Energi Juang News, Jakarta – Aparat kepolisian dari tim Raimas Kalamunyeng Polres Gresik berhasil mengamankan enam pemuda yang diduga akan melakukan aksi balapan liar di kawasan Jalan Raya Kedamean, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, pada Minggu (20/7) dini hari. Operasi ini dilakukan polisi setelah adanya laporan warga yang merasa terganggu dengan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.
Menurut Kasat Samapta Polres Gresik, AKP Heri Nugroho, kejadian berawal sekitar pukul 01.40 WIB saat tim Raimas Kalamunyeng 3 sedang menjalankan patroli rutin. Di tengah patroli, petugas mendapat laporan warga yang menginformasikan adanya aktivitas yang mengarah pada balapan liar di daerah tersebut.
Ketika tiba di lokasi, petugas melihat beberapa pemuda tengah mendorong sepeda motor yang kondisinya sudah tidak standar. Mengetahui kehadiran petugas, para pemuda ini berusaha mengecoh aparat dengan menyembunyikan dua sepeda motor modifikasi merek Honda Tiger serta memberikan informasi palsu. Namun, petugas berhasil menemukan motor yang disembunyikan di sekitar lokasi, satu berada di semak-semak pinggir jalan, dan satu lagi berada di bawah pohon sekitar sepuluh meter dari titik pertama.
Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian berhasil menyita total empat sepeda motor, yang terdiri dari dua unit motor Honda Tiger modifikasi dengan knalpot brong, serta dua unit motor matic Honda Vario tanpa dilengkapi pelat nomor polisi.
“Keenam pemuda yang diamankan berasal dari Gresik dan Surabaya, dengan inisial ERF, IIP, PPR, EAS, MFL, dan MABP. Empat di antaranya diketahui masih berstatus di bawah umur,” terang AKP Heri Nugroho.
Ia juga menambahkan bahwa kendaraan yang disita akan menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Mengingat beberapa pemuda yang terlibat masih di bawah umur, Polres Gresik juga akan memberikan pembinaan agar perbuatan serupa tidak terulang.
“Kami mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban. Laporan warga sangat membantu kami dalam menjaga keamanan bersama,” tutup AKP Heri.
Redaksi Energi Juang News



