Energi Juang News, Jakarta – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB SMP Negeri Lamongan 2025) segera dimulai. Pemerintah Kabupaten Lamongan menyiapkan 9.600 kursi di 48 SMP Negeri, untuk menampung lulusan SD yang tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 15.000 siswa.
Menurut Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Lamongan, Nunggal Isbandi, proses pendataan awal dan uji coba pendaftaran daring telah selesai. “Alhamdulillah simulasi sudah kami selesaikan pada 28–29 April 2025,” ujar Nunggal, Rabu (28/5/2025).
Tahun ini terdapat perubahan jalur seleksi, dari sebelumnya zonasi kini menjadi jalur domisili. Namun, Nunggal menegaskan bahwa esensinya tidak jauh berbeda.
“Jalur domisili mengutamakan siswa yang berada dalam satu kartu keluarga dengan orang tua. Berbeda dengan zonasi yang hanya berdasarkan jarak rumah ke sekolah,” jelasnya.
Ia berharap sistem ini bisa membuat proses seleksi lebih adil dan transparan, sekaligus memberi peluang merata bagi seluruh calon murid di Lamongan.
Baca Juga : Lamongan Tak Terkalahkan, 2 Kemenangan Awal di Praporprov
Empat Jalur Pendaftaran SPMB SMPN Lamongan 2025
Berikut rincian jalur seleksi dan kuota minimum berdasarkan peraturan terbaru:
- Kuota: Minimal 40% dari daya tampung untuk SMP.
- Syarat: Berdomisili di Kabupaten Lamongan dan satu kartu keluarga dengan orang tua.
2. Jalur Afirmasi & Disabilitas
- Afirmasi: Minimal 15% dari daya tampung SMP.
- Disabilitas: Minimal 5% dari daya tampung SMP.
- Syarat: Siswa dari keluarga kurang mampu atau penyandang disabilitas.
- Kuota: 5% dari daya tampung SMP.
- Syarat: Surat pindah tugas resmi orang tua/wali.
- Total kuota: Minimal 35%.
- Prestasi Akademik: 15%
- Prestasi Non-Akademik: 15%Hafidz Qur’an: 5%
- Syarat: Sertifikat prestasi sesuai jalur.
Redaksi Energi Juang News



