bank sentral menilai stabilitas harga dan nilai tukar masih menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Sejalan dengan Prediksi Pelaku Pasar

Keputusan BI menaikkan suku bunga acuan sejalan dengan mayoritas hasil polling CNBC Indonesia terhadap 15 lembaga dan institusi.

Sebanyak sembilan lembaga sebelumnya memperkirakan BI akan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,00%. Sementara enam lembaga lainnya memproyeksikan suku bunga tetap bertahan di level 4,75%.

Namun, BI akhirnya memilih langkah yang lebih agresif dengan menaikkan suku bunga hingga 50 basis poin.

Redaksi Energi Juang News

Gangguan Makhluk Astral Dari Hutan Angker

Hantu Ayunan
Hantu Ayunan

Energi Juang News,Jogya-  Pengalaman mistis Diki,21 mahasiswa dari Jakarta ini terjadi saat dirinya berkemah bersama teman-temannya di sebuah bukit angker di Jogja. Peristiwa menyeramkan itu masih sangat membekas hingga sekarang karena penuh gangguan makhluk tak kasat mata.

Hari itu, sekitar dua tahun lalu, Diki bersama delapan orang temannya memutuskan untuk camping di sebuah bukit yang sedang populer di daerah pelosok Jogja. Mereka semua adalah sesama pendaki yang lama tidak bernyampul. Meski baru bertemu beberapa bulan sebelumnya, mereka tetap ingin menghabiskan waktu bersama sambil menikmati suasana akhir tahun yang dingin dan romantis.

Langit Jogja sore itu dipenuhi awan kelabu. Gerimis kecil turun sesekali, menciptakan suasana syahdu sepanjang perjalanan. Mereka berangkat menggunakan motor secara rombongan. Perjalanan sekitar satu jam terasa begitu singkat karena sepanjang jalan dipenuhi candaan dan tawa.

Sesampainya di lokasi camping, suasana makin ramai dan seru. Diki yang dikenal paling cerewet terus membuat suasana hidup. Namun di balik semua keseruan itu, ternyata ada sesuatu yang sejak tadi memperhatikan mereka dari kejauhan.

Diki memang memiliki kemampuan melihat makhluk tak kasat mata sejak kecil. Awalnya Diki mencoba mengabaikannya agar teman-temannya tidak takut. Namun sebuah kejadian kecil justru memicu gangguan yang lebih besar.

Salah satu temannya langsung berlari menuju sebuah ayunan kayu yang berada di pinggir bukit. Ia memang selalu ingin menjadi orang pertama mencoba sesuatu yang unik. Masalahnya, ayunan itu ternyata sudah ditempati sosok anak kecil perempuan berambut panjang dengan kepang dua dan mengenakan baju putih model lama. Menurut penglihatan Diki, muka sosok itu tampak bernanah dengan mata menggantung hampir lepas dari loban matanya, Dan tempat itu tercium bau amis yang menyengat hidung.

Temannya yang tidak menyadari keberadaan makhluk itu langsung duduk di ayunan. Seketika sosok anak kecil tadi tampak marah. Kepalanya berputar ke belakang sementara tubuhnya tetap menghadap depan. Setelah itu ia berlari menjauh dengan gerakan yang sangat menyeramkan.

Beberapa menit kemudian, sosok hitam tinggi tiba-tiba berdiri di sampingnya. Sepertinya makhluk itu sadar bahwa Diki bisa melihat keberadaannya. Di saat bersamaan, temannya yang tadi merebut ayunan malah bermain karet gelang dan menjepretkannya sembarangan.

Tanpa sengaja, karet itu mengenai sosok hitam di sampingnya hingga terpental. Anehnya, semua teman di sana melihat jelas karet itu memantul seperti mengenai benda keras, padahal tidak ada siapa-siapa di sekitar mereka.

Malam mulai tiba. Sebagian teman pergi sholat Maghrib sementara Diki menjaga tenda bersama dua orang lainnya. Saat itulah gangguan semakin nyata.

Tiba-tiba terdengar suara gaduh dari dalam tenda seperti ada seseorang yang sedang mengacak-acak barang. Kedua temannya langsung saling berpandangan karena mereka juga mendengar suara yang sama.

Diki mencoba tetap tenang lalu merebahkan diri di atas matras sambil membalas pesan dari ayahnya. Namun sesuatu yang lebih menyeramkan terjadi. Handphone-nya mendadak berpindah sendiri ke kamera depan tanpa disentuh sama sekali.

Saat layar kamera aktif, Diki melihat sosok pocong muncul tepat di belakangnya. Wajahnya sangat jelas di layar ponsel hingga membuatnya spontan berteriak.

Sosok pocong itu kemudian berpindah ke samping temannya. Ia seperti sengaja meneror mereka agar ketDikitan. Beruntung gangguan tersebut tidak berlangsung lama karena beberapa detik kemudian makhluk itu terbang dan menghilang begitu saja.

Mereka bertiga langsung masuk ke dalam tenda sambil menahan rasa tDikit. Pengalaman malam itu membuatnya sadar bahwa manusia harus tetap menjaga sikap dan sopan santun di tempat yang belum dikenal, terutama lokasi yang dianggap angker.

Keesokan harinya mereka baru mengetahui bahwa bukit indah tersebut ternyata memiliki makam tua yang berada tidak jauh dari area camping. Tidak heran jika banyak pengunjung sering mengalami kejadian aneh di sana.

Sejak saat itu, Diki percaya bahwa manusia dan makhluk tak kasat mata hidup berdampingan. Selama kita menjaga ucapan dan perilDiki, mungkin mereka juga tidak akan mengganggu. Namun pengalaman mistis di bukit Jogja itu menjadi salah satu kejadian paling menyeramkan yang pernah Diki alami.

Redaksi Energi Juang News

 

Soal Keuangan Dan Hubungan Ranjang Dengan Nasabah

Apem Nasabah
Apem Nasabah

Energi Juang News,Lampung- . Mestinya hanya hubungan soal keuangan, tapi ternyata Minthul, 32 berani pula masuk ranah hubungan ranjang dengan nasabahnya. Sama sekali Parno, 38,  tak pernah membayangkan bahwa hubungan antara Minthul, istrinya dengan nasabah itu bisa lebih dari itu. Minthul justru digerebek saat kelonan di rumah kos-kosan bersama PIL Bendot, 37, di Sukarame (Lampung)

Kasihan Parno sebagai suami, kepercayaan terlalu besar pada istri justru disalahgunakan.  Ketika punya istri wanita karier, suami harus punya kelonggaran hati yang luar biasa. Artinya, dia selalu percaya apa yang dilakukan bini di luar rumah. Jika tidak, suami bisa sutris alias setres karena curiga melulu. Maka banyak suami tak merelakan istrinya jadi wanita karier. Biar jadi IRT murni saja, setiap hari selalu di rumah momong anak. Ibarat kata, kerja istri cukuplah mamah karo mlumah.

Ny. Minthul termasuk wanita yang mujur. Meski suami pekerja mapan, masih mengizinkan istri kerja di bank, luar kota lagi. Maka setiap hari dari kota Bandar Lampung Minthul selalu ke Padang Talang Kabupaten Tanggamus, menuju bank swasta tempatnya kerja selama ini. Anak-anak dipercayakan pada pembantunya. Momong anak sekarang memang gampang, kasih saja HP masing-masing satu, pasti asyik sendirilah mereka.

Selama ini hubungan Parno – Minthul baik-baik saja, dalam arti tak pernah ada konflik horisontal masalah rumahtangga. Pukul 18:00 Panti selalu sudah tiba di rumah. Jika pun pulang telat, pastilah memberi tahu. Katanya masih urusan dengan nasabah, dan Parno percaya saja. Sebab memang begitulah pekerjaan pegawai bank, selalu berhubungan dengan nasabah soal pinjam-meminjam uang.

Memang beberapa kali Parno sering melihat mobil istrinya parkir di sebuah rumah di bilangan Sukarame. Dia positif thingking saja, pastilah istrinya sedang urusan perbankan dengan nasabahnya.

Dan suatu ketika ada info dari teman baiknya, bahwa bininya punya PIL namanya Bendot, keduanya suka ketemuan di rumah kos-kosan Jl. Morotai. “Cek saja kebenarannya, kalau infoku hoaks, iris kuping dah….”, kata sahabat itu menggaransi ucapannya.

Tentu saja Parno tak langsung percaya. Tapi setiap melewati Jl. Morotai dia sering melihat mobil istrinya di kos kosan tersebut.

Redaksi Energi Juang News

Prabowo Apresiasi PDIP Tetap Jadi Oposisi

Prabowo Apresiasi PDIP Tetap Jadi Oposisi

Energi Juang News, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato selama hampir dua jam dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu (20/5/2026). Di akhir pidatonya, Prabowo apresiasi posisi PDI Perjuangan yang memilih berada di luar pemerintahan atau oposisi dan menyebut langkah itu penting bagi demokrasi.

Menurut Prabowo, keberadaan oposisi dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan dalam sistem pemerintahan. Ia mengaku memahami keputusan PDIP yang tidak bergabung dengan koalisi pemerintah.

Prabowo Sebut Oposisi Penting untuk Demokrasi

Dalam pidatonya, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada PDIP karena tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah. Ia menilai demokrasi membutuhkan mekanisme check and balances agar jalannya pemerintahan tetap terkontrol.

Prabowo juga berkelakar bahwa secara pribadi dirinya ingin seluruh partai politik masuk dalam koalisi. Namun, ia menyadari kondisi tersebut tidak sehat bagi demokrasi.

“Setiap pemimpin harus mau dikritik, setiap eksekutif harus diawasi,” ujar Prabowo di hadapan anggota DPR.

Ia menambahkan, sejumlah kritik dari kader PDIP kerap diarahkan secara tajam kepada pemerintahannya. Meski demikian, Prabowo menganggap kritik tersebut sebagai bentuk pengingat bagi pemimpin agar tidak keliru dalam mengambil keputusan.

Paparkan Target Ekonomi dalam RAPBN 2027

Selain menyinggung dinamika politik, Prabowo memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) RAPBN 2027.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada 2027. Sementara itu, inflasi diproyeksikan berada di level 1,5 persen sampai 3,5 persen.

Untuk nilai tukar, pemerintah memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar Amerika Serikat.

Tradisi Baru Pidato Presiden di DPR

Pidato pemaparan KEM PPKF RAPBN secara langsung di DPR menjadi yang pertama dilakukan oleh presiden. Agenda itu berlangsung di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pemerintah berharap penyampaian langsung tersebut dapat memberikan gambaran arah kebijakan ekonomi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kondisi fiskal nasional.

Redaksi Energi Juang News