Energi Juang News, Jakarta- Jalur selatan Jawa Barat pada mudik Lebaran, khususnya di lintasan arah Bandung menuju Tasikmalaya dilanda kemacetan parah.
Tercatat ada tiga titik kemacetan utama, yakni di kawasan Pasar Limbangan, Lewo, dan Malangbong.
Akibatnya, petugas kepolisian bekerja keras untuk mengurai kepadatan dengan menerapkan sistem one way hingga lebih dari 20 kali.
Kepala Bagian Operasional (KBO) Kasatlantas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi menjelaskan, kemacetan dimulai sejak seusai pelaksanaan Salat Idulfitri. Aktivitas mudik lokal dan interlokal menyebabkan volume kendaraan meningkat pesat, sehingga mengakibatkan kemacetan yang tidak terhindarkan dari berbagai arah.
“Kemacetan sudah terlihat sejak pagi hingga sore menjelang petang. Kami sudah menerapkan sistem one way di berbagai titik untuk mengurai kepadatan,” terang Iptu Aang kepada wartawan, Senin (31/3/2025).
Hasil pantauan CCTV di Pos Pengamanan Terpadu Garut Trade Centre (GTC) Limbangan menunjukkan, kemacetan terjadi di tiga titik utama. Titik-titik tersebut adalah Limbangan, tempat bertemunya arus kendaraan dari berbagai arah seperti Garut Kota, Selawi, dan Sumedang, serta beberapa gang di sekitar area tersebut.
“Pemantauan kami di Limbangan, Kadungora, Bandrek, Malangbong, dan Warung Peuteuy menunjukkan bahwa kendaraan dari Bandung menuju Tasikmalaya dan Garut terus memadati jalur ini,” ungkapnya.
Kendaraan yang datang dari arah Bandung melalui Nagreg terlihat semakin memadati jalur Limbangan, sehingga pihak kepolisian perlu melakukan pengaturan lebih ketat untuk mengurangi kemacetan yang terjadi pada mudik Lebaran.
Redaksi Energi Juang



