Senin, Mei 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 797

GP Ansor Apresiasi Pemberian Izin Pertambangan Pada Ormas Keagamaan

Gerak News, Jakarta- Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyambut baik rencana Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada ormas keagamaan (ormas).

Ketua GP Ansor Addin Jauharudin mengaku pihaknya belum mendapat IUP tersebut, maupun ada pembicaraan langsung antara Bahlil kepada GP Ansor.

“Belum. Tapi bahwa ide itu bagus lah. Kalau diajak ngobrol boleh,” kata Addin saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.

Addin menilai bahwa pemberian IUP ini merupakan ide yang bagus terhadap kontribusi dan peran ormas sebagai salah satu komponen bangsa.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa tawaran pemberian IUP hingga kini belum disampaikan langsung oleh Bahlil kepada organisasi kepemudaan di bawah naungan NU tersebut.

“Saya kira itu kan kontribusi bersama terhadap komponen yang membangun negara ini lah. Salah satunya ormas,” kata dia.

Pada bulan lalu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan rencana pemberian IUP kepada ormas keagamaan.

Menurut Bahlil, proses pemberian IUP akan dilakukan dengan baik sesuai aturan. Dalam pemberian IUP ini, tidak boleh ada konflik kepentingan dan harus dikelola secara profesional. “Dikelola secara profesional, dicarikan partner yang baik,” kata Bahlil.

Wacana pemberian IUP ke ormas keagamaan ini muncul sejalan dengan progres revisi Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Sejak 2022, pemerintah mengevaluasi izin usaha pertambangan (IUP) yang diberikan kepada swasta. Hal itu berdasarkan UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Pada 2022 ditemukan bahwa sebanyak 2.078 IUP dianggap tidak melaksanakan rencana kerja dan anggaran biaya perusahaan.

Kementerian Investasi/BKPM kemudian mendapat mandat untuk melaksanakan pencabutan dari Januari sampai dengan November 2022.

Redaksi Gerak News

Putin Tiba di Tiongkok Setelah Terpilih Kembali Sebagai Presiden Rusia

Gerak News, Jakarta – Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (16/5) tiba di Tiongkok dalam kunjungan kenegaraan pertamanya dan bertemu dengan rekan sejawatnya Xi Jinping. Kunjungan kenegaraan ia lakukan setelah dilantik untuk masa jabatan kelima berturut-turut sebagai presiden Rusia awal bulan ini.

Selama kunjungannya selama dua hari ini, Putin diharapkan akan mengadakan pembicaraan tatap muka langsung dengan Xi Jinping serta pertemuan yang melibatkan delegasi.

Kunjungan ke Tiongkok akan dilakukan dalam dua tahap dan Putin dijadwalkan untuk mengunjungi baik Beijing maupun Harbin, di mana ia akan menghadiri upacara pembukaan Pameran Rusia-Tiongkok ke-8 dan Forum Kerjasama Antarwilayah Rusia-Tiongkok ke-4.

Pada pertemuan tersebut Xi mengucapkan selamat kepada Putin atas terpilihnya kembali, sambil merayakan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik. Xi menyatakan bahwa Beijing dan Moskow meningkatkan hubungan mereka sebagai “tetangga baik, sahabat baik, dan mitra baik.”

Sementara seperti dilaporkan kantor berita negara Rusia RIA Novosti, Putin mengatakan hubungan kedua sangat penting. “Sangat penting bahwa hubungan Rusia-Tiongkok bukanlah kontak sesaat dan tidak ditujukan melawan siapa pun,” ujar pemimpin Rusia tersebut.

“Kerja sama kita dalam urusan dunia adalah salah satu faktor stabilisasi utama di panggung internasional. Bersama-sama, kita mempertahankan prinsip-prinsip keadilan dan tatanan dunia demokratis berdasarkan realitas multipolar dan hukum internasional,” tambah Putin.

Tiongkok, pasar utama bagi perlengkapan militer Rusia, dan Rusia telah memperkuat kerja sama ekonomi dan hubungan diplomatik mereka secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan kemitraan strategis mereka semakin erat setelah konflik di Ukraina.

Rusia dan Tiongkok menyatakan kemitraan “tanpa batas” pada Februari 2022, ketika Putin mengunjungi Beijing hanya beberapa hari sebelum Moskow meluncurkan kampanye militer di Ukraina tetangga.

Seperti diketahui, perdagangan antara kedua negara mencapai rekor $240 miliar tahun lalu, dengan perusahaan Tiongkok meningkatkan investasi setelah perusahaan-perusahaan Barat meninggalkan Rusia menyusul pemberlakuan sanksi terhadap Moskow.

Ini Yang Bikin Krisdayanti Tergerak Bantu Renovasi Gereja

Gerak News, Jakarta- Penyanyi Krisdayanti kembali dibicarakan publik. Namanya diperbincangkan setelah merenovasi sebuah gereja di tanah kelahirannya, Malang, Jawa Timur.

Kabar tersebut tentunya menjadi perbincangan. Pasalnya istri Raul Lemos diketahui seorang muslim.

Ibu kandung Aurel Hermansyah itu mengaku hatinya terketuk merenovasi gereja setelah didatangi seorang pendeta.

Kris Dayanti mendengar curhat sang pendeta bagaimana sebuah gereja yang kini sudah tidak layak untuk digunakan lagi.

“Tahun lalu, seorang pendeta dari penghujung Kabupaten Malang, Desa Sidoasri menghampiri saya, menyampaikan di desanya kondisi Gereja dan Kantor Gereja Kristen Jamaat Tambakasri kondisinya jauh dari kata layak,” ungkap Kris Dayanti.

Kris Dayanti mengaku tidak bisa diam saja. Apa lagu gereja tersebut menjadi satu-satu di kawasan tersebut.

“90% masyarakatnya beragama Kristen, dan Gereja ini merupakan satu-satunya tempat ibadah masyarakat setempat yang tetap digunakan meski kondisinya hampir runtuh,” jelasnya.

Redaksi Gerak News

Penggiat Kebudayaan Tegaskan Pentingnya Kementerian Kebudayaan

Gerak News, Jakarta- Wacana pembentukan Kementerian Kebudayaan kembali menghangat di tengah polemik penambahan susunan kabinet oleh presiden terpilih Prabowo Subianto.

Sejumlah penggiat dan pemerhati kebudayaan turut merespons, mengingat betapa kompleks dan urgen peran kebudayaan sebagai pilar pembangunan.

Ketua Komisi Riset Dewan Kesenian Jakarta, Akbar Yumni mendukung dan menyambut baik dan wacana pembentukan Kementerian Kebudayaan yang mandiri dan terpisah dengan Kementerian Pendidikan ataupun kementerian lainnya. Meskipun dinilai terlambat, wacana tersebut dianggap sangat penting bagi pemerintahan mendatang.

“Sebenarnya kalau hari ini kita baru berbicara soal Kementerian Kebudayaan ya telat. Bahkan sebelum kemerdekaan sudah digelar 7 kongres kebudayaan dan setelah kemerdekaan ada sekitar 5 kongres. Artinya, kebudayaan itu justru menjadi landasan pendidikan. Jadi sudah sepatutnya Kebudayaan itu dijadikan Kementerian sejak lama,” ujarnya di Gedung RRI Jakarta pada Rabu (15/5).

Pada acara Talkshow bertajuk Menyongsong Kementerian Kebudayaan dengan tema ‘Kesungguhan Membentuk Kementerian Kebudayaan Dalam Perspektif Seniman dan Kebudayaan’ itu, Akbar menjelaskan bahwa kebudayaan itu yang seharusnya jadi landasan pendidikan sehingga Kementerian Pendidikan sudah sepatutnya berdiri sendiri.

“Karena pada tahun masa pra kemerdekaan tahun 1935, kebangsaan di nusantara sudah mengenal politik kebudayaan. Pada masa itu sebenarnya kebudayaan sudah menjadi landasan bagaimana masyarakat ini dibangun. Justru ketika kebudayaan dilekatkan dengan kementerian pendidikan, seringkali kebudayaannya yang terpinggirkan. Padahal karena dari landasan kebudayaan itu lah, pendidikan muncul sekarang,” imbuhnya.

Sementara itu, Seniman dan Artis Senior Trie Utami mengungkapkan bahwa diperlukan sebuah kebijakan afirmasi untuk mengakselerasi dan memaknai kebudayaan sebagai sebuah identitas nasional sebagai dasar pembangunan, bukan hanya dipandang sebagai sebuah pertunjukkan seni dan tradisi semata.

“Kita perlu afirmasi dan semakin banyak orang yang afirmasi maka semakin bagus energinya, tetapi kita tidak hanya membutuhkan energi. Selama ini jika kita mengatakan budaya, kerap dinotasikan sebagai kesenian dan cenderung dianggap lampau atau kuno. Padahal makna kebudayaan sangat luas, bahkan sekolah adalah satu bentuk gagasan dari kebudayaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Trie menjelaskan pentingnya pembentukan Kementerian Kebudayaan yang mandiri dan terpisah dari kementerian lainnya. Menurutnya, Kebudayaan adalah nilai-nilai yang dinamis ada pada seluruh badan pemerintah maupun tatanan sosial masyarakat.

Hal yang harus dilakukan adalah bagaimana semua kesadaran tentang pembudayaan itu dilakukan tidak hanya pada sekolah-sekolah tapi juga kepada negara. Misalnya Kementerian Pertahanan itu ada bagian dari aspek-aspek kebudayaan, Kementerian Kelautan itu ada produk budayanya,” katanya.

Menurut Trie, kebudayaan bukan hanya tentang pertunjukan kesenian, tapi terkait seluruh aspek di dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Dikatakan mulai dari sejauh yang bisa ditelusur ke belakang hingga berkaitan pada hal-hal yang bisa dibayangkan ke depan.

“Jadi kementerian apapun itu memiliki produk kebudayaan, karena di berbagai kementerian ifu lahir gagasan-gagasan kebudayaan berikut produk-produk kebudayaannya. Jadi sebetulnya budaya tidak bisa dipisah dari berbagai urusan di seluruh kementerian. Saat ini yang juga harus dilakukan adalah proses-proses pemutakhiran,” lanjutnya.

Diskusi tersebut dipandu oleh moderator Minaria Christyn Simarmata, seorang Aktivis Perempuan.

Redaksi Gerak News

Gus Falah Dukung Sinergi PHE-Exxon Kembangkan Penyimpanan Karbon

Gerak News, Jakarta-Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) mendukung PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bersinergi dengan ExxonMobil dalam mengembangkan teknologi penyimpanan karbon atau carbon capture and storage (CCS), serta carbon capture, utilization and storage (CCUS) di Pulau Sumatera.

Gus Falah menyatakan, CCS dan CCUS merupakan bisnis  yang sejalan dengan upaya dekarbonisasi Indonesia.

“Jadi bisa dikatakan, upaya kita menurunkan emisi karbon seiring dengan memacu pertumbuhan ekonomi dan investasi, melalui CCS dan CCUS ini,” ujar Gus Falah, Kamis (16/5/2024).

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, tak salah apabila PHE membangun bisnis CCS dan CCUS. Sebab  berdasarakan riset Boston Consulting Group, nilai pasar dari CCS pada 2030 diproyeksikan mencapai US$134 miliar.

Gus Falah melanjutkan, menurut riset yang sama, nilai transaksi CCS meningkat lagi pada 2040 ke angka US$440 miliar.

Jadi berbisnis teknologi CCS dan CCUS ini memang prospektif,” ujar Gus Falah.

“Ditambah lagi, bisnis ini cocok dengan masa transisi energi kita, yang menuju tercapainya Net Zero Emission,” pungkasnya.

Sebelumnya, sinergi PHE dan ExxonMobil yang bertajuk Pre-Liminary Agrement tersebut diteken di Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA CONVEX) ke-48 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City.

Melalui kesepakatan itu, PHE dan ExxonMobil akan menyiapkan rancangan model komersial untuk mengembangkan CCS/CCUS HUb di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES).

Wilayah kerja PHE OSES itu dinilai potensial untuk menyimpan karbon dioksida (CO2) asal dalam dan luar negeri melalui Asri Basin Project CCS Hub.

Redaksi Gerak News

Marapu, Penghormatan Terhadap Leluhur Ala Sumba

Gerak News, Jakarta- Di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), terdapat kepercayaan Marapu. Selain menjadi pulau yang unik sebagai penghasil kuda sandel, orang Sumba sejak dahulu telah menganut kepercayaan lokal Marapu dengan basis pemujaan terhadap leluhur.

Meski sudah terdapat agama resmi, hingga saat ini mayoritas orang Sumba masih menganut kepercayaan lokal tersebut.

Lantas, apa yang dimaksud Marapu?

Jika ditilik dari segi etimologis, Maparu memiliki makna yang beragam. Menurut L.Ovlee (dalam Solihin, 2018), kata Marapu berarti sesuatu yang dihormati. Sedangkan, A.A. Yewangoe (dalam Solihin, 2018) berpendapat bahwa Marapu merupakan gabungan dari kata ma (yang) dan rappu (tersembunyi) sehingga bermakna yang tersembunyi.

Selain itu, Yewangoe memperkirakan bahwa Marapu berasal dari mera (serupa) dan apu (nenek moyang), yakni sesuatu yang memiliki bentuk seperti nenek moyang.

Sedangkan menurut istilah sehari-hari, masyarakat Sumba memang biasa menyebut nenek moyang mereka dengan sebutan Marapu. Hal ini merupakan manifestasi dari penghormatan terhadap leluhur mereka.

Dalam kepercayaannya sebagai menghormati arwah para leluhur, orang Sumba membuat simbol berupa benda-benda. Seperti tombak, perhiasan emas, gong, gading, manik-manik, dan benda khusus lainnya.

Benda-benda itu dikeramatkan dan tidak sembarang orang dapat menyentuhnya karena benda tersebut dimanifestasikan sebagai leluhur (Marapu).

Benda keramat ini kemudian disimpan di dalam kotak atau peti dan diletakkan di atas loteng rumah. Menurut Kapita (1976) orang Sumba mempercayai dengan aktivitas yang mereka lakukan ini Marupu akan hadir memberikan pertolongan.

Dilansir dari laman resmi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat, Marapu merupakan suatu sistem kepercayaan yang meyakini adanya kekuatan tertinggi yang disebut Mawolu-Marawi.

Mawolu-Marawi secara harfiah memiliki arti yang membuat dan yang menciptakan. Hal ini merupakan yang abstrak dan tak diketahui wujudnya, namun kehadirannya diyakini.

Bagi orang Sumba, Mawolu-Marawi menjadi sumber kehidupan yang memberikan mereka keselamatan dan ketentraman bagi umat manusia. Jika ketidakselarasan terjadi Mawolu-Marawi dapat menjadi suatu malapetaka.

Sakralnya dan kedudukan Mawolu-Marawi sangatlah jauh, hal ini membuat tak ada tokoh atau seorang pun dapat berkomunikasi dengannya secara langsung. Harapan atau permohonan manusia tetap dapat tersampaikan namun melalui perantara, yakni melalui roh para leluhur yang diyakini telah melanjutkan kehidupan baru di tempat yang dekat dengan Mawolu-Marawi. Koneksi ini dilakukan dengan cara menjalankan ritual-ritual peribadatan.

Dalam tulisan Djawa (2014) yang berjudul ‘Ritual Marapu di Masyarakat Sumba Timur’ menyebutkan bahwa untuk berkomunikasi dengan Marapu dengan bantuan leluhur untuk di beberapa kondisi sebagai berikut:

· Upacara Pengorbanan

Dalam masyarakat Sumba, upacara pengorbanan memiliki dua maksud, yakni untuk menjalin hubungan tetap terjaga dan harmonis dengan para leluhur dan sebagai memperbaiki hubungan yang telah rusak karena telah melanggar adat.

Dalam upacara ini, masyarakat Sumba biasanya menyiapkan hewan-hewan untuk dikurbankan, seperti ayam, babi, kerbau, dan kuda. Selain itu juga orang Sumba juga menyuguhkan hasil panen mereka dalam upacara ini.

· Upacara Kematian

Aktivitas sakral ini dilakukan karena peristiwa kematian bagi masyarakat Sumba dianggap sebagai permulaan kehidupan baru di alam bakal (prai marapu). Orang yang sudah meninggal harus dihormati dan diupacarakan dengan berbagai rangkaian agar arwahnya dapat sampai ke prai marapu.

Redaksi Gerak News

BNPT Ungkap Tiga Pendekatan Tangani Anak Korban Terorisme

Gerak News, Jakarta- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi (Pol) Rycko Amelza Dahniel mengemukakan tiga pendekatan utama untuk menangani anak korban tindak pidana terorisme.

Pertama, melakukan tindakan atau strategi yang bertujuan untuk mencegah anak dari kekerasan yang mungkin dilakukan oleh kelompok teroris.

“Kedua, (upaya) rehabilitasi dan reintegrasi bagi anak yang terasosiasi dengan kelompok teroris. Ketiga, menjamin keadilan bagi anak melalui pendekatan berbasis hak,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Gerak News,  Kamis (16/5/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan Rycko saat mewakili Indonesia dalam Sidang ke-33 Komisi Pencegahan Kejahatan dan Peradilan Pidana atau Commission on Crime Prevention and Criminal Justice (CCPCJ) di Wina, Austria, Senin (13/5/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Rycko menekankan pentingnya peran CCPCJ dalam mengakhiri segala bentuk kekerasan terhadap anak.

“Indonesia percaya bahwa CCPCJ menjalankan peran penting untuk mengakhiri segala bentuk kekerasan dan penyiksaan terhadap anak, terutama dalam mengatasi permasalahan anak yang terkait dengan kelompok teroris. Mengingat hal ini merupakan pelanggaran berat terhadap hak-hak anak,” jelas Rycko.

Untuk diketahui, pemenuhan hak-hak anak menjadi salah satu prinsip utama dalam Rencana Aksi Nasional Indonesia Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Ekstremisme (RAN PE). Sehubungan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia pun bekerja sama dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) guna melaksanakan STRIVE Juvenile Project yang didanai oleh Uni Eropa.

Sebagai informasi, CCPCJ merupakan badan pembuat kebijakan utama Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di bidang pencegahan kejahatan dan peradilan pidana. Badan tersebut memiliki mandat untuk memperbaiki langkah internasional dalam memerangi kejahatan nasional dan transnasional, serta meningkatkan efisiensi dan keadilan sistem administrasi peradilan pidana.

Adapun tema yang dipilih untuk CCPCJ 2024 adalah Promoting International Cooperation and Technical Assistance to Prevent and Address Organized Crime, Corruption, Terrorism in All Its Forms and Manifestations and Other Forms of Crime, Including in The Areas of Extradition, Mutual Legal Assistance and Asset Recovery. Indonesia terpilih sebagai salah satu anggota CCPCJ untuk periode 2024-2026 dalam pemilihan pada April 2023 di New York, Amerika Serikat (AS).

Redaksi Gerak News

Akun Medsos ASN Yang Bubarkan Ibadah Gereja Diserang Netizen

Gerak News, Jakarta-  Meski sudah mediasi, ternyata tak mudah menghilangkan ingatan publik untuk memaafkan seseorang.

Seperti yang dialami Yayik Susilawati, ASN SMAN 1 Cerme Gresik yang harus berurusan dengan warga net se-Indonesia. Netizen menyerang akun media sosial (medsos) Yayik Susilawati.

Di akun medsosnya, Yayik tidak banyak menampilkan diri sebagai sosok tenaga usaha (TU) di SMAN 1 Cerme Gresik. Namun, Yayik lebih banyak mengupload video dan fotonya sebagai instruktur aerobik dan zumba.

Di Gresik, Yayik terkenal sebagai instruktur aerobik yang aktif dengan suara yang menggelegar.

“Alasan apapun, apalagi alasan mobil menutup jalan . Bukan dengan cara menghentikan ibadah orang lain,” kata Reni di kolom komentarnya.

Banyak netizen yang menyayangkan ulah Yayik karena pekerjaannya sebagai ASN di SMAN 1 Cerme. Sekolah terkenal di Gresik.

Nyaris dari 4.000 komentar membanjiri akun medsos Yayuk Susilawati.

Sampai berita ini diturunkan, akun Yayik Susilawati langsung diprivat. Sehingga, netizen tidak bisa lagi mengakses akun media sosialnya, baik INSTAGRAM, Facebook, maupun YouTube,

Sementara itu, Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Jawa Timur (Jatim) memberikan hukuman kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS), Yayik Susilawati, pelaku yang membubarkan ibadah umat kristen di Kabupaten Gresik.

Perempuan yang juga instruktur zumba itu diskorsing (dirumahkan) hingga terancam dimutasi sehingga tidak lagi bekerja di SMAN 1 Cerme.

Kepala SMAN 1 Cerme Indah Nusa Rini menyampaikan Yayik tercatat sebagai tenaga administrasi tata usaha di sekolah telah dilakukan pembinaan oleh Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Jawa Timur Kabupaten Gresik.

“Sudah dipanggil dan dilakukan pembinaan kepada yang bersangkutan,” katanya.

Setelah dilakukan pembinaan oleh sekolah maupun Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur, Indah menyatakan jika yang bersangkutan telah dirumahkan dari sekolah.

“Untuk kondusifnya di sekolahan, mulai hari ini dirumahkan. Sampai menunggu keadaan kondusif sehingga yang bersangkutan tidak lagi beraktivitas di sekolah,” ujarnya.

Pihak sekolah sangat menyayangkan aksi yang dilakukan oleh Yayik. Menurutnya, hal tersebut seharusnya tak pantas dilakukan, apalagi sekarang ASN.

Redaksi Gerak News

Vatikan Sebut Di Gaza Terjadi Pembantaian, Israel Protes

Gerak News, Jakarta- Israel pada hari Rabu mengirimkan protes kepada Vatikan setelah pembantu senior Paus, Kardinal Pietro Parolin, menggambarkan kejadian di Gaza sebagai “pembantaian” akibat militer Israel yang tidak proporsional terhadap Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas.

Kedutaan Israel untuk Vatikan protes komentar tersebut “merupakan hal yang menyedihkan.” “Menghakimi legitimasi perang tanpa mempertimbangkan semua keadaan dan data yang relevan pasti akan menyebabkan kesimpulan yang salah.”

Seperti diketahui Kardinal Parolin adalah menteri luar negeri Vatikan dan kedua setelah Paus Fransiskus dalam hierarki negara kota tersebut. “Saya ingin menegaskan, ini adalah kecaman yang jelas dan tanpa syarat terhadap segala bentuk anti-Semitisme, namun pada saat yang sama juga ada permintaan bahwa hak Israel untuk bela diri yang dijadikan alasan untuk operasi ini harus proporsional, tetapi dengan 30.000 kematian pasti tidak,” isi protes Israel.

“Suara mereka yang meminta Israel untuk berhenti adalah suara umum, [mengatakan] bahwa mereka tidak bisa terus seperti ini dan kita harus menemukan jalan lain untuk menyelesaikan masalah Gaza.”

Sementara itu, L’Osservatore Romano, pada editorial di surat kabar resmi Vatikan tersebut, mengonfirmasi pesan ini pada hari Rabu. “Tidak ada yang bisa mendefinisikan apa yang terjadi di Jalur (Gaza) sebagai ‘kerusakan sampingan’ dalam perang melawan terorisme. Hak untuk bela diri, hak Israel untuk membawa pelaku pembantaian Oktober ke pengadilan, tidak dapat membenarkan pembantaian ini.”

Israel melalui kedutaan besarnya mengatakan, Hamas bertanggung jawab atas kematian dan kehancuran di Jalur Gaza. Diklaim bahwa gerakan tersebut berlindung di rumah sakit dan sekolah, dan bahwa sebagian besar penduduk Gaza mendukungnya. Secara memprediksi, pernyataan tersebut mengabaikan 75 tahun pendudukan militer brutal Israel dan penindasan terhadap rakyat Palestina.

Paus, yang telah berulang kali memanggil untuk perdamaian di Timur Tengah dan tempat lainnya, telah menghadapi kritik dari kelompok-kelompok Yahudi sebelumnya terkait posisi Vatikan dalam konflik antara Israel dan Palestina di Gaza.

Mengenal Como 1907, Klub Serie A Milik Hartono Bersaudara

Foto Ivan Benedetto/Como 1907 28 Ottobre 2021 - Como, Italia sport, calcio Como vs Pordenone - Campionato di calcio Serie BKT 2021/2022 - Stadio Giuseppe Sinigaglia. Nella foto: spogliatoio

Gerak News, Pengusaha asal Indonesia, Hartono bersaudara menjadi satu diantara pemilik klub sepakbola di Italia, Como 1907. Michael Hartono dan Robert Budi Hartono melalui grup Djarum memiliki saham mayoritas klub yang bermarkas di Stadion Giuseppe Sinigaglia ini.

Dalam catatan geraknews.id, Como cuma butuh tiga musim di Serie B hingga akhirnya bisa mengamankan tiket promosi untuk kembali bermain di Serie A pada musim ini. Como terakhir kali bermain di Serie A tahun 2003 atau lebih dari dua dekade lalu.

Sukses Como mengamankan tiket promosi berkat racikan duo Osian Roberts dan asisten pelatih, Cesc Fabregas. Menariknya Como juga memiliki dua staf pelatih asal Indonesia yakni Kurniawan Dwi Yulianto dan Dani Suryadi.

Seperti diketahui Como 1907 merupakan sebuah klub yang berlaga di Liga Italia Serie B dan berhasil masuk ke kasta tertinggi sepak bola Serie A. Como menyusul Parma yang lebih dulu memastikan posisi di Serie A setelah menjadi jawara Serie B, sedangkan Como berhasil finis di posisi kedua.

Diketahui Hartono bersaudara ini pemilik Djarum Group dan salah satu bank swasta terbesar di Indonesia, Bank Central Asia (BCA).

Sepeninggal ayahnya, Oei Wie Gwan, Bambang dan Budi berhasil membawa nama Djarum ke kancah internasional dan mendominasi pasar rokok kretek di Amerka Serikat (AS) jauh melebihi Gudang Garam dan Sampoerna. Dan keduanya juga menjadi pemegang saham terbesar Bank Central Asia (BCA) melalui Farindo Holding Ltd. yang menguasai 51 persen saham BCA.

Di bidang olahraga, utamanya Robert sangat mencintai dunia olahraga, khususnya bulu tangkis. Berawal dari hobi, kemudian ia mendirikan PB Djarum pada 1969.

Seiring waktu, tepatnya di tahun 2019, Hartono membeli Como 1907 melalui SENT Entertaintment yang kala itu berlaga di Serie D. Keluarga Hartono membeli Como dengan jumlah yang tidak tinggi. Mereka membeli klub sepak bola itu dengan harga 850 ribu Euro atau saat itu sekitar Rp 5 miliar. Mereka juga langsung melunasi utang klub senilai 150 ribu Euro ketika mengakuisisi.

Kini, di tangan Hartono bersaudara, Como 1907 menunjukkan performa yang sangat baik. Pada 2018 mereka langsung promosi ke Serie C dan dua tahun setelahnya naik kasta ke Serie B dan kini akan berlaga di liga utama Italia, yakni Serie A.