Sabtu, April 18, 2026
spot_img
BerandaDaerahKuota SMP Negeri Lamongan 2025: 9.600 Kursi Tersedia, Ini Jalur & Syarat...

Kuota SMP Negeri Lamongan 2025: 9.600 Kursi Tersedia, Ini Jalur & Syarat Daftarnya

Energi Juang News, Jakarta – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB SMP Negeri Lamongan 2025) segera dimulai. Pemerintah Kabupaten Lamongan menyiapkan 9.600 kursi di 48 SMP Negeri, untuk menampung lulusan SD yang tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 15.000 siswa.

Menurut Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Lamongan, Nunggal Isbandi, proses pendataan awal dan uji coba pendaftaran daring telah selesai. “Alhamdulillah simulasi sudah kami selesaikan pada 28–29 April 2025,” ujar Nunggal, Rabu (28/5/2025).

Tahun ini terdapat perubahan jalur seleksi, dari sebelumnya zonasi kini menjadi jalur domisili. Namun, Nunggal menegaskan bahwa esensinya tidak jauh berbeda.

“Jalur domisili mengutamakan siswa yang berada dalam satu kartu keluarga dengan orang tua. Berbeda dengan zonasi yang hanya berdasarkan jarak rumah ke sekolah,” jelasnya.

Ia berharap sistem ini bisa membuat proses seleksi lebih adil dan transparan, sekaligus memberi peluang merata bagi seluruh calon murid di Lamongan.

Baca Juga : Lamongan Tak Terkalahkan, 2 Kemenangan Awal di Praporprov

Empat Jalur Pendaftaran SPMB SMPN Lamongan 2025

Berikut rincian jalur seleksi dan kuota minimum berdasarkan peraturan terbaru:

1. Jalur Domisili

  • Kuota: Minimal 40% dari daya tampung untuk SMP.
  • Syarat: Berdomisili di Kabupaten Lamongan dan satu kartu keluarga dengan orang tua.

2. Jalur Afirmasi & Disabilitas

  • Afirmasi: Minimal 15% dari daya tampung SMP.
  • Disabilitas: Minimal 5% dari daya tampung SMP.
  • Syarat: Siswa dari keluarga kurang mampu atau penyandang disabilitas.

3. Jalur Mutasi Orang Tua

  • Kuota: 5% dari daya tampung SMP.
  • Syarat: Surat pindah tugas resmi orang tua/wali.

4. Jalur Prestasi

  • Total kuota: Minimal 35%.
    • Prestasi Akademik: 15%
    • Prestasi Non-Akademik: 15%Hafidz Qur’an: 5%
  • Syarat: Sertifikat prestasi sesuai jalur.
Baca juga :  Dedi Mulyadi Tantang KPAI: "Kalau Salah, Ayo Turun Didik Anak Bersama!"

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments