Energi Juang News, Jakarta– Israel melontarkan ancaman keras terhadap Teheran setelah serangan rudal yang diluncurkan oleh Iran menewaskan sedikitnya 21 warga Israel dan melukai ratusan lainnya sejak Jumat. Menteri Pertahanan Israel, Katz, menyatakan bahwa penduduk Teheran akan merasakan akibat dari serangan tersebut.
“Pemimpin sombong di Teheran telah menjadi pembunuh yang panik, menyerang wilayah sipil Israel demi menghentikan operasi IDF yang menghancurkan kemampuan mereka,” ujar Katz dalam pernyataan resmi yang dikutip dari Times of Israel. Ia menegaskan, “Penduduk Teheran akan membayar harga atas serangan ini, dan itu akan terjadi dalam waktu dekat.”
Ancaman ini merupakan respons atas serangan rudal Iran ke kawasan padat seperti Tel Aviv dan Haifa. Serangan tersebut terjadi berulang kali sejak konflik memanas pada Jumat lalu.
Proses Evakuasi dan Pencarian Masih Berlangsung.
Komandan Polisi Distrik Pusat, Yair Hetzroni, mengatakan hingga saat ini tim penyelamat masih melakukan pencarian di area terdampak untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di bawah reruntuhan.
“Hingga kini belum ditemukan korban terjebak, tetapi situasi bisa berubah sewaktu-waktu,” kata Hetzroni usai melakukan evaluasi bersama Komando Front Dalam Negeri, Magen David Adom, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Wali Kota Petah Tikva, Rami Greenberg.
Salah satu rudal menghantam gedung 20 lantai di Petah Tikva. Lantai empat dan lima mengalami kerusakan signifikan. Meskipun belum ada laporan korban terperangkap, tim penyelamat masih menyisir gedung untuk memastikan keselamatan warga.
“Kami juga menekankan bahwa sebagian besar penghuni yang berada di ruang perlindungan tidak mengalami luka,” jelas Elbaz.
Peringatan Darurat Masih Berlaku
Militer Israel (IDF) mengimbau seluruh warga untuk tetap berada di dekat tempat perlindungan bom. Peringatan ini diperpanjang dari instruksi sebelumnya yang dikeluarkan beberapa jam lalu.
“Hindari aktivitas di ruang publik dan batasi pergerakan. Jika terdengar peringatan bahaya, segera masuk ke tempat aman dan tetap di sana sampai ada pemberitahuan resmi,” tegas IDF dalam pernyataan terbarunya.
Konflik antara Israel dan Iran semakin memanas. Risiko eskalasi berpotensi meluas ke wilayah lain jika tidak segera dikendalikan.
Redaksi Energi Juang News



