Selasa, Juni 2, 2026
spot_img
BerandaGoresan PenaBYD Atto 1 : Pertanda Kokohnya Hegemoni China

BYD Atto 1 : Pertanda Kokohnya Hegemoni China

Oleh Hiski Darmayana
(Pemimpin Redaksi Energi Juang News)

BYD Indonesia resmi meluncurkan mobil terbaru, Atto 1. Tersedia sebagai mobil listrik termurah yang ditawarkan untuk pasar Indonesia,  BYD Atto 1 dijual mulai dari harga Rp195 juta untuk varian terendah, hingga Rp235 juta untuk level tertingginya.

Hal itu sejatinya bisa ditafsirkan sebagai semakin kokohnya hegemoni China dalam industri mobil listrik dunia.

Betapa tidak, sepanjang Juni 2025, penjualan kendaraan listrik China melonjak drastis. Data dari Rho Motion menunjukkan, kenaikan penjualan kendaraan listrik China mencapai  28 persen, dengan volume penjualan hingga 1,11 juta unit.

Fakta sebaliknya muncul di Amerika Serikat (AS). Merujuk pada data Rho Motion, penjualan kendaraan listrik di Negeri Paman Sam justru turun 1 persen. Hal ini merupakan efek dari pemotongan insentif pajak buah dari kebijakan Presiden Donald Trump.

Rho Motion juga mengungkapkan merek-merek mobil asal China seperti BYD terus memperluas dominasinya. Mereka bahkan sukses menyalip beberapa raksasa otomotif Eropa seperti Volkswagen dan Renault di negara-negara berkembang.

Ekspansi BYD bisa kita lihat juga di Indonesia, apalagi setelah Atto 1 muncul. Hal itu membuktikan betapa agresifnya China di pasar kendaraan listrik dunia.

Ekspansi yang berujung pada dominasi itu, sejatinya juga bisa kita telaah dari aspek geopolitik dan geoekonomi. Agresifnya pabrikan China dalam industri kendaraan listrik dunia sebenarnya merupakan representasi dari upaya melawan AS.

Dan memang terkonfirmasi oleh data Rho Motion, AS menjadi ‘korban’ dari agresifnya China dalam kompetisi.

Ya, kedua negara memang sedang terlibat ‘perang dingin’ dalam sektor perdagangan. China, kekuatan global alternatif yang dulu Bung Karno golongkan sebagai bagian dari Nefo (New Emerging Forces) kini semakin menyeruak di panggung dunia.

Baca juga :  Benefit Untuk Pedagang China: Wujud Neokolonialisme Melalui Tiktok

China terus berupaya melawan hegemoni AS dalam bidang ekonomi, dan juga politik, dengan cara mereka.

‘Sang Naga’ kini semakin lihai menyerang, hingga tak mustahil, memangsa lawannya.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments