Energi Juang News, Jakarta– Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengalami keracunan makanan. Kini, Netanyahu disebut sedang memulihkan diri dari keracunan tersebut.
Dilansir Reuters, Senin (21/7/2025), Kantor PM Israel menyebut Netanyahu akan beristirahat di rumah selama tiga hari ke depan. Meski begitu, ia dipastikan akan terus menjalankan tugasnya.
Netanyahu disebut jatuh sakit semalam dan diketahui menderita radang usus dan dehidrasi. Sehingga Netanyahu harus menerima cairan infus.
Sesuai dengan instruksi dokternya, perdana menteri akan beristirahat di rumah selama tiga hari ke depan dan akan mengelola urusan negara dari sana,” tulis keterangan resmi Kantor PM Israel.
Seperti diketahui, Netanyahu dipasangi alat pacu jantung pada 2023. Sementara pada Desember tahun lalu, ia menjalani operasi pengangkatan prostat setelah didiagnosis menderita infeksi saluran kemih. Kondisi ini menjelaskan bahwa meski kesehatannya sempat menurun, Netanyahu tetap melanjutkan kepemimpinannya dengan pemulihan yang terpantau dokter.
Informasi ini menegaskan bahwa kegiatan pemerintahan Israel tidak terhenti meskipun pemimpinnya tengah dalam masa pemulihan. Proses penyembuhan Netanyahu saat ini menjadi perhatian publik, terutama terkait bagaimana ia tetap bekerja dari kediamannya demi memastikan stabilitas negara. Perjalanan karier politik Netanyahu yang panjang juga menjadi sorotan karena ia dikenal jarang mengambil waktu istirahat bahkan ketika kondisi kesehatannya terganggu.
Redaksi Energi Juang News



